BPBD Trenggalek Ungkap Penyebab Pohon Tumbang dan Tanah Longsor
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Trenggalek, Jawa Timur dalam dua hari terakhir telah memicu serangkaian peristiwa alam mulai pohon tumbang hingga tanah longsor dan menyebabkan sejumlah kerusakan fasilitas umum serta korban luka.
Sebagaimana laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, pohon tumbang dan tanah longsor dilaporkan terjadi sporadis di wilayah Kecamatan Dongko, Panggul, Durenan, Kampak, dan Munjungan.
“Tiga kejadian pohon tumbang di Kecamatan Panggul, Durenan, dan Kampak. Sementara itu, sejumlah kejadian lainnya berupa longsor dan kerusakan bangunan serta infrastruktur,” kata Plt Sekda sekaligus Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, di Trenggalek, Senin (2/11/2026).
Di Kecamatan Durenan, pohon trembesi berdiameter sekitar 110 sentimeter dengan tinggi 15 meter tumbang di Jalan Raya Durenan-Trenggalek, Desa Kendalrejo, sekitar pukul 06.50 WIB.
Pohon tersebut menutup seluruh badan jalan dan menyebabkan seorang warga bernama Puput Setianingtias (23), asal Desa Panggungrejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, mengalami luka ringan.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Durenan untuk mendapatkan penanganan medis. Selain menutup jalan, pohon tumbang tersebut juga menyebabkan kabel listrik PLN kendur dan mengganggu akses di sekitar lokasi.
Petugas Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek bersama unsur TNI, Polri, PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat melakukan penanganan.
Evakuasi selesai sekitar pukul 08.40 WIB sehingga arus lalu lintas kembali normal. Kejadian pohon tumbang lainnya dilaporkan di Jalan Raya Panggul-Dongko, tepatnya di Dusun Kasian, Desa Ngrencak, Kecamatan Panggul, sekitar pukul 06.30 WIB.
Pohon yang tumbang terdiri atas satu pohon akasia, dua pohon juar, dan satu pohon pinus. Sementara itu, pohon trembesi juga tumbang di jalan menuju kawasan Agro, Dusun Krajan, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, sekitar pukul 08.30 WIB. Selain pohon tumbang, BPBD mencatat kerusakan sejumlah bangunan dan infrastruktur.
Di Kecamatan Dongko, plengsengan dan pagar SDN 2 Pandean di Dusun Talun, Desa Pandean, ambrol sepanjang sekitar 10 meter dengan ketinggian tiga meter.
Di Kecamatan Panggul, talud penahan jalan di Dusun Joketro, Desa Nglebeng, mengalami ambrol. Struktur penahan jalan berupa bronjong tersebut memiliki tinggi sekitar 10 meter dan panjang 12 meter.
Longsor juga menerjang bagian tembok dapur rumah milik Komari dan Tarikem di Dusun Buluroto, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak.
Sementara di Kecamatan Munjungan, tiang penyangga Jembatan Nayu di Dusun Nayu, Desa Karangturi, dilaporkan roboh.
BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung.
Warga juga diminta segera melaporkan kejadian bencana kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Penanganan di sejumlah lokasi melibatkan BPBD, TNI, Polri, PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar