Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Indonesia Akan Segera Impor Tabung Gas CNG, Ini Negara Eksportirnya

Indonesia Akan Segera Impor Tabung Gas CNG, Ini Negara Eksportirnya

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 83
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan infrastruktur tabung gas untuk mendukung peralihan dari penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) ke Compressed Natural Gas (CNG) sebagai energi alternatif.

Pada tahap awal, pemerintah memutuskan untuk mengimpor tabung dari luar negeri khususnya dari China, untuk memastikan teknologi yang digunakan benar-benar berkualitas dan mumpuni.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan bahwa impor tabung CNG 3 kg merujuk pada negara-negara yang sudah berpengalaman. Hal itu dikarenakan tabung CNG memerlukan spesifikasi teknis yang jauh lebih tinggi dan ketat dibandingkan dengan tabung LPG konvensional.

“Ya China. Banyak sih negara yang ini tapi kita sejauh ini China. Tahap awal ya,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Selasa (19/5/2026).

Pilihan mengimpor tabung dari Negeri Tirai Bambu tersebut didasari oleh kesiapan industri manufaktur di sana dalam memproduksi tabung bertekanan tinggi. Laode menilai penguasaan teknologi domestik saat ini belum mencapai skala ekonomi yang dibutuhkan untuk memproduksi tabung khusus tersebut secara mandiri.

“Kan ini teknologinya tinggi. Saat ini yang mampu membuat teknologi itu di luar ya, kita belum. Tetapi kalau skalanya sudah masif, bisa nanti kita alihkan ke dalam,” lanjut Laode.

Kelak, tabung yang akan didatangkan adalah jenis Tipe 4 yang memiliki material dasar serat fiber. Berbeda dengan tabung besi atau Tipe 1, teknologi Tipe 4 menawarkan bobot yang jauh lebih ringan namun tetap kuat untuk menahan tekanan gas yang mencapai 200 hingga 250 bar.

“Tipe 4 sudah sama sekali fiber sangat ringan dan sangat kuat tetapi sangat mahal. Makin advance teknologinya ya,” jelasnya dalam Podcast Bukan Abuleke Kementerian ESDM, dikutip Jumat (29/5/2026).

Pihaknya menargetkan pesanan perdana atau first order untuk kebutuhan proyek percontohan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Pemerintah mewajibkan adanya pemesanan dalam jumlah besar guna menjamin kelangsungan pasokan sebelum nantinya dilakukan proses transfer teknologi untuk produksi di dalam negeri.

“Minimum order ya 100 ribuan (tabung) gitu. Nah makanya kalau ada yang nanya kok belum dibikin ya memang harus diorder 100 ribu atau di atasnya gitu baru,” tandasnya.

Sebelumnya Laode sempat menjelaskan pengembangan tabung gas jenis komposit untuk ukuran kecil merupakan terobosan baru di dunia. Pemerintah saat ini sedang fokus merampungkan proses paten, serta standardisasi agar tabung tersebut siap dan aman digunakan oleh masyarakat.

Pemerintah mengevaluasi bahwa tabung konvensional atau Tipe 1 yang dipakai saat ini memiliki keterbatasan dari sisi berat beban operasional. Inovasi ke material fiber tersebut diharapkan bisa mempermudah distribusi gas ke konsumen.

Inovasi tersebut juga dinilai bisa meningkatkan keamanan karena karakteristik materialnya mampu menahan tekanan tinggi dengan lebih stabil.

“Penelitian untuk kita menggunakan CNG ini sudah cukup lama dan ada dua komponen penting di bagian tabung dan valve ini yang membutuhkan teknologi yang akhirnya pada hari ini tuh sudah ditemukan dan sudah bisa diimplementasikan,” jelasnya dalam acara diskusi energi yang diselenggarakan ASPEBINDO di Jakarta, dikutip Rabu (6/5/2026).

Nantinya, pengembangan tabung Tipe 4 tersebut akan diawasi oleh Lemigas untuk memastikan setiap unit yang diproduksi memenuhi kriteria keselamatan. Targetnya, dalam kurun waktu tiga bulan ke depan, seluruh aspek administratif termasuk hak paten atas desain tabung 3 kg tersebut sudah dapat diselesaikan.

“Tabung itu sejak Tipe 1 sudah ditulis Pak, jurnal. Jadi dari Tipe 1-Tipe 4 itu dari ribuan jurnal dan tulisan tuh. Yang paling penting sekarang udah dipatenkan belum? Nah ini saya bilang makanya yang 3 bulan nanti itu itu harus sudah paten. Jadi bukan bikin-bikin baru merangkai terus ini nggak,” tegasnya.

