Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Desak Pemerintah Segera Evaluasi Fenomena Maraknya SD Negeri Kekurangan Peserta Didik

DPR Desak Pemerintah Segera Evaluasi Fenomena Maraknya SD Negeri Kekurangan Peserta Didik

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Memasuki dunia sekolah sudah seharusnya menjadi waktu berarti bagi anak-anak, namun ternyata di lapangan masih ditemukan persoalan yang ternyata tidak mudah,yakni sekolah yang kekurangan muridnya.

Menyikapi hal itu Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera mengevaluasi fenomena banyaknya sekolah dasar (SD) negeri yang kekurangan murid pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alarm bagi pemerintah untuk menata kembali layanan pendidikan dasar nasional.

“Munculnya sejumlah sekolah dasar negeri yang tidak memperoleh siswa baru di berbagai daerah harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali peta layanan pendidikan dasar nasional,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

Fenomena kekurangan murid terjadi di sejumlah daerah. Di Kota Semarang, misalnya, sejumlah SD negeri hanya memperoleh kurang dari 10 pendaftar.

Di Kota Solo, Dinas Pendidikan mencatat sedikitnya delapan SD negeri kekurangan murid setelah pelaksanaan SPMB.

Sementara itu, di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat 13 SD negeri dan swasta yang tidak memperoleh satu pun murid baru. Sebanyak 427 sekolah lainnya juga belum memenuhi kuota penerimaan siswa.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Temanggung, di mana 35 SD negeri hanya menerima maksimal lima murid baru dan satu sekolah tidak memperoleh murid sama sekali.

Di Kabupaten Sragen, sebanyak 166 SD juga mengalami kekurangan murid dengan jumlah siswa baru di bawah 10 orang.

Puan meminta pemerintah melakukan kajian menyeluruh untuk mengetahui apakah fenomena tersebut merupakan persoalan nasional atau hanya terjadi di daerah tertentu.

“Apakah memang ini merupakan gejala umum yang terjadi secara nasional, atau hanya bersifat kasuistis di beberapa daerah. Identifikasi masalah diperlukan agar penanganannya sesuai dengan kondisi yang terjadi,” ujarnya.

Menurut Puan, jika persoalan tersebut hanya terjadi di wilayah tertentu, pemerintah dapat menyiapkan solusi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah. Namun apabila terjadi secara nasional, penyelesaiannya tidak cukup hanya dengan menutup atau menggabungkan sekolah.

“Karena ini menyangkut tanggung jawab negara dalam menjamin setiap anak memperoleh pendidikan dasar yang mudah dijangkau, berkualitas, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Puan menilai sekolah yang kekurangan murid dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari menurunnya angka kelahiran, perpindahan penduduk, distribusi sekolah yang tidak lagi sesuai dengan perkembangan permukiman, hingga berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas sekolah negeri.

Karena itu, ia meminta pemerintah menyusun peta kebutuhan satuan pendidikan berbasis desa dan kecamatan dengan mengintegrasikan data jumlah anak usia sekolah, tren kelahiran, perkembangan permukiman, kapasitas sekolah, jarak tempuh, kondisi geografis, serta proyeksi penduduk dalam 10 tahun ke depan.

Menurutnya, peta tersebut harus menjadi dasar dalam menentukan sekolah yang perlu direvitalisasi, dikembangkan sebagai sekolah rujukan, digabungkan, atau tetap dipertahankan karena memiliki fungsi strategis bagi akses pendidikan.

Puan juga mengingatkan agar kebijakan efisiensi tidak mengorbankan hak anak untuk memperoleh pendidikan.

“Apabila penggabungan sekolah menjadi pilihan, pemerintah wajib memastikan tersedia transportasi sekolah yang aman, waktu tempuh yang wajar, kesiapan sekolah penerima, serta jaminan bahwa anak dari keluarga rentan tidak putus sekolah karena lokasi pendidikan menjadi lebih jauh,” ujarnya.

Selain penataan sekolah, Puan menilai pemerintah perlu meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui perbaikan mutu pembelajaran, penguatan pendidikan karakter dan keagamaan, peningkatan kompetensi guru, keamanan lingkungan sekolah, serta komunikasi dengan orang tua.

