Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sudah Tiga Minggu Warga Tuban Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Dugaan Pertamina Ada Penimbunan

Sudah Tiga Minggu Warga Tuban Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Dugaan Pertamina Ada Penimbunan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Ratusan warga di Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban harus rela berdesak-desakan hingga berjam-jam demi mendapatkan tabungan gas elpiji tiga kilogram.

Sejumlah warga bahkan harus pulang dengan tangan kosong dan menelan kekecewaan usai tak kebagian gas elpiji yang dijual oleh pihak pangkalan. Selain sulit di dapat, harga tabung gas elpiji di tingkat pengecer juga mencapai Rp30 ribu per tabung.

Tidak sedikit warga bahkan harus pulang dengan tangan kosong dan menelan kekecewaan usai tak kebagian gas elpiji yang dijual oleh pihak pangkalan. Selain sulit di dapat, harga tabung gas elpiji di tingkat pengecer juga mencapai Rp30 ribu per tabung.

Watini salah satu warga setempat mengatakan, kondisi kelangkaan gas elpiji tiga kilogram ini sudah berlangsung selama tiga pekan. Para warga bahkan harus berdesakan agar mendapatkan tabung tersebut.

Warga yang ingin mendapatkan gas elpiji tiga kilogram juga hanya dibatasi satu tabung gas elpiji saja. Setiap orang yang ingin membeli juga harus menunjukkan identitas berupa KTP.

Area Manager Comm, Rel. & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga Ahad Rahedi menyebut, jika kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi akhir-akhir ini diduga ada potensi penimbunan atau penggunaan di luar peruntukkan.

Secara supply Pertamina sudah memberikan tambah lebih dari normal, kalo murni peningkatan konsumsi harusnya bisa mencukupi. Indikasi barang ditambah namun masyarakat masih kekurangan.

“Sudah kami tambah lebih dari normal, kalo murni peningkatan konsumsi harusnya bisa mencukupi. Indikasi barang ditambah namun masyarakat masih kekurangan ada potensi penimbunan atau penggunaan diluar peruntukkan,” kata Ahad Rahedi saat dikonfirmasi.

Ahad Rahedi menyebut, kelangkaan gas elpiji tiga kilogram ini perlu juga ada peran aktif lintas sektor, karena dari sisi supply Pertamina sudah menyiapkan tambahan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padamnya Listrik dan Ancaman Invasi, Pecahnya Perang: Kronologi Konflik AS-Kuba.

    Padamnya Listrik dan Ancaman Invasi, Pecahnya Perang: Kronologi Konflik AS-Kuba.

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Kuba kembali berada dalam situasi yang memanas dalam beberapa dekade terakhir. Krisis ini awalnya dipicu masalah energi kini berkembang menjadi konflik geopolitik serius dengan potensi konfrontasi militer terbuka. Perkembangan ini akhirnya menarik perhatian dunia internasional, mengingat sejarah panjang ketegangan kedua negara yang pernah membawa dunia ke ambang perang […]

  • The Citizen Gagal Raih Poin Penuh, Arsenal  Akhiri Puasa Gelar Liga Inggris Musim 2025/2026

    The Citizen Gagal Raih Poin Penuh, Arsenal Akhiri Puasa Gelar Liga Inggris Musim 2025/2026

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Arsenal resmi memastikan diri sebagai juara Liga Inggris musim 2025/2026 dengan mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun terakhir. Kepastian gelar datang bukan dari pertandingan Arsenal sendiri, melainkan dari hasil yang diraih rival terdekat mereka Manchester City. Dalam laga yang berlangsung di Vitality Stadium pada Rabu (20/5) dini hari WIB, Tim asuhan Pep Guardiola […]

  • Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru dalam Kasus Daycare Little Aresha

    Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru dalam Kasus Daycare Little Aresha

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha memasuki babak baru. Tak tanggung-tanggung, Polisi menetapkan tersangka baru dalam ada 14 orang dalam kasus tersebut Semula polisi telah menetapkan 13 orang tersangka dalam kasus tersebut. Selain itu, ada 17 orang lain yang masih berstatus saksi dan menjalani wajib lapor. Sehingga ada 14 dari 17 saksi […]

  • KPK Resmi Tahan Eks Menag RI Yaqut Cholil Qoumas Kasus Korupsi Kuota Haji

    KPK Resmi Tahan Eks Menag RI Yaqut Cholil Qoumas Kasus Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Gus Yaqut Tersangka Kasus Korupsi KUota Haji Mengenakan Rompi Jingga dan diborgol

  • Fenomena Off Bid Massal: Driver Ojol Makin Selektif Terhadap Calon Penumpang

    Fenomena Off Bid Massal: Driver Ojol Makin Selektif Terhadap Calon Penumpang

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pengamat transportasi Deddy Herlambang menilai keluhan sulit mendapatkan ojek online (ojol) pada waktu-waktu tertentu dapat terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor. Menurut Deddy, fenomena itu salah satunya terkait pilihan tarif dari pengguna yang tidak selalu menarik bagi pengemudi. “Misalnya banyak konsumen memilih tarif hemat sehingga tidak diambil oleh driver ojol,” kata Deddy Jumat (13/3)). […]

  • Naiknya Harga Plastik Jadi Ancaman Perekonomian Rakyat Pemerintah Tengah Mencari Sumber Alternatif Untuk Pasokan Bahan Baku Plastik

    Naiknya Harga Plastik Jadi Ancaman Perekonomian Rakyat Pemerintah Tengah Mencari Sumber Alternatif Untuk Pasokan Bahan Baku Plastik

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harga plastik di Indonesia merangkak kenaikan. Seretnya pasokan bahan baku plastik global karena perang di Iran diduga menjadi penyebabnya. Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menjelaskan, Indonesia masih bergantung pada impor bahan baku plastik, khususnya naphta, dari kawasan Timur Tengah. “Kita itu bahan baku plastik salah satunya adalah naphta. Naphta itu 60 persen kita […]

expand_less