PMI Asal Cianjur Pulang Ke Tanah Air Dengan Proses Panjang dan Penuh Tantangan
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Kepulangan Ai Juariah (43) ke tanah air melewati proses panjang dan penuh tantangan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Babakan Turuy, Desa Sukawangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, akhirnya kembali ke kampung halamannya.
Perempuan yang sempat viