Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Awas Tertipu! Ini Cara Mengenal 3 Gejala Awal Campak

Awas Tertipu! Ini Cara Mengenal 3 Gejala Awal Campak

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Meningkatnya kasus campak dalam beberapa waktu terakhir ini, sehingga masyarakat kini harus mulai mewaspadai penyebaran dan penularan penaykit ini.

Campak selama ini identik dengan ruam merah di kulit. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa gejala campak justru sering menyerupai flu biasa. Akibatnya, kondisi ini kerap terlambat dikenali dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, Dr. dr. Adityo Susilo, Sp.PD, Subsp. PTI (K), FINASIM menjelaskan bahwa campak memiliki fase awal yang disebut sebagai fenomena prodromal, yaitu gejala yang muncul sebelum tanda khas terlihat.

“Pada fase awal, gejala campak sering tidak spesifik sehingga sulit dibedakan dengan infeksi virus lain,” ujar Adityo.

Dalam dunia kesehatan, gejala awal campak dikenal dengan istilah 3C, yaitu:

  • Cough (batuk)
  • Coryza (pilek)
  • Conjunctivitis (mata merah)

Menurut Adityo, ketiga gejala ini sering dianggap sebagai flu biasa. Padahal, jika muncul bersamaan, bisa menjadi tanda awal infeksi campak.

“Kalau hanya satu gejala, memang sulit dibedakan. Tapi kalau tiga-tiganya muncul, kita harus mulai curiga ke arah campak,” ujar Adityo.

Sayangnya, karena gejalanya ringan di awal, banyak pasien baru mencari pertolongan setelah muncul ruam di kulit.

Berbeda dengan anggapan umum, ruam bukanlah gejala pertama campak. Ruam biasanya muncul beberapa hari setelah virus menyebar di dalam tubuh.

Virus campak masuk melalui saluran pernapasan, lalu menyebar ke aliran darah. Dari sana, virus akan memicu reaksi pada kulit hingga muncul ruam khas.

“Ruam terjadi karena adanya respons tubuh terhadap virus yang sudah menyebar melalui darah dan sistem limfatik,” kata Adityo.

Ruam biasanya dimulai dari wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh. Kondisi ini menjadi tanda bahwa infeksi sudah memasuki tahap lebih lanjut.

Selain ruam di kulit, ada satu tanda khas yang sering luput dari perhatian, yaitu bercak Koplik.

Bercak ini muncul di bagian dalam pipi, berwarna putih kebiruan, dan merupakan salah satu tanda spesifik campak. Meski tidak selalu muncul pada semua pasien, keberadaannya sangat membantu dalam menegakkan diagnosis.

“Kalau ditemukan bercak Koplik, itu sangat khas untuk campak. Tapi kalau tidak ada, bukan berarti bukan campak,” ujar Adityo.

Oleh sebab itu, pemeriksaan oleh tenaga medis sangat penting untuk memastikan diagnosis.

Salah satu tantangan dalam mendeteksi campak adalah kemiripan gejalanya dengan infeksi virus lain, seperti flu atau infeksi saluran pernapasan atas.

Pada tahap awal, kata Adityo, tubuh belum menunjukkan tanda spesifik. Gejala baru menjadi lebih jelas setelah penyakit berkembang.

“Inilah mengapa dokter tidak hanya melihat gejala, tapi juga mencari tanda klinis. Diagnosis itu kombinasi antara gejala dan tanda,” tambahnya.

Mengenali gejala campak sejak awal sangat penting untuk mencegah penularan dan komplikasi. Campak bukan sekadar penyakit ringan, terutama pada orang dewasa atau individu dengan daya tahan tubuh lemah.

Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, diare berat, hingga gangguan pada sistem saraf.

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala awal, terutama jika mengalami batuk, pilek, dan mata merah secara bersamaan.

“Jangan menunggu ruam muncul. Justru pada fase awal itulah kita bisa mencegah kondisi menjadi lebih berat,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Cinta Untuk Presiden: Ungkapan Hati Siswi SD di NTT Kirim Surat ke Presiden Prabowo Soal Program MBG.

    Surat Cinta Untuk Presiden: Ungkapan Hati Siswi SD di NTT Kirim Surat ke Presiden Prabowo Soal Program MBG.

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebuah surat terbuka dari siswi Sekolah Dasar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menarik perhatian masyarakat Indonesia. Myscha, pelajar kelas 5 SD Compang Ngeles, mempertanyakan nasib Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya sekaligus menyuarakan ketakutannya akan kasus keracunan yang marak terjadi. Dalam surat yang ditulis […]

  • Pemerintah Ungkap Asal Mula Polemik War Tiket Haji

    Pemerintah Ungkap Asal Mula Polemik War Tiket Haji

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati musim haji dalam beberapa waktu dekat ini telah muncul wacana skema baru penyelenggaraan haji berupa “war tiket” muncul ke permukaan yang menjadi perbincangan. Skema tersebut muncul dalam merespons panjangnya antrean haji di Indonesia di tengah terbatasnya kuota. Untuk mengatasi panjangnya antrean haji di Indonesia, pemerintah lewat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) pun […]

  • Kecaman Keras PBB Terhadap Serangan Israel ke Markas Perdamaian di Lebanon

    Kecaman Keras PBB Terhadap Serangan Israel ke Markas Perdamaian di Lebanon

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia datang dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melaporkan ada dua lagi prajurit TNI yang menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) gugur. PBB menyebutkan dua prajurit TNI itu gugur dalam sebuah ledakan di dekat Bani Hayyan di Lebanon selatan. “Ini adalah dua insiden […]

  • Mengenal Ngabuburit Tradisi Menunggu Buka Puasa di Nusantara

    Mengenal Ngabuburit Tradisi Menunggu Buka Puasa di Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu kegiatan yang sudah menjadi tradis turun temurun saat bulan suci ramadhan adalah ngabuburit. Istilah ngabuburit ini merujuk pada kegiatan menunggu waktu berbuka puasa. Seiring berjalannya waktu, ngabuburit berkembang menjadi tradisi sosial ditengah kesibukan masyarakat pada sore harinya, yang mencakup berbagai aktivitas, seperti berburu takjil, berjalan-jalan, hingga mengikuti kajian keagamaan. Dalam sejarah, […]

  • KPK Resmi Tahan Eks Menag RI Yaqut Cholil Qoumas Kasus Korupsi Kuota Haji

    KPK Resmi Tahan Eks Menag RI Yaqut Cholil Qoumas Kasus Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Gus Yaqut Tersangka Kasus Korupsi KUota Haji Mengenakan Rompi Jingga dan diborgol

  • Anggaran Rp 4 T Disiapkan Presiden Prabowo Guna Perbaiki Perlintasan KA Rawan Kecelakaan

    Anggaran Rp 4 T Disiapkan Presiden Prabowo Guna Perbaiki Perlintasan KA Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pascainsiden KRL ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi Timur. Berdasarkan data yang menyebutkan 14 orang meninggal dunia. Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi perlintasan kereta api di Indonesia “Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman belanda sudah berapa puluh tahun. Sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu,” kata […]

expand_less