Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kementerian kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi campal nasional dan global dalam konferensi pers secara daring kamis februari lalu. Langkah tersebut diambil guna mewaspadai Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di beberapa wilayah Indonesia.

Data nasional mencatat sepanjang tahun 2025 tercatat 63.769 kasus suspek campak, dengan 11.094 terkonfirmasi laboratorium dan 69 meninggal dunia. sedangkan untuk tahun 2026, hingga memasuki minggu ke-7 tercatat 8.224 kasus suspek campak, 572 terkonfirmasi dan 4 meninggal dunia. Pada periode tersebut telah terjadi 21 KLB suspek campak dan 13 KLB campak terkonfirmasi yang ada di 17 kabupaten/kota pada 11 provinsi.

Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit, dr. Andi Saguni, menegaskan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat menular sehingga memerlukan kewaspadaan dan respons cepat.

“Campak memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi. Karena itu, setiap peningkatan kasus harus direspons dengan cepat melalui surveilans yang kuat dan pelaporan yang tepat waktu,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa penemuan kasus suspek campak pada tahun 2025 meningkat signifikan, yakni 147 persen dibandingkan tahun 2024, sehingga penguatan sistem kewaspadaan dini menjadi prioritas utama.

“Kami terus memperkuat surveilans campak secara nasional, termasuk penyelidikan epidemiologi maksimal 24 jam setelah penemuan kasus dan pelaporan real time melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR),” jelasnya.

Peningkatan kasus campak juga dilaporkan di berbagai kawasan dunia, termasuk Asia Tenggara dan Pasifik Barat, yang turut meningkatkan risiko penularan lintas negara. Indonesia juga menerima notifikasi International Health Regulations (IHR) terkait kasus campak pada warga negara asing asal Australia yang sempat melakukan perjalanan dan tinggal sementara di Indonesia. Seluruh kasus tersebut telah dinyatakan sembuh, dan koordinasi lintas negara terus dilakukan.

Belum lama ini ramai seorang selebgram Ruce Nuenda menjadi sorotan warganet pasca dengan sadar mengunggah Instagram story saat dirinya berolahraga di luar rumah meski sedang sakit campak. Ia juga memperlihatkan foto ruam kemerahan di bagian tangan hingga kaki.


Postingan tersebut mendadak banjir hujatan. Warganet menilai tindakannya berisiko tinggi menularkan penyakit. Dalam Instastorynya, Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf dan mengaku tidak tahu campak merupakan penyakit menular.

“Teman-teman, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya apabila tindakan saya tadi dinilai kurang tepat,” sebut Ruce

“Maaf gaes, nggak tau kalau nular, aku balik,” tambahnya.

Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), campak merupakan salah satu penyakit paling menular di dunia. Penyakit ini menyebar melalui kontak dengan percikan cairan dari hidung atau tenggorokan orang yang terinfeksi, misalnya saat batuk atau bersin, sertamelalui udara yang telah dihirup oleh penderita campak.

Virus campak dapat tetap aktif dan menular di udara atau pada permukaan yang terkontaminasi hingga dua jam. Karena itu, tingkat penularannya sangat tinggi. Satu orang yang terinfeksi campak dapat menularkan penyakit ini kepada hingga 18 orang lain.

Penularan dapat terjadi sejak empat hari sebelum ruam muncul hingga empat hari setelah ruam keluar.

Perlu dicatat, campak bukan sekadar penyakit ruam biasa. Wabah campak dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian, terutama pada anak-anak kecil yang mengalami kekurangan gizi.

Ibu hamil yang terkena campak memiliki kondisi ini dapat berbahaya bagi ibu dan berisiko menyebabkan bayi lahir prematur atau dengan berat badan lahir rendah.

Komplikasi paling sering terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun dan orang dewasa di atas 30 tahun. Risiko lebih tinggi pada anak yang mengalami malnutrisi, terutama yang kekurangan vitamin A atau memiliki sistem kekebalan tubuh lemah akibat HIV atau penyakit lainnya.