Selain itu, penggunaan CNG dalam tabung serat fiber diproyeksikan mampu memangkas nilai subsidi energi hingga 30% dibandingkan dengan penggunaan LPG. Hal tersebut lantaran sumber gas untuk CNG berasal dari lapangan gas dalam negeri yang potensinya semakin melimpah.

“Mengapa harus ada tabung ini, cuma tabung ini kan yang belum ada itu cuma Tipe 4 untuk 3 kg. Itulah yang dikejar dalam waktu Pak Menteri sampaikan 3 bulan ke depan itu sudah ada Tipe 4 untuk 3 kg dan dari situ nanti kita sudah mulai memproduksi dalam jumlah yang lebih masif,” tandasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Bawa Ayam Goreng MBG, Tegaskan Tidak Boleh Potong Ayam Jadi 14 Potong

    Presiden Prabowo Bawa Ayam Goreng MBG, Tegaskan Tidak Boleh Potong Ayam Jadi 14 Potong

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden RI Prabowo Subianto membawa dan mengangkat potongan ayam goreng dari atas panggung di hadapan 12.000 penggerak serta mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Prabowo ingin mengingatkan kepada para pelaksana program MBG untuk tidak memotong ayam kecil-kecil. Dia pun membawa dua wadah berisi ayam goreng, di […]

  • Dinilai Kebal Hukum Program MBG Kembali Meresahkan Warga Cianjur

    Dinilai Kebal Hukum Program MBG Kembali Meresahkan Warga Cianjur

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Program makan bergizi gratis (MBG) kembali menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Indonesia, penyediaan makanan dan kualitas serta anggaran yang dinilai di luar akal sehat membuat program ini semakin diragukan untuk terus dijalankan. Warga Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) buah semangka yang dibagikan terindikasi belum matang. Namun, […]

  • Wapres Bersama Mendikdasmen Lepas 150 alumni LPDP, Fokus Akselerasi Transformasi Pendidikan Digital

    Wapres Bersama Mendikdasmen Lepas 150 alumni LPDP, Fokus Akselerasi Transformasi Pendidikan Digital

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – 150 alumni penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi dilepas Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming untuk melakukan aksi pengabdian di sejumlah daerah Indonesia. Acara digelar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (2/4). Para alumni terpilih ini akan segera diterjunkan ke empat daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) serta daerah khusus […]

  • Menteri IPK, AHY: Potongan Tarif Tol Untuk Kurangi Biaya Perjalanan

    Menteri IPK, AHY: Potongan Tarif Tol Untuk Kurangi Biaya Perjalanan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 74
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono menyebutkan kebijakan potongan harga yang diberikan pemerintah diharapkan dapat mengurangi beban biaya perjalanan selama mudik lebaran 2026. “Dari Kementerian PU sudah berkoordinasi untuk pengguna jalan darat, ada diskon 20 persen untuk tol di sejumlah atau di berbagai ruas jalan tol yang ada di Indonesia. Ini […]

  • Anggota Komisi IV DPRD Cianjur Ungkap UHC Prioritas di Cianjur Belum Maksimal, Ini Alasannya

    Anggota Komisi IV DPRD Cianjur Ungkap UHC Prioritas di Cianjur Belum Maksimal, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu kebijakan pemerintah dalam program kesehatan adalah pemerataan fasilitas kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Namun ternyata fakta di lapangan program tersebut berbicara lain. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Irfan Aulia Budiman menyoroti program UHC Prioritas yang belum dirasakan secara maksimal masyarakat. Fakta di lapangan, Ketua Fraksi Partai Gerindra itu […]

  • Peringkat FIFA Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2026, Masih Stay Peringkat 121 Namun Posisinya Rawan Digeser Togo

    Peringkat FIFA Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2026, Masih Stay Peringkat 121 Namun Posisinya Rawan Digeser Togo

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Usai laga Indonesia melawan Bulgaria pada Final FIFA Series 2026 yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (30/3/2026) malam WIB. Hasil akhir 1-0 yang diterima Indonesia menyebabkan tim asuhan John Herdman tersebut harus puas menjadi juara 2 dalam ajang tersebut. Penalti Marin Petkov di menit ke-38 menjadi satu-satunya gol yang […]

expand_less