Visa Ratusan Petugas Haji Sempat Dibatalkan, Ada Apa? Ini Penjelasan Wamenhaj
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan alasan visa ratusan petugas haji 2026 sempat dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Sebelumnya dilaporkan, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf telah memberikan klarifikasi terkait adanya laporan 320 visa petugas haji yang mengalami hambatan.
Dahnil menuturkan, persoalan visa ini biasa terjadi setiap tahun yang umumnya disebabkan karena kebijakan Pemerintah Arab Saudi atau terdapat kendala teknis.
“Hampir setiap tahun memang kan kendala visa selalu muncul, terutama dari pihak Saudi Arabia. Biasanya mereka ada proses screening, ada masalah administrasi dan sebagainya,” ujar Dahnil saat ditemui di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026).
Dahnil pun mengakui sebelumnya ada sekitar 40 wartawan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2026, belum mendapatkan visa.
Setelah visa terbit, sempat terjadi pembatalan akibat persoalan administrasi sektoral.
“Kemarin itu memang sempat ada 40 wartawan yang belum dapat visanya. Setelah keluar visanya, kemudian ter-cancel karena ada masalah administratif sektoral,” tuturnya.
Wamenhaj mengatakan, Pemerintah Arab Saudi ingin melakukan verifikasi kembali visa petugas haji melalui administrasi sektoral.
“Administrasi sektoral itu, yang saya maksud adalah, ada permintaan dari Kementerian Informasi Saudi Arabia untuk melakukan verifikasi lagi,” ucap Dahnil.
Dahnil memastikan, kini seluruh persoalan tersebut telah selesai diatasi Kantor Urusan Haji di Arab Saudi. Dengan rampungnya proses visa tersebut, para petugas haji yang akan meliput ibadah haji tahun ini dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci.
“Jadi teman-teman wartawan yang mau berangkat jangan khawatir, 40 tim itu yang wartawan yang harusnya berangkat tadi malam, saya dapat laporan dari Kepala Kantor Urusan Haji kami di Saudi itu sudah beres,” ucapnya.
Dia memastikan persoalan ini tidak akan menggagalkan keberangkatan para petugas haji.
Berdasarkan hasil verifikasi ulang yang dilakukan Kemenhaj, diketahui bahwa sebagian besar visa yang mengalami pembatalan atau kendala adalah milik petugas yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH). ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar