Pemprov Jabar Sambut Positif Kelanjutan Pembangunan Jalan Tol Bocimi Usai Disetujui Presiden
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menyetujui kelanjutan pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Tol Bocimi) hingga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan dukungan penuh terhadap proyek yang masuk dalam daftar proyek strategis nasional (PSN) tersebut. Saat ditanya wartawan mengenai sikap Pemprov Jabar terhadap rencana penyambungan Tol Bocimi hingga Padalarang,
Dedi menjawab singkat. “Setuju. Sangat setuju,” kata KDM, Senin (3/8/2026).
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman menjelaskan bahwa aspek teknis pembangunan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
“Sebaiknya konfirmasi teknis ke Kementerian PU,” ujar Herman.
Menurut Herman, peran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam proyek tersebut berada pada proses penetapan lokasi serta pembebasan lahan.
“Pembebasan lahannya kemungkinan diusulkan ke Lembaga Manajemen Aset Negara [LMAN] karena termasuk sebagai salah satu proyek strategis nasional,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan tol tersebut direncanakan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).
“Untuk pelaksanaannya menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha,” tambah Herman.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyetujui kelanjutan pembangunan Jalan Tol Bocimi hingga Padalarang dengan dukungan anggaran sebesar Rp7,7 triliun.
Proyek tersebut masuk dalam daftar PSN sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025. Regulasi tersebut juga mengharuskan penanggung jawab proyek menyampaikan evaluasi apabila pelaksanaan pembangunan tidak berjalan sesuai target waktu.
Tol Ciawi-Sukabumi-Ciranjang-Padalarang yang direncanakan pemerintah memiliki panjang total sekitar 115 kilometer.
Sementara itu, ruas baru yang akan menghubungkan Sukabumi-Ciranjang-Padalarang diperkirakan sepanjang 56,6 kilometer sehingga nantinya akan menghubungkan Tol Bocimi dengan Tol Padaleunyi di kawasan Padalarang,
Kabupaten Bandung Barat. Apabila terealisasi, proyek ini akan menjadi jalur alternatif baru menuju Bandung selain Tol Cipularang.
Kehadirannya diharapkan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Bogor dan Sukabumi menuju Bandung Raya, memperlancar distribusi logistik, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sukabumi, Cianjur, hingga Bandung Barat. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar