Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Beri Sanksi Administratif Kepada Google, Imbas Tak Patuhi PP Tunas

Pemerintah Beri Sanksi Administratif Kepada Google, Imbas Tak Patuhi PP Tunas

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menjatuhkan sanksi kepada Google terkait kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas.

Sanksi itu diberikan menyusul temuan pelanggaran pada layanan YouTube yang dinilai belum memenuhi kewajiban pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan pemerintah tidak lagi memiliki ruang untuk menunda langkah penegakan aturan.

Menurut dia, Google sebagai induk perusahaan YouTube belum menunjukkan itikad baik dalam menjalankan kewajiban kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.

“Sehingga tidak ada pilihan, pemerintah tidak bisa memberi toleransi lagi untuk kemudian bergerak dari ranah pemeriksaan ke ranah sanksi,” kata Meutya dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (11/4/2026).

Langkah sanksi itu diambil setelah Komdigi melakukan pemeriksaan kepatuhan PP Tunas terhadap platform tersebut. Pemeriksaan dilakukan usai pemerintah dua kali mengirimkan surat pemanggilan kepada pihak perusahaan.

Dalam proses tersebut, Komdigi menilai YouTube belum menyampaikan langkah etis maupun rencana konkret dalam waktu dekat untuk menyesuaikan kebijakan layanannya dengan ketentuan hukum di Indonesia.

Temuan itu menjadi dasar pemerintah untuk memulai tahapan sanksi administratif. Pada tahap awal, Komdigi menjatuhkan surat teguran resmi kepada Google sebagai perusahaan yang menaungi YouTube.

“Sanksi yang kita jatuhkan hari ini, sesuai dengan surat Dirjen, adalah sanksi surat teguran kepada Google. Sanksi kita bertahap dengan tetap mengharapkan adanya perubahan sikap dari pihak Google,” ujar Meutya.

Pemerintah menegaskan sanksi saat ini masih bersifat awal dan belum menutup ruang bagi perbaikan dari pihak platform.

Komdigi berharap Google segera menunjukkan komitmen nyata dalam menyesuaikan layanan YouTube dengan aturan perlindungan anak yang telah ditetapkan.

“Untuk sanksi yang kita jatuhkan hari ini adalah sanksi teguran kepada YouTube melalui perusahaan Google. Saya tidak mau berandai-andai, karena saya masih positif bahwa platform akan tunduk dan patuh pada hukum Indonesia, sehingga nanti kita lihat berikutnya,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Daging Sapi di Cianjur Ramai-ramai Mogok Jualan

    Pedagang Daging Sapi di Cianjur Ramai-ramai Mogok Jualan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Para pedagang daging sapi di Kabupaten Cianjur yang tergabung dalam asosiasi pedagang daging sapi melakukan aksi mogok berjualan secara massal, Minggu (25/1). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus upaya menyuarakan aspirasi, agar mendapat perhatian dari pemerintah pusat terkait persoalan tata niaga dan harga daging sapi. Perwakilan asosiasi pedagang daging sapi Cianjur, Engkus […]

  • Rupiah Berpotensi Rebound Seiring Merosotnya Harga Komoditas Energi

    Rupiah Berpotensi Rebound Seiring Merosotnya Harga Komoditas Energi

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Hal tersebut seiring membaiknya sentimen pasar global dan penurunan harga minyak dunia.  Analis Doo Financial, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pemulihan kepercayaan investor menjadi pendorong utama penguatan rupiah. “Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah pulihnya sentimen pasar, dan turunnya […]

  • Hancur dari Dalam: Analisis Faktor Psikologis di Balik Keputusan Ekstrim 8 Prajurit Israel

    Hancur dari Dalam: Analisis Faktor Psikologis di Balik Keputusan Ekstrim 8 Prajurit Israel

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam beberapa waktu terakhir telah tercatat kurang lebihnya ada 8 tentara dan petugas polisi Israel tewas setelah melakukan bunuh diri pada bulan April. Hal ini berdasarkan hasil Investigasi Haaretz yang diterbitkan pada hari Minggu mengungkapkan peningkatan tajam dalam kasus bunuh diri di kalangan militer dan pasukan keamanan Israel, dengan setidaknya 10 tentara aktif […]

  • Komunitas Teman Mengajar Indonesia Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak di Banten

    Komunitas Teman Mengajar Indonesia Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak di Banten

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komunitas Teman Mengajar Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Provinsi Banten melalui pendekatan nonformal yang interaktif dan berbasis relawan. Hal ini terungkap dalam program Talkshow Jaga Malam RRI Pro 2 Banten yang menghadirkan Founder Teman Mengajar Indonesia, Nafila Putri Awalia, bersama HRD Abu Qosim. Dalam perbincangan tersebut, Nafila menjelaskan bahwa Teman […]

  • Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon, Warga Alami Sesak Nafas dan Iritasi Mata

    Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon, Warga Alami Sesak Nafas dan Iritasi Mata

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tenaga kesehatan, mobil ambulans hingga dua puskesmas disiagakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, untuk menangani korban ledakan pabrik kimia PT MCCI. Masyarakat maupun karyawan yang membutuhkan penanganan medis, bisa mendatangi dua lokasi tersebut untuk penanganan awal. “Kita sudah informasi ke Puskesmas Merak kalau memang takutnya ke Grogol jauh. Sudah kita koordinasikan,” ujar Kepala […]

  • KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek Ringsek Usai Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

    KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek Ringsek Usai Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA. NEWS – Peristiwa tragis telah menimpa Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta mengatakan gangguan tersebut terjadi pada pukul 20:52 WIB. Adapun gangguan tersebut terjadi akibat peristiwa tertempelnya PLB 5568A (CL KPB-CKR) oleh […]

expand_less