2 Orang Dikabarkan Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Mi 17V5 Dalam Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan Helikopter Mi 17V5 di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Rabu (4/11) bertambah menjadi 2 orang. Kedua jenazah korban sudah dievakuasi.

Melalui keterangan resmi pada Kamis (5/12), TNI AD mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi di tengah operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
”Segera setelah terjadinya kecelakaan sekitar pukul 11.18 WIB, TNI AD dibantu tim gabungan mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi melalui jalur udara dan laut,” bunyi keterangan resmi tersebut.
TNI AD menegaskan bahwa operasi penyelamatan tersebut diprioritaskan untuk memastikan seluruh personel mendapatkan pertolongan secepatnya.
Dari 8 orang personel on board, 2 diantaranya meninggal dunia. ”Yaitu Mayor CPN Dudi dan Lettu CPN Hafiz. Jenazah keduanya telah dievakuasi ke RSUD Kuala Pembuang,” ungkap TNI AD.

Sementara itu, satu orang kru lainnya bernama Serda Heri belum dapat dievakuasi karena kondisi air sedang pasang. Khusus lima korban selamat, mereka tengah menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang.
Mereka terdiri atas Kapten CPN Febri, Letda CPN Fercis, Pratu Gilang, Serka Kadiya, dan Kapten CPN Suganda. Sebelum mengalami kecelakaan, Helikopter Mi 17V5 lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang.
”Untuk melaksanakan misi pemadaman Karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing,” terang Angkatan Darat.
TNI AD menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja yang terjadi saat pelaksanaan tugas operasi pemadaman karhutla. Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar