Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sport » Jelang Laga Pamungkas Super League Musim 2025/2026, 3 Klub Besar Tanah Air Kompak Larang Flare

Jelang Laga Pamungkas Super League Musim 2025/2026, 3 Klub Besar Tanah Air Kompak Larang Flare

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Musim Super League 2025/2026 akan segera berakhir dimana ada tiga klub besar tanah air akan bermain dilaga pamungkas pada Sabtu (23/5/2026).

Tiga klub besar tanah air, yakni Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta telah kompak dengan mengampanyekan larangan flare pada laga terakhir Super League 2025/2026.

Ketiga klub itu meminta suporternya menaati regulasi demi keamanan pertandingan dan menghindari sanksi denda.

Persib dijadwalkan menjamu Persijap Jepara di Gelora Bandung Lautan Api Stadium.

Sementara itu, Persebaya menghadapi Persik Kediri. Sedangkan Persija akan melawan Semen Padang FC di Jakarta International Stadium (JIS).

Atmosfer laga terakhir musim diprediksi meriah karena menjadi momentum penutup kompetisi. Tapi klub-klub juga khawatir flare, petasan, dan kembang api kembali muncul di tribun

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menegaskan flare dan petasan sangat dilarang, terutama jika Persib nanti merayakan gelar juara.

“Kami sangat melarang adanya nanti flare, petasan, dan segala macam, spesifik ketika pertandingan berlangsung hingga perayaan angkat piala. Karena prosesi itu berhenti ketika pialanya diangkat,” kata Adhitia Putra Herawan.

Selain melanggar regulasi, flare juga berisiko mengganggu jalannya pertandingan. Asap flare bisa membuat wasit menghentikan laga karena dianggap membahayakan kesehatan pemain dan penonton.

Klub juga berpotensi mendapat hukuman berat dari Komite Disiplin PSSI. Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvino, juga meminta Bonek merayakan laga terakhir dengan tertib.

“Ya kalau dari kami mengimbau untuk nanti tanggal 23, satu, ini adalah hajat dan perayaan kita semua. Utamakan keselamatan dan selama proses perayaan tolong ikuti aturan dan regulasi yang ada,” ujar Jonathan Yohvino di laman klub.

Ketua Panitia Pelaksana Persija, Tauhid Indrasjarief, menyebut penggunaan flare bisa berujung denda sangat besar.

“Sekali lagi, regulasinya tetap ada. Saya juga sudah koordinasi dengan Liga. Kata mereka satu flare saja dendanya Rp10 juta dan kalau jumlahnya banyak bisa sampai Rp250 juta,” tutur Tauhid Indrasjarief.

Flare, petasan, dan kembang api memang kerap muncul pada laga terakhir kompetisi. Suporter biasanya ingin merayakan penutup musim sebelum memasuki musim baru. Kklub berharap euforia tetap berjalan aman tanpa merugikan tim akibat sanksi dan denda. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stasiun Bekasi Timur Tutup Sementara, Kisah Pilu Keluarga Korban Kecelakaan Kereta: Saudara Saya Jadi Salah Satu Dari Tiga Orang yang Terakhir Ditarik dari Kereta Tersebut

    Stasiun Bekasi Timur Tutup Sementara, Kisah Pilu Keluarga Korban Kecelakaan Kereta: Saudara Saya Jadi Salah Satu Dari Tiga Orang yang Terakhir Ditarik dari Kereta Tersebut

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Insiden kecelakaan kedua terjadi saat KRL tujuan Jakarta–Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL tersebut pada Senin (27/4/2026) malam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih menutup sementara Stasiun Bekasi Timur untuk naik-turun penumpang KRL Commuter Line. KAI masih akan mengevaluasi keseluruhan […]

  • Pemerintah Pusat Siapkan Rp 911,16 Miliar Untuk Gelar Mudik Gratis 2026

    Pemerintah Pusat Siapkan Rp 911,16 Miliar Untuk Gelar Mudik Gratis 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu tradisi yang menjadi fenomena di Indonesia setelah menjalankan ibadah puasa ramadhan adalah pulang kampung atau mudik, sehingga pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelayanan berupa program mudik gratis kepada masyarakat Indonesia yang dengan keberangkatan dari Ring Road Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada 17 Maret mendatang. Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kembali […]

  • BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

    BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Permasalahan yang ditemui dalam program Makan Bergizi Gratis tidak hanya permasalahan tentanh gizi dan jumlah makanan yang dinilai kurang sesuai standar oleh penerima manfaat tetapi juga mengenai kondisi di lapangan. Belum lama ini Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mendapat sorotan karena menggunakan dana Rp113,9 miliar untuk menyewa jasa penyelenggara acara atau event organizer […]

  • Mengenal Gizi Buruk dan Upaya Pencegahan dan Penanganan Di Indonesia

    Mengenal Gizi Buruk dan Upaya Pencegahan dan Penanganan Di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seiring berjalannya program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program unggulan dari pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengentaskan permasalahan gizi buruk yang ada di Indonesia, maka penting untuk dketahui mengenai pengertian gizi buruk, sehingga diharapkan masyarakat dapat menilai dengan obyektif apakah program makan bergizi gratis itu sudah layak diterapkan atau tidak kepada masyarakat. Pengertian gizi buruk […]

  • Inilah Perbedaan LPG, CNG dan LNG

    Inilah Perbedaan LPG, CNG dan LNG

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah tengah mempersiapkan alternatif energi ditengah kelangkaan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG), melalui kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai alternatif energi untuk mengurangi ketergantungan impor LPG. Namun, di tengah upaya tersebut masih banyak masyarakat yang bingung membedakan LPG, Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas […]

  • Mengenal 3 Jenis Cacar,  Cacar Air, Cacar Monyet dan Cacar Api, Penyebaran dan Perbedaannya

    Mengenal 3 Jenis Cacar, Cacar Air, Cacar Monyet dan Cacar Api, Penyebaran dan Perbedaannya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki kerentanan tinggi terhadap penyakit cacar, dalam dunia medis selama ini sudah terdaftar tiga cacar yang ada di dunia, adapun yang termasuk ke dalam jenis cacar yang umumnya ada di Indonesia, cacar air, dan cacar monyet. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyatakan bahwa sejak pertama muncul pada tahun 2022 […]

expand_less