Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, Kini Vidi Aldiano Tutup Usia

Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, Kini Vidi Aldiano Tutup Usia

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Innalillahi Wa Inailihi Rajiun Kabar duka datang dari dunia musik tanah air, Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3) pukul 16:33 WIB dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya di usia ke-35 tahun. Kabar duka ini langsung diumumkan secara resmi oleh anggota keluarganya.

“Telah wafat anak saya, OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak,” bunyi pengumuman dari pihak keluarga.

Sederet sahabat artis sudah menuliskan ucapan duka cita. Deddy Corbuzier hingga Luna Maya meninggalkan ucapan bela sungkawa lewat media sosial Instagram. Selama ini, Vidi Aldiano diketahui berjuang melawan kanker ginjal. Ia telah menjalani pengobatan hingga ke Singapura dan menunjukkan pergulatannya menghadapi penyakit tersebut selama bertahun-tahun.

“Innalillahi wainailaihi rojiun, selamat jalan Vidi, selamat kembali kepangkuan Allah SWT, InsyaAllah Surga Firdaus tempatmu.” Ungkapan tersebut langsung menarik perhatian warganet yang turut merasakan kehilangan.

Tak hanya itu, penyanyi Rio Febrian juga menyampaikan pesan singkat dalam bahasa Inggris, “Rest in Peace Vidi u’ll be missed :(.

Sementara itu, sejumlah figur publik lain seperti Luna Maya, Kiky Saputri, Mona Ratuliu danlainnya juga ikut menuliskan doa dan emoji tangis sebagai bentuk duka.

Deretan komentar tersebut membuat suasana kolom komentar dipenuhi ungkapan kehilangan dan doa dari rekan-rekan yang pernah bekerja maupun bersahabat dengan Vidi.

Meninggalnya pria kelahiran Jakarta 29 Maret 1990 ini memang sudah diketahui cukup lama berjuang melawan penyakitnya, kanker ginjal.

Sebelumnya diketahui Vidi Aldiano menyampaikan kabar hiatus dari dunia hiburan sejak bulan November 2025. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmennya terhadap kondisi kesehatan dan perkembangan karier ke depan. Vidi sempat mengenang kembali momen pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal enam tahun silam pada Desember 2025 di tengah vakum dari kehidupan sosial.

Menurutnya, banyak perubahan yang terjadi setelah ia menderita penyakit kanker ginjal sejak tahun 2019. Perubahan itu meliputi prioritas hidup hingga sudut pandangnya dalam melihat hal-hal yang terjadi di dunia ini.

Meskipun memberikan rasa sakit pada tubuhnya, pelantun lagu “Status Palsu” itu mengucapkan terima kasih kepada sel kanker di dalam tubuhnya. Ia merasa kanker tersebut telah memberikannya banyak pelajaran hidup.

Profil Singkat Vidi Aldiano

Vidi Aldiano memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano. Ia lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990 dan dikenal sebagai penyanyi serta penulis lagu pop Indonesia. Vidi memulai karier musiknya melalui album debut Pelangi di Malam Hari yang dirilis pada 2008 dan melahirkan sejumlah lagu populer.

Beberapa lagu yang turut mengangkat namanya antara lain Nuansa BeningStatus Palsu, dan Cemburu Menguras Hati. Pada 2019, Suami dari Sheila Dara Aisha ini mengungkapkan dirinya didiagnosis kanker ginjal. Ia kemudian menjalani operasi pengangkatan ginjal serta serangkaian pengobatan untuk mengatasi penyakit tersebut.

Sejak saat itu, Vidi kerap membagikan perjalanan pemulihan kesehatannya kepada publik sekaligus mengampanyekan pentingnya deteksi dini kanker. Meski menghadapi tantangan kesehatan, Vidi tetap aktif berkarya di industri hiburan. Selain bermusik, ia juga dikenal sebagai pembawa acara, aktor, dan pebisnis di sektor kreatif. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekalahan Perdana Setan Merah di 2026, Legenda MU Ini Sebut Perfroma Tim Jauh dari Kata Meyakinkan.

    Kekalahan Perdana Setan Merah di 2026, Legenda MU Ini Sebut Perfroma Tim Jauh dari Kata Meyakinkan.

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – The Red Devils harus mengakui keunggulan tipis The Magpies di St. James Park dalam laga ljutan liga inggris pekan ke-29 pada Kamis (5/3) dini hari dengan kekalahan 2-1 untuk kemenangan tim tuan rumah. Pertandingan berlangsung panas sejak awal dan dipenuhi drama hingga menit akhir. Tim tuan rumah bahkan harus bermain dengan sepuluh orang,Jacob […]

  • Persib Jadi Juara Paruh Musim Usai Menang Laga Kontra Persija

    Persib Jadi Juara Paruh Musim Usai Menang Laga Kontra Persija

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Persib Bandung memastikan diri sebagai juara paruh musim Super League 2025–2026 setelah meraih kemenangan krusial atas rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-0. Kemenangan tersebut diraih dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia yang digelar pada pekan ke-17 Super League 2025–2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026). Pertandingan berlangsung […]

  • Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

    Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kementerian kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi campal nasional dan global dalam konferensi pers secara daring kamis februari lalu. Langkah tersebut diambil guna mewaspadai Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di beberapa wilayah Indonesia. Data nasional mencatat sepanjang tahun 2025 tercatat 63.769 kasus suspek campak, dengan 11.094 terkonfirmasi laboratorium dan […]

  • Trump Kembali Serang Iran Hancurkan Jembatan B1 di Karaj, 13  Korban Tewas dan 95 Luka-Luka, Araghchi: Yang tidak akan pernah pulih adalah kerusakan pada reputasi Amerika,

    Trump Kembali Serang Iran Hancurkan Jembatan B1 di Karaj, 13 Korban Tewas dan 95 Luka-Luka, Araghchi: Yang tidak akan pernah pulih adalah kerusakan pada reputasi Amerika,

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ketegangan Amerika Serikat terhadap Iran semakin lama semakin memanas, belum lama ini Presiden AS< Donald Trump berhasil menghasncurkan salah satu akses penting negara Timur Tengah yaitu Jembatan B-1 yang menghubungkan ibu kota Iran, Teheran, dan Karaj, hancur seketika usai menjadi sasaran dalam dua gelombang serangan rudal milik Amerika Serikat, Kamis waktu setempat. Akibat […]

  • Juragan Rokok Djarum dan Pemilik Como 1907 Meninggal Dunia, Bambang Hartono Berpulang di Usia 86 Tahun

    Juragan Rokok Djarum dan Pemilik Como 1907 Meninggal Dunia, Bambang Hartono Berpulang di Usia 86 Tahun

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Suasana duka menyelimuti GOR Djarum Jati, Kudus, Selasa (24/3). Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada juragan tembakau yang juga pengusaha nasional Bambang Hartono. Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3) di Singapura dalam usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Djarum serta […]

  • 7+2 Pengeluaran Yang Sebaiknya Dihindari Kelas Menengah

    7+2 Pengeluaran Yang Sebaiknya Dihindari Kelas Menengah

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perubahan kondisi ekonomi dalam beberapa tahun terakhir memaksa kelas menengah untuk lebih jujur menilai kondisi keuangannya sendiri. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya hidup yang semakin mahal, serta ketidakpastian pendapatan membuat banyak keputusan belanja lama tidak lagi relevan. Pengeluaran yang dulu terasa wajar kini justru bisa menjadi sumber tekanan finansial jangka panjang. Dalam situasi […]

expand_less