Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Negosiasi Perdamaian AS-Iran Kembali Temui Jalan Buntu

Negosiasi Perdamaian AS-Iran Kembali Temui Jalan Buntu

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Harapan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin pupus setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan kepergian utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan untuk berunding dengan Iran.


Di sisi lain, pihak Iran masih bersikukuh untuk tidak melunakkan proposal perdamaiannya.

“Saya bilang, ‘tidak, kalian tak akan melakukan penerbangan 18 jam untuk pergi ke sana. Kita memegang semua kartu,'” kata Trump pada Sabtu (25/4), seperti dikutip Fox News.

“Kalian tak akan melakukan penerbangan 18 jam lagi hanya untuk duduk dan membicarakan hal yang tak ada hasilnya,” katanya, menambahkan.

Trump menegaskan pembatalan itu tidak berarti serangan AS dilanjutkan kembali, menurut laporan Axios.
Ia menyebut adanya “perpecahan dan kebingungan” di antara para pemimpin Iran, sehingga proses negosiasi diperkirakan membutuhkan waktu dan tenaga.

“Tak ada yang tahu siapa yang berkuasa, termasuk mereka. Selain itu, kita memegang semua kartu, mereka tidak punya apa-apa! Jika mereka ingin berbicara, yang perlu mereka lakukan hanyalah menelepon!!!” tulis Trump di Truth Social.

Namun, Trump menegaskan AS tetap terbuka untuk berdialog dengan Iran. Menteri Luar Negeri Iran

Abbas Araghchi tiba pada Jumat di Pakistan, yang menjadi penengah perundingan AS-Iran.
Witkoff dan Kushner sebelumnya dijadwalkan berangkat pada Sabtu, tetapi sejumlah laporan menyebutkan bahwa delegasi Iran telah lebih dulu meninggalkan Pakistan.

Setelah pembatalan tersebut, Trump mengatakan pihaknya telah menerima usulan baru dari Iran.

“Mereka memberi kami dokumen yang seharusnya lebih baik. Dan yang menarik, segera setelah saya membatalkannya, dalam waktu 10 menit kami mendapat dokumen baru yang jauh lebih baik,” kata Trump kepada wartawan pada Sabtu.

Saat ditanya soal isi dokumen tersebut, Trump menegaskan fokus utama perundingan tetap pada jaminan bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir.

“Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Sangat sederhana,” ujarnya.

Sementara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba pada Jumat di Pakistan, yang menjadi penengah perundingan AS-Iran.

Araghchi bertemu Kepala Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir di Islamabad, untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian yang sempat terhenti antara Iran dan Amerika Serikat guna mengakhiri perang.

Dalam video singkat yang diunggah Kedubes Iran di akun X, pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri

Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi dan Penasihat Keamanan Nasional sekaligus Kepala Intelijen Antar-Layanan Letnan Jenderal Asim Malik.

Turut hadir juga Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei dan Duta Besar Iran untuk Pakistan Reza Amiri Moghadam.

Meskipun Kedubes Iran tidak merinci lebih lanjut, beberapa sumber Pakistan mengatakan kepada Anadolu bahwa kedua pihak membahas hal-hal berkaitan dengan potensi pembicaraan putaran kedua antara Amerika dan Iran dalam beberapa hari mendatang.

Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat malam (24/4) untuk hal, yang menurut pejabat Pakistan, sebagai upaya membuka jalan bagi negosiasi putaran kedua.

Negosiasi pertama telah dilakukan di Islamabad dua pekan lalu, tetapi gagal mencapai kesepakatan. Pembicaraan tersebut terjadi setelah Pakistan menengahi gencatan senjata selama dua pekan, yang dimulai sejak 8 April, dan diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.

Araghchi juga akan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan pihaknya tidak akan berunding di bawah tekanan, ancaman, atau blokade.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, menurut keterangan resmi kepresidenan Iran, Sabtu (25/4).

Ia mengatakan titik temu dan lingkungan kondusif menjadi syarat utama bagi dialog yang efektif.
Menurut Pezeshkian, pengalaman negosiasi sebelumnya justru memperdalam ketidakpercayaan publik di Iran karena dialog berlangsung bersamaan dengan sanksi, tekanan, dan blokade.

Ia menegaskan prasyarat penting untuk menyelesaikan perselisihan, yaitu menghentikan sikap bermusuhan dan jaminan hal itu tidak terulang lagi. Ia juga mengatakan meningkatnya keberadaan militer semakin memperumit situasi dan melemahkan suasana dialog.

Pernyataan Pezeshkian itu muncul di tengah upaya Pakistan menghidupkan kembali pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat setelah eskalasi konflik dalam beberapa pekan terakhir.

