Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » War Takjil di Pekanbaru, Warga Rela Berdesakkan Demi Menu Idaman

War Takjil di Pekanbaru, Warga Rela Berdesakkan Demi Menu Idaman

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Fenomena war takjil ramadhan 2026 pada sejumlah wilayah di Indonesia masih terus berlanjut, hal ini terlihat di WR Supratman, Pekanbaru setiap sore menjelang waktu berbuka puasa yang mendadak riuh dipadati warga yang memadati pedagang untuk untuk berburu takjil.

Sejak pukul 16.30 WIB, terlihat sudah banyak pengunjung sudah terlihat mengalir. Aroma gorengan yang baru diangkat dari wajan bercampur dengan wangi kolak pisang dan bubur sumsum yang mengepul hangat.

Di beberapa titik, pembeli bahkan harus berdiri berdesakan sambil bersiap membayar lebih dulu agar tidak kalah cepat.

Pembeli saling antre dan bergegas demi mendapatkan menu favorit sebelum kehabisan.

Seperti di lapak Qolbur Angel, dalam hitungan menit puluhan porsi ludes terjual. Pedagang pun tampak kewalahan melayani pembeli yang terus berdatangan tanpa henti.

Lapak ini menyajikan beragam menu takjil dan jajanan tradisional yang menggugah selera. Mulai dari aneka kolak, bubur manis, mie goreng, hingga onde-onde untuk berbuka puasa.

“Alhamdulilah berkah bulan Ramadan, kami jual takjil murah aja mulai dari Rp5 ribu hingga Rp 15 ribu,” ucap Pedagang Qolbur Angel, Enjelia, Senin (23/2).

Salah satu warga Pekanbaru, Dwivayana, mengakui dirinya sengaja datang lebih awal suoaya bisa memilih menu yang diinginkan. Menurutnya, jika membeli takjil mendekati waktu buka puasa, menu favoritnya keburu habis.

“Seru sih war takjil disini kalau tidak cepat, pasti kehabisan. Apalagi sala lauak dan bubur candil itu paling favorit saya, makanya ni rela antre-antrean untuk belanjanya,” ujarnya.

Diungkapkan, bahwa ia hampir setiap tahun datang ke Pasar Ramadan WR Supratman. Hal tersebut karena pilihan takjil di lokasi ini sangat beragam, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan kekinian.

“Di sini saya lihat lengkap. Selain ada jajanan, saya bisa beli makanan berat untuk hidangan rumah dan berbagai minuman segar. Harganya juga masih terjangkau,” ungkap Dwivayana.

Seorang warga lain, Ridho mengaku suasana war takjil menjadi daya tarik tersendiri. Ia merasa momen berburu takjil memberikan pengalaman berbeda dibanding membeli makanan di hari biasa.

“Walaupun penat pulang kerja tapi seru rasanya lihat orang-orang ramai pilih makanan. Ada sensasi tersendiri saat antre dan takut kehabisan. Ini saya langsung beli nasi bakar, gorengan dan es buah untuk berbuka,” katanya.

Lain dengan mereka, Endang, seorang ibu rumah tangga yang datang bersama dua anaknya. Ia sangat senang karena banyak jajanan tradisional yang mengingatkannya pada masa kecil.

“Anak-anak sekarang jadi tahu makanan jadul seperti candil dan lupis. Saya memang sengaja ajak mereka supaya kenal jajanan tradisional,” tuturnya.

Matahri semakin tenggelam, langit semakin menghitam, warga bergegas pulang membawa kantong-kantong yang penuh berisi takjil.

Jalanan yang tadi sempat padat kembali lengang dalam hitungan menit.

