Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketua DPP PDI-P Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

Ketua DPP PDI-P Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Ketua DPP PDI-P sekaligus mantan capres 2024 Ganjar Pranowo mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.

Hal tersebut Ganjar sampaikan melalui akun resmi X-nya pada Selasa (20/10/2026).

Dalam video tersebut, Ganjar tampak berbicara dengan dikelilingi kabut asap.

“Umumkan karhutla sebagai bencana nasional,” tulis Ganjar, dikutip Rabu (21/10/2026).

Kemudian, Ganjar mendorong Prabowo melakukan mobilisasi sumber daya secara maksimal.

Dia menyebut pemerintah harus menerjunkan lebih banyak orang terlatih, dan mengkonversi peralatan transportasi darat, laut, udara menjadi alat bantu pemadaman secara masif dan terkoordinasi dengan baik.

“Refocusing anggaran. Alihkan sementara waktu anggaran program berdana besar untuk bencana nasional karhutla ini. Untuk apa saja? Selain pemadaman, juga untuk membantu ekonomi warga terdampak, bantuan sosial bagi warga, pedagang, dan UMKM misalnya,” tuturnya.

“Pemerintah juga sebaiknya menanggung biaya pengobatan warga terdampak, mendistribusikan masker, oksigen dan kebutuhan lainnya untuk warga,” sambung Ganjar.

Selanjutnya, Ganjar menyarankan agar sekolah diliburkan jika suatu wilayah dikepung asap karhutla. Dia menyebut anak-anak tetap bisa belajar dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) demi keselamatan dan kesehatan mereka.

Sementara itu, Ganjar juga meminta agar pejabat terkait berkantor di sekitar lokasi karhutla, supaya tahu bagaimana hidup dikepung asap.

“Kerahkan seluruh pejabat terkait untuk ngantor di wilayah karhutla. Dengan merasakan sendiri sesaknya bernafas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan,” imbuh Ganjar.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Moment Perbaikkan Posisi Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    Moment Perbaikkan Posisi Peringkat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi BIma
    • visibility 67
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ajang FIFA Series 2026 menjadi momentum yang tepat bagi tim nasional Indonesia untuk memperbaiki posisi dalam peringkat dunia FIFA. Turnamen ini akan memberikan tantangan berbeda bagi skuad Garuda. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan bahwa ajang FIFA Series 2026 sangat penting bagi Indonesia. Pertandingan berstatus resmi internasional ini dapat memperbaiki posisi dalam peringkat […]

  • Viral! Siswi Di Sumedang Diculik Gurunya Sendiri

    Viral! Siswi Di Sumedang Diculik Gurunya Sendiri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seorang siswi kelas 6 SD di Kabupaten Sumedang telah mengalami pengalaman kurang menyenangkan setelah dirinya menjadi korban pemerkosaan dan penculikan seorang oknum guru honorer. Beruntungnya oelaku berinisial IM (35) kini sudah ditangkap polisi dan kejadian ini sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Sumedang. Dalam laporannya, IM yang merupakan guru honorer sudah ditahan di Mapolres […]

  • Profil Adik Kepala BNPB Suharyanto, Bima Setyawan yang Kini Jadi Tersangka KPK

    Profil Adik Kepala BNPB Suharyanto, Bima Setyawan yang Kini Jadi Tersangka KPK

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Nama Bima Setyawan menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa terkait Dana Siap Pakai kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bima menarik perhatian publik karena diketahui merupakan adik kandung Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto. Selain memiliki hubungan keluarga dengan pimpinan […]

  • 7 Sifat Alami Manusia: Kunci Mengenali Diri dan Orang Lain

    7 Sifat Alami Manusia: Kunci Mengenali Diri dan Orang Lain

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Setiap individu memiliki pola pikir, perasaan, dan perilaku yang unik, membentuk apa yang kita sebut sebagai kepribadian. Memahami sifat-sifat dasar manusia tidak hanya membantu individu mengenal diri sendiri, tetapi juga dalam berinteraksi dengan orang lain secara lebih efektif. Dalam psikologi, ada beberapa model untuk mengklasifikasikan sifat-sifat ini, dengan model Lima Besar (Big Five) […]

  • Jalan Lenteng Agung Amblas, Warga Dipaksa Menggunakan Satu Jalan

    Jalan Lenteng Agung Amblas, Warga Dipaksa Menggunakan Satu Jalan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Akibat jalan amblas berdampak pada di sekitar bus stop TransJakarta SMAN 109 Jakarta telah terjadi kemacetan tidak terhindarkan terjadi di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sejak pukul 09.00 WIB, terlihat jalanan padat merayap dari Jalan Lontar menuju Lenteng Agung Raya arah Depok atau Universitas Indonesia (UI). Sejumlah pengguna motor nampak menyalip […]

  • Masinis KA Argo Bromo Anggrek Tersangka Tabrakan KRL, Ini Dasarnya

    Masinis KA Argo Bromo Anggrek Tersangka Tabrakan KRL, Ini Dasarnya

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Polda Metro Jaya menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN sebagai tersangka dalam kasus tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL TM6000 di Stasiun Bekasi Timur pada (27/4/2026). Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Anom Danujaya mengungkapkan alasan menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebagai tersangka. “Berdasarkan alat bukti yang […]

expand_less