Putaran pertama perundingan di Islamabad dua pekan lalu gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Pembicaraan tersebut berlangsung setelah gencatan senjata dua pekan yang dimediasi Pakistan pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Kedua pihak kemudian menyepakati gencatan senjata dua pekan mulai 7 April dan pembicaraan di Islamabad yang berakhir tanpa hasil. AS lalu memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara mediator berupaya mengatur putaran perundingan yang baru. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Barat Ucapkan Terimakasih Atas Penangkapan Pelaku Kasus Penganiayaan, KDM: Saya ucapkan terima kasih, Sukses untuk jajaran Polda Jabar

    Gubernur Jawa Barat Ucapkan Terimakasih Atas Penangkapan Pelaku Kasus Penganiayaan, KDM: Saya ucapkan terima kasih, Sukses untuk jajaran Polda Jabar

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jabar yang telah berhasil menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. Melalui unggahan video lewat akun Instagram @dedimulyadi71, Selasa (23/6/2026), Dedi menyampaikan terima kasih atas nama […]

  • Jelang Laga Pamungkas Super League Musim 2025/2026, 3 Klub Besar Tanah Air Kompak Larang Flare

    Jelang Laga Pamungkas Super League Musim 2025/2026, 3 Klub Besar Tanah Air Kompak Larang Flare

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Musim Super League 2025/2026 akan segera berakhir dimana ada tiga klub besar tanah air akan bermain dilaga pamungkas pada Sabtu (23/5/2026). Tiga klub besar tanah air, yakni Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta telah kompak dengan mengampanyekan larangan flare pada laga terakhir Super League 2025/2026. Ketiga klub itu meminta suporternya menaati regulasi […]

  • The Citizen Gagal Raih Poin Penuh, Arsenal  Akhiri Puasa Gelar Liga Inggris Musim 2025/2026

    The Citizen Gagal Raih Poin Penuh, Arsenal Akhiri Puasa Gelar Liga Inggris Musim 2025/2026

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Arsenal resmi memastikan diri sebagai juara Liga Inggris musim 2025/2026 dengan mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun terakhir. Kepastian gelar datang bukan dari pertandingan Arsenal sendiri, melainkan dari hasil yang diraih rival terdekat mereka Manchester City. Dalam laga yang berlangsung di Vitality Stadium pada Rabu (20/5) dini hari WIB, Tim asuhan Pep Guardiola […]

  • Album Mini Penyanyi Cilik Asal, Yogya Gandhi Sehat Ditarik Dari Peredaran

    Album Mini Penyanyi Cilik Asal, Yogya Gandhi Sehat Ditarik Dari Peredaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 70
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Melalui manajemen pribadinya seorang penyanyi anak asal Yogyakarta, Gandhi Sehat, memperkenalkan album mini atau extended play (EP) dengan judul “Cita-Citaku (Ga Jadi Polisi)” pada 5 Februari 2026 yang lalu. Lagu yang bertema Punk Rock tersebut diperkenalkan melalui platfom media digital, namun belum sampai sebulan sejak peluncurannya sepekan lalu. Pihak manajemen berencana menarik album […]

  • Fakta Juara Persib Bandung Liga 1 Musim 2025/2026 dan Pesiapan Musim 2026/2027

    Fakta Juara Persib Bandung Liga 1 Musim 2025/2026 dan Pesiapan Musim 2026/2027

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bagi pendukung tim sepak bola tanah air, khususnya bagi mereka yang ada di provinsi Jawa Barat, keberhasiln Persib Bandung mencatatkan pencapaian terbaiknya di musim ini. Pesta pora menyelimuti seluruh sudut Kota Kembang setelah Persib Bandung resmi mengunci gelar juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2025/2026. Keberhasilan Maung Bandung mengangkat trofi tertinggi […]

  • Diduga Adanya Intervensi Dalam Kasus Dugaan Korupsi Amsal Sitepu, Aktivis Anti Korupsi: Miris!

    Diduga Adanya Intervensi Dalam Kasus Dugaan Korupsi Amsal Sitepu, Aktivis Anti Korupsi: Miris!

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serelah terdakwa dugaan korupsi Amsal Sitepu membacakan pledoinya beberapa waktu yang lalu, munculnya dugaan kuat adanya intervensi terhadap pengusutan kasus dugaan korupsi instalasi komunikasi dan informatika serta pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo dengan terdakwa Amsal Christy Sitepu, Direktur CV Promiseland semakin mencuat. Jika sebelumnya kehadiran Anggota DPR RI, Hinca Panjaitan menjadi […]

expand_less