Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Finalis Putri Indonesia 2024 Jadi Tersangka Facelift Ilegal, YPI Ambil Langkah Tegas Cabut Gelar Puteri Indonesia Tersebut

Finalis Putri Indonesia 2024 Jadi Tersangka Facelift Ilegal, YPI Ambil Langkah Tegas Cabut Gelar Puteri Indonesia Tersebut

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Terungkapnya praktik facelift ilegal yang dilakukan oleh Puteri Indonesia 2024Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro menyampaikan bahwa kasus ini bermula dari laporan seorang korban berinisial NS.

Korban menjalani tindakan facelift dan eyebrow facelift di Klinik Arauna Beauty yang berlokasi di Jalan Tengku Bey, Pekanbaru, pada 4 Juli 2025. Namun, hasil yang diterima justru jauh dari harapan.

“Alih-alih mendapatkan hasil perawatan, korban mengalami pendarahan hebat dan infeksi serius di area wajah serta kepala setelah tindakan dilakukan,” ujar Ade dalam keterangannya.

Kondisi korban semakin memburuk setelah tindakan tersebut.

Ia mengalami luka bernanah dan pembengkakan yang cukup parah hingga harus menjalani perawatan lanjutan serta operasi di sejumlah fasilitas kesehatan di Batam.

Dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga menyebabkan cacat permanen. Bekas luka di kulit kepala membuat rambut tidak dapat tumbuh kembali, sementara luka di area alis meninggalkan bekas yang cukup panjang.

Langkah Tegas Yayasan Puteri Indonesia

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) secara resmi mencabut gelar Puteri Indonesia Riau 2024 dari Jeni Rahmadial Fitri setelah aparat kepolisian menetapkannya sebagai tersangka dalam dugaan praktik medis ilegal.

Keputusan tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi yang dirilis di akun media sosial @officialputeriindonesia, Rabu (29/04/2026), sebagai respons atas perkembangan kasus hukum yang tengah berjalan di Polda Riau.

YPI mengambil keputusan tegas dengan mencabut gelar yang sebelumnya disandang oleh Jeni Rahmadial Fitri. Pengumuman tersebut disampaikan melalui surat resmi yang dirilis di Jakarta pada Rabu, 29 April 2026.

Keputusan ini diambil setelah yayasan mempertimbangkan informasi yang berkembang serta status hukum yang telah ditetapkan oleh aparat.

Dalam pernyataannya, yayasan menegaskan bahwa setiap pemegang gelar memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi.

Pihak yayasan juga menyampaikan bahwa pencabutan gelar merupakan bentuk komitmen dalam mempertahankan kredibilitas ajang Puteri Indonesia.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memastikan nilai profesionalisme tetap terjaga,” demikian isi pernyataan tersebut.

Dengan pencabutan ini, status Jeni sebagai pemegang gelar resmi dinyatakan berakhir.

Tim penyidik Polda Riau mengamankan Jeni Rahmadial Fitri pada Selasa, 28 April 2026, di kediaman keluarganya yang berada di kawasan Bukit Ambacang, Kota Bukittinggi, Sumatra Barat.

Aparat menjemput paksa Jeni setelah ia mangkir dari dua kali panggilan pemeriksaan sebelumnya.Dalam proses penyelidikan, aparat menemukan bahwa jumlah korban tidak hanya satu orang.

Hingga saat ini, sedikitnya terdapat sekitar 15 korban yang diduga mengalami kerusakan pada wajah maupun bagian tubuh lainnya akibat tindakan yang dilakukan tersangka.

Bahkan, salah satu korban dilaporkan mengalami kegagalan operasi bibir sebanyak dua kali yang berujung pada cacat permanen serta trauma psikologis.

Klinik yang dikelola menawarkan berbagai prosedur estetika dengan tarif yang bervariasi. Untuk satu jenis tindakan, korban diketahui membayar hingga Rp16 juta.

Hasil pendalaman juga mengungkap bahwa praktik kecantikan tersebut telah dijalankan sejak 2019 hingga 2025.

Klinik yang dikelola menawarkan berbagai prosedur estetika dengan tarif yang bervariasi. Untuk satu jenis tindakan, korban diketahui membayar hingga Rp16 juta.

Ade mengungkapkan bahwa. Jeni diketahui hanya pernah mengikuti pelatihan kecantikan di Jakarta pada 2019 dan memperoleh sertifikat yang seharusnya diperuntukkan bagi tenaga medis profesional.

“Tersangka dapat mengikuti pelatihan tersebut karena memiliki kedekatan dengan pihak penyelenggara,” jelas Kombes Ade. Hingga kini, proses hukum masih terus berjalan untuk mengungkap lebih lanjut seluruh rangkaian kasus tersebut.

Profil Singkat Jeni Rahmadial Fitri

Jeni Rahmadial Fitri, perempuan kelahiran Bukittinggi, 11 Januari 1998, yang bertinggi badan 173 sentimeter itu dianggap bertanggung jawab atas kasus facelift ilegal yang dilaporkan salah seorang korbannya.

