Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dampak Serangan Brutal Israel Ke Lebanon, Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Batal, Dikabarkan 254 Orang Meninggal Dunia

Dampak Serangan Brutal Israel Ke Lebanon, Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Batal, Dikabarkan 254 Orang Meninggal Dunia

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Belum sempat dunia bernafas lega dengan adanya gencatan senjata yang terjadi di timur tengah dikabarkan hubungan mereka kembali memanas, pasalnya Israel kembali melancarkan serangan secara brutal dan besar-besaran ke Lebanon pada Rabu (8/4). Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pun terancam gagal.

Iran kembali menutup Selat Hormuz, menyebutkan, sebuah kapal tanker minyak dipaksa berbalik arah saat mendekati jalur tersebut.

Kapal tanker bernama AUROURA, melakukan putaran 180 derajat secara mendadak saat hendak keluar dari selat dan kembali ke Teluk Persia.

Menurut data di Marine Traffic, lalu lintas kapal yang melalui Selat Hormuz belum berubah selama 24 jam sejak Iran mengumumkan akan membuka blokade jalur pelayaran penting tersebut.

Sejak dimulainya serangan AS ke Iran, rata-rata hanya tujuh kapal termasuk tanker, kapal pengangkut curah (bulk carrier), dan kapal kontainer yang melintasi selat itu setiap hari.

Data yang dilaporkan jika dibandingkan dengan sebelum perang, lebih dari 130 kapal melewati Selat Hormuz, per hari.

Iran mengumumkan pada Rabu (8/4) “jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran”.

Namun dalam sehari setelah pengumuman tersebut, hanya tujuh kapal yang tercatat melakukan perjalanan melintasi selat itu.

Tiga dari kapal kargo curah itu dimiliki oleh perusahaan China, dan tiga lainnya dimiliki oleh perusahaan Yunani.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa ketentuan gencatan senjata sangat jelas yakni Amerika Serikat harus memilih antara menghormati gencatan senjata atau melanjutkan perang melalui Israel.

“Syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit: AS harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel. AS tidak bisa mendapatkan keduanya,” tulis Araghchi di akun X @araghchi, Rabu (8/4).

Araghchi menekankan bahwa dunia menyaksikan pembantaian di Lebanon pada serangan terbaru Israel Rabu (8/4/) kemarin. Araghchi juga meminta AS tegas dengan menyebut bahwa tanggung jawab kini berada di tangan AS untuk menegakkan komitmennya.

“Dunia melihat pembantaian di Lebanon. Bola ada di tangan AS, dan dunia sedang mengamati apakah AS akan bertindak sesuai dengan komitmennya,” tandasnya.

Dilaporkan Israel Defense Forces (IDF) mengklaim berhasil melancarkan serangan simultan terhadap lebih dari 100 target yang dikaitkan dengan Hizbullah di berbagai wilayah Lebanon hanya dalam waktu 10 menit saja.

Israel sengaja mengabaikan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dengan menyebut Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merilis pernyataan resmi bahwa serangan terhadap Hizbullah akan tetap berlanjut, berbeda dengan klaim dari Iran dan PM Pakistan Shehbaz Sharif yang sebelumnya menyebut Lebanon termasuk dalam cakupan gencatan senjata tersebut.

Hal senada dikatakan Presiden AS Donald Trump yang juga menegaskan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan.

“Karena Hizbullah. Mereka tidak termasuk dalam kesepakatan itu. Itu juga akan diurus. Tidak apa-apa.” kata Trump kepada seorang reporter PBS selama wawancara telepon dikutip The Times of Israel (8/4).

Dalam operasi yang diberi nama sandi “Eternal Darkness”, IDF mengerahkan sekitar 50 jet tempur yang menjatuhkan sekitar 160 bom ke lebih dari 100 target hanya dalam waktu 10 menit.

Dampak serangan sangat besar, dengan laporan puluhan korban tewas di Beirut serta korban tambahan di kota-kota selatan seperti Sidon dan Tyre. Banyak serangan terjadi di kawasan padat penduduk, bahkan beberapa tanpa peringatan, memicu kepanikan luas di kalangan warga sipil.

Jalan-jalan dipenuhi orang yang melarikan diri, kendaraan terbengkalai, dan bangunan rusak atau terbakar. Saksi mata melaporkan ledakan dahsyat yang menyebabkan korban jiwa, termasuk anak-anak, serta kehancuran besar di berbagai bagian kota, seperti di Corniche al-Mazraa, salah satu jalan utama di Beirut.

Legislator Hizbullah Ibrahim Al-Moussawi memperingatkan melalui stasiun televisi Lebanon Al-Jadeed bahwa jika Israel tidak mematuhi gencatan senjata, Iran dan sekutunya kemungkinan akan merespons.