War takjil di Pasar Ramadan WR Supratman Pekanbaru bukan sekadar perebutan makanan, melainkan sebuah cerita antusias masyarakat menyambut waktu berbuka puasa ramadhan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Perusahaan Mengadu Ke DPR, Kemenhut Buka Suara Tentang Pencabutan Izin Pascabanjir Sumatra

    7 Perusahaan Mengadu Ke DPR, Kemenhut Buka Suara Tentang Pencabutan Izin Pascabanjir Sumatra

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pencabutan izin berusaha terhadap sederet perusahaan pasca-banjir dan longsor besar Sumatra masih menyisakan sengketa. Sebanyak tujuh perusahaan yang izin pemanfaatan hutannya dicabut oleh pemerintah mengadu ke DPR.  Hal ini terungkap dalam rapat antara Komisi IV DPR dengan Kementerian Kehutanan. “Ada perusahaan-perusahaan yang mengadu, kami minta klarifikasinya saat ini,” kata Wakil Ketua Komisi IV Alex […]

  • Menang Tipis Persija Sikat PSM Makassar

    Menang Tipis Persija Sikat PSM Makassar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 86
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pekan ke-22 Super League musim 2025/2026 mempertemukan tim Ibukota Persija Jakarta melawan PSM Makassar Jumat (20/2) di stadion Jakarta International Stadium (JIS). Persija menang tipis dengan skor akhir 2-1, namun statistik di lapangan menunjukkan tim yang berjuluk macan kemayoran tersebut mendominasi laga sejak peluit babak pertama dibunyikan, data menyebutkan penguasaan bola mencapai 59 […]

  • Bahas Solusi Beras Pecah, Menperin Sarmuji Langsung Kontak Kantor Mentan Amran Sulaiman

    Bahas Solusi Beras Pecah, Menperin Sarmuji Langsung Kontak Kantor Mentan Amran Sulaiman

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) mengenai kebutuhan industri akan bahan baku berupa beras pecah. Hal itu disampaikannya usai menerima audiensi dengan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman. Menperin didampingi oleh Plt. Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika. […]

  • Resiko Penularan Campak Masyarakat Diimbau Memanfaatkan Imunisasi, Ketua IDAI: Itu Bukan Penyakit Sepele

    Resiko Penularan Campak Masyarakat Diimbau Memanfaatkan Imunisasi, Ketua IDAI: Itu Bukan Penyakit Sepele

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 71
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Penyakit Campak masih ditemukan di masyarakat dan berpotensi membahayakan. Infeksi ini disebabkan oleh virus yang sangat mudah menular melalui udara maupun kontak dekat antarindividu, sehingga penyebarannya sulit dikendalikan jika tidak diwaspadai sejak dini. Di kalangan masyarakat Makassar, campak atau morbili dikenal dengan sebutan “sarampa”. Pada tahap awal, gejala penyakit ini kerap disalahartikan sebagai […]

  • Masjidil Haram Kembali Wajibkan Kain Ihram di Area Mataf

    Masjidil Haram Kembali Wajibkan Kain Ihram di Area Mataf

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 75
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aturan yang mewajibkan penggunaan kain ihram bagi jamaah pria di area Mataf di Masjidil Haram kembali diberlakukan mulai hari ini, Minggu (14/6). Itu setelah selama 18 hari sejak 10 Zulhijjah 1447 Hijriah atau 27 Mei lalu, otoritas Masjidil Haram membebaskan jamaah pria untuk mengenakan pakaian berjahit di area Mataf. Pemberlakuan kembali wajib ihram […]

  • Debut Herdman FIFA Series 2026, Jadwal Pertandingan dan Persiapan Timnas Garuda

    Debut Herdman FIFA Series 2026, Jadwal Pertandingan dan Persiapan Timnas Garuda

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pada ajang yang diselenggarakan 27 Maret mendatang, timnas Indonesia dijadwalkan akan menjamu St. Kitts and Nevis dalam FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (27/3). Fakta menarik dari FIFA Series 2026 menjadi ajang uji coba internasional dengan format semifinal dan final. Timnas Indonesia menjadi satu-satunya wakil dari Asia […]

expand_less