Sebelum menghadapi persoalan hukum, Jeni atau Jenny dikenal sebagai figur yang aktif di dunia pageant. Ia berasal dari Bengkalis, Riau, dan menempuh pendidikan di jurusan Sastra Inggris.

Kariernya dimulai sejak usia muda dengan mengikuti berbagai kompetisi kecantikan tingkat daerah hingga nasional.Prestasinya terus berkembang hingga berhasil menjadi finalis Puteri Indonesia 2024 mewakili Provinsi Riau. Ia juga pernah meraih posisi Runner Up 1 dalam ajang Puteri Pariwisata Indonesia 2019 serta menyandang gelar Putri Pariwisata Culinary Indonesia.

Selain itu, Jeni dikenal aktif dalam kegiatan promosi daerah dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik di hadapan publik.Di luar gelar sarjana Sastra Inggris, Jeni tak memiliki gelar pendidikan kedokteran.

Namun, ia merintis bisnis dengan membuka klinik kecantikan hanya berbekal sertifikat pelatihan.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • STY Is Back, Persija Resmi Tunjuk Juru Taktik Asal Negeri Gingseng

    STY Is Back, Persija Resmi Tunjuk Juru Taktik Asal Negeri Gingseng

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Penggemar sepak bola tanah air tentu tidak akan mudah melupakan sosok pelatih asal korea selatan, Shin Tae Yong saat melatih pasukan garuda, kendati dirinya sudah lama tidak melatih timnas Indonesia, nyatanya namanya masih menjadi topik pembicaraan hangat di beragam kolom komentar warganet. Kabar baik bagi masyarakat Indonesia yang merindukan magisnya di lapangan hijau, […]

  • Gus Yaqut Sholat Idul Fitri Di Rumah Usai KPK Ubah Status Jadi Penahanan Sementara

    Gus Yaqut Sholat Idul Fitri Di Rumah Usai KPK Ubah Status Jadi Penahanan Sementara

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan kelonggaran yang menjadi tahanan rumah bersifat sementara pada tersangka kasus kuota haji Yaqut Cholil Qoumas, sejak dirinya ditetapkan menjadi tersangka yang merugikan negara sebesar Rp622 Miliar pada kasusnya tersebut. Hal ini menjadikan dirinya dapat melaksanakan ibadah sholat idul Fitri bersama keluarga dan tidak sholat di rutan KPK, permohonan […]

  • Mengintip Persiapan Indonesia vs Bulgaria di Ajang Final FIFA Series 2026

    Mengintip Persiapan Indonesia vs Bulgaria di Ajang Final FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tim Nasional Indonesia akan menjamu Bulgaria dalam partai final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3) malam. Dalam laga final tersebut diprediksi akan menjadi laga yang cukup sengit jika dilihat hasil kedua negara dalam menggulung lawannya pada Jumat (27/3). Indonesia dan Bulgaria lolos ke partai puncak usai mengalahkan […]

  • Serangan AS-Israel Ke Sekolah dan Rumah Sakit, Presiden Iran Tegaskan Tidak Akan Menyerah

    Serangan AS-Israel Ke Sekolah dan Rumah Sakit, Presiden Iran Tegaskan Tidak Akan Menyerah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Iran tak akan tinggal diam setelah serangan AS dan Israel menyasar sebuah sekolah dan rumah sakit di Teheran. Ia menekankan dunia harus mengutuk serangan tersebut. Di dalam akun sosial media X ia menuliskan, “Serangan terhadap rumah sakit menyerang kehidupan itu sendiri. Serangan terhadap sekolah menargetkan masa depan suatu […]

  • Bom Teror Menerjang Ketua BEM UGM, Usai Bersurat Ke Unicef

    Bom Teror Menerjang Ketua BEM UGM, Usai Bersurat Ke Unicef

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama setelah dirinya mengirim surat ke UNICEF beberapa waktu yang lalu, Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM. Universitas Gajah Mada kemudian bergerak cepat dengan memberikan perlindungan kepada ketua BEM tersebut yang mengakui dirinya telah dibuntuti orang berbadan tegap dan mendapat ancaman teror. Pihak Kampus menurunkan tim keamanan yang terdiri dari Kantor Keamanan, Keselamatan […]

  • Mengenal 3 Jenis Cacar,  Cacar Air, Cacar Monyet dan Cacar Api, Penyebaran dan Perbedaannya

    Mengenal 3 Jenis Cacar, Cacar Air, Cacar Monyet dan Cacar Api, Penyebaran dan Perbedaannya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki kerentanan tinggi terhadap penyakit cacar, dalam dunia medis selama ini sudah terdaftar tiga cacar yang ada di dunia, adapun yang termasuk ke dalam jenis cacar yang umumnya ada di Indonesia, cacar air, dan cacar monyet. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyatakan bahwa sejak pertama muncul pada tahun 2022 […]

expand_less