“Perjanjian tersebut mencakup Lebanon, sesuai dengan ketentuannya, dan Iran bersikeras untuk memasukkan hal ini,” kata Al-Moussawi.

Menurut laporan dari Lebanon Civil Defence, sedikitnya 254 orang tewas dan 1.165 lainnya terluka akibat serangan Israel kemarin seperti dilaporkan Al Jazeera (8/4).

Dalam pernyataan tertulisnya, Elias Chlela, ketua serikat dokter Lebanon, meminta semua dokter dari berbagai spesialisasi segera menuju rumah sakit manapun untuk memberikan bantuan medis. Seruan ini muncul sebagai respons terhadap korban yang sangat banyak setelah serangan udara Israel. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Cianjur Sambut Baik Program Gentengisasi, Bupati Wahyu: Pemerintah daerah berupaya hadir melalui pembinaan dan fasilitasi untuk mendukung UMKM genteng

    Pemkab Cianjur Sambut Baik Program Gentengisasi, Bupati Wahyu: Pemerintah daerah berupaya hadir melalui pembinaan dan fasilitasi untuk mendukung UMKM genteng

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA NEWS – Pemerintah pusat tengah menggiatkan kebijakan Gentengisasi Gentengisasi merupakan program inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti atap seng rumah warga, khususnya rumah tidak layak huni, dengan genteng tanah liat. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian agar lebih dingin, estetis, dan sehat (ASri: Aman, Sehat, Resik, Indah), serta menggerakkan ekonomi UMKM lokal. Pemerintah Kabupaten […]

  • Kemenkes Giat Percepatan Eliminasi Kusta dalam Program Cek Kesehatan Gratis 2026

    Kemenkes Giat Percepatan Eliminasi Kusta dalam Program Cek Kesehatan Gratis 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Memasuki triwulan pertama di tahun 2026 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali melakukan pemeriksaan dini terhadap penyakit kusta, frambusia dan skabies dalam program cek kesehatan gratis 2026 mengingat ketiga penyakit tersebut masih menjadi permasalahan kesehatan tinggi yang beresiko adanya kecacatan. Melalui Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, Kemenkes dr. Elvieda Sariwati, ia mengatakan CKG 2026 […]

  • Cianjur Bersuara, Aliansi BEM Mahasiswa Kutuk Keras Serangan Air Keras Pada Andrie Yunus

    Cianjur Bersuara, Aliansi BEM Mahasiswa Kutuk Keras Serangan Air Keras Pada Andrie Yunus

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Cianjur melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Cianjur pada Rabu, (8/4). Dalam orasinya mereka menyampaikan aspirasi dugaan kekerasan dan teror yang dialami aktivis KontraS Andrie Yunus.Koordinator aksi Irsan, mengatakan, Aliansi BEM Cianjur menuntut perlindungan penuh terhadap kebebasan berpendapat aktivis KontraS, Andrie […]

  • Komisi III DPR RI Bentuk Panja Untuk Mengawal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

    Komisi III DPR RI Bentuk Panja Untuk Mengawal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus telah mendapat perhatian khusus dari komisi III DPR RI dengan segera membentuk panitia kerja (panja) untuk mengawal kasus penyiraman air keras yang dialaminya beberapa wakt lalu. Pembentukan panja itu disepakati dalam rapat khusus Komisi III […]

  • Aturan Kenaikan Gaji PNS 2026 Sudah Diteken Presiden Prabowo, Tinggal Menunggu Pengumuman Evaluasi Ekonomi Triwulan I

    Aturan Kenaikan Gaji PNS 2026 Sudah Diteken Presiden Prabowo, Tinggal Menunggu Pengumuman Evaluasi Ekonomi Triwulan I

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kenaikan Gaji PNS 2026 Sudah Disetujui Presiden Prabowo Melalui Perpres No 79 Tahun 2025 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia masih menanti kepastian pencairan kenaikan gaji PNS 2026. Rencana tersebut sudah disetujui Presiden Prabowo Subianto melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025. Pemerintah memang telah menetapkan kebijakan kenaikan gaji ASN. Namun, […]

  • Karena lembur jadi tidak tarawih, apakah berdosa?

    Karena Lembur Tidak Shalat Tarawih, Apakah Berdosa? Begini Penjelasan Ustaz

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 62
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pada bulan Ramadhan, ada shalat khusus yang dilakukan oleh umat Islam, yang disebut shalat Tarawih. Dalam bahasa Arab, istilah itu sendiri berarti istirahat atau relaksasi. Nama ini dilekatkan dengan shalat ini karena ia merupakan shalat yang panjang, baik 20 atau 8 rakaat. Salat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang paling ditunggu umat […]

expand_less