“Negara tidak dapat meminta masyarakat memilih sekolah negeri tanpa memastikan sekolah tersebut benar-benar menawarkan layanan yang dipercaya dan dibutuhkan keluarga,” katanya.

Puan menegaskan DPR akan mengawal penataan sekolah dasar agar menjadi bagian dari reformasi layanan pendidikan, bukan sekadar pengurangan jumlah satuan pendidikan.

“Ukuran keberhasilannya bukan berapa banyak sekolah yang digabung, melainkan apakah setiap anak tetap memiliki akses yang mudah dan memperoleh pendidikan dasar dengan mutu yang lebih baik,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Berhari Raya Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

    Panduan Berhari Raya Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati momentum hari raya idul fitri, sebagai musim hendaknya memperhatikan dirinya dalam melaksanakan ibadah bulan syawal tersebut. Secara bahasa, ‘Ied ialah sesuatu yang kembali dan berulang-ulang. Sesuatu yang biasa datang dan kembali dari satu tempat atau waktu. Kemudian dinamakan ‘Ied, karena Allah kembali memberikan kebaikan dengan berbuka, setelah kita berpuasa dan membayar zakat […]

  • AMORA 2026: Langkah Strategis LPMB UNAIR Siapkan Duta SDGs di Era Ai

    AMORA 2026: Langkah Strategis LPMB UNAIR Siapkan Duta SDGs di Era Ai

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah masifnya gempuran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), batasan antara inovasi dan manipulasi kini kian menipis. Realitas digital hari ini membuktikan bahwa AI tidak lagi sekadar menjadi alat bantu mahasiswa, melainkan sebuah alat yang bisa menjebak penggunanya dalam bias informasi yang fatal. Menyikapi urgensi tersebut, Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Universitas Airlangga menginisiasi […]

  • Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi 7.6 M, Ada Tsunami Kecil di Halmahera Barat Ini Penjelasan BMKG

    Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi 7.6 M, Ada Tsunami Kecil di Halmahera Barat Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masyarakat yang berada di Sulawesi Utara diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaannya mengingat pada Kamis (2/4) telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan gelombang 7,6 M dan berpotensi Tsunami. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan analisis terkait gempa magnitudo (M) 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut). Gempa tersebut tergolong gempa dangkal. […]

  • Heboh Fenomena Lagu Mas Bahlil Ganteng, Antara Sindiran atau Candaan Terhadap Menteri ESDM

    Heboh Fenomena Lagu Mas Bahlil Ganteng, Antara Sindiran atau Candaan Terhadap Menteri ESDM

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan lagu dengan berbasis Artificial Intelegence (Ai) yang turut membawa nama menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dengan alunan musik jazz yang cukup ramah sehingga mudah diterima masyakarat dari berragam usia, liriknya yang sederhana dan menggelitik, lagu tersebut terbukti dengan mudah menjadi tren di tengah masyarakat, […]

  • Persaingan Klub Liga Inggris Semakin Panas, Arsenal Unggul Tipis 1-0 Lawan Newcastle

    Persaingan Klub Liga Inggris Semakin Panas, Arsenal Unggul Tipis 1-0 Lawan Newcastle

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Persaingan klub liga premier inggris untuk memperebutkan gelar juara ditanah britania raya itu terbukti masih panas, hal ini yang terlihat dipersaingan anatara Arsenal dengan Manchester City, adapun kedua tim kebanggaan itu sama-sama mengantongi tiga angka penuh pada Sabtu (25/4/2026). Arsenal berhasil kembali ke jalur kemenangan dengan tiga poin atas Newcastle United. Gol Eberechi […]

  • KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek Ringsek Usai Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

    KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek Ringsek Usai Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA. NEWS – Peristiwa tragis telah menimpa Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta mengatakan gangguan tersebut terjadi pada pukul 20:52 WIB. Adapun gangguan tersebut terjadi akibat peristiwa tertempelnya PLB 5568A (CL KPB-CKR) oleh […]

expand_less