Campak sendiri juga melemahkan sistem imun dan dapat membuat tubuh ‘lupa’ cara melindungi diri dari infeksi, sehingga anak menjadi sangat rentan terhadap penyakit lain. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Hujan Es dan Angin Kencang, Malam Takbiran 2026 di Sindangasih dalam Gelap Gulita

    Imbas Hujan Es dan Angin Kencang, Malam Takbiran 2026 di Sindangasih dalam Gelap Gulita

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menjelang 1 Syawal biasanya dinantikan untuk dikumandangkan gema takbir, tetapi sedikit berbeda di tahun 2026 atau 1447 H di Kampung Kandangsapi, Desa Sindangasih, Kabupaten Cianjur pada Jumat (20/3). Menjelang waktu Maghrib cuaca panas dan cerah sedari pagi hingga memasuki waktu sore tadi, berubah menjadi awan gelap dan mendung, tidak lama berselang setelah itu […]

  • Dua Makam Hilang Terbawa Longsor di Batulawang Cianjur, 4 Keluarga Kini Mengungsi

    Dua Makam Hilang Terbawa Longsor di Batulawang Cianjur, 4 Keluarga Kini Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bencana tanah longsor melanda kawasan Kampung Cigombong, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.  Peristiwa tersebut diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan akses transportasi warga setempat lumpuh total.  Laporan sementara yang diterima, material tanah menutupi badan jalan utama sehingga sempat tidak dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki yang hendak […]

  • Menlu RI Sugiono Pastikan TNI di Gaza Tidak Lakukan Operasi Militer

    Menlu RI Sugiono Pastikan TNI di Gaza Tidak Lakukan Operasi Militer

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaslan peranan Indonesia di gaza pasca bergabungnya di Dewan Peramaian (Board of Peace) dibeberapa waktu yang lalu, ia menegaskan bahwa Indonesia belum memberikan dana apapun kepada Dewan Perdamaian (Board of Peace). Sugiono mengakui bahwa salah satu syarat untuk bergabung Board of Peace memang menawarkan calon anggotanya untuk membayar biaya […]

  • 53 Korban Longsor Cisarua KBB Ditemukan, 38 Jenazah Teridentifikasi

    53 Korban Longsor Cisarua KBB Ditemukan, 38 Jenazah Teridentifikasi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Meski terkendala kondisi cuaca di lokasi terdampak longsor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 2 bodypack korban pada Rabu (28/1). Dengan tambahan temuan itu sekaligus penyelarasan data, total bodypack yang berhasil ditemukan sudah mencapai 53. Sebanyak 38 diantaranya sudah teridentifikasi. Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyampaikan […]

  • Indonesia Raya Bergema di Portugal, Pembalap Asal Sleman Sukses Raih Pole Position Dalam Ajang Moto3

    Indonesia Raya Bergema di Portugal, Pembalap Asal Sleman Sukses Raih Pole Position Dalam Ajang Moto3

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kiandra Ramadhipa sukses mengantarkan lagu Indonesia Raya berkumandang di Portugal. Dirinya berhasil menempati posisi pertama di ajang Moto3 Junior World Championship. Pebalap Indonesia Kiandra Ramadhipa (Honda Asia-Dream Racing Junior Team) meraih kemenangan sensasional di ajang Moto3 Junior. Kiandra naik ke podium teratas untuk pertama kalinya sekaligus membuat Indonesia Raya berkumandang di Sirkuit Estoril, […]

  • Antisipasi Travel Dadakan Jelang Mudik Lebaran

    Antisipasi Travel Dadakan Jelang Mudik Lebaran

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Korlantas Polri mulai bersiap melakukan pengamanan jelang periode mudik Hari Raya Idul Fitri 2026. Salah satu aspek yang mendapat perhatian yakni potensi meningkatnya travel dadakan atau angkutan tidak resmi. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, travel dadakan ini memiliki kerawanan penyebab kecelakaan lalu lintas. Sebab, kendaraan yang digunakan tidak melalui uji kelayakan. Akhirnya keselamatan warga bisa […]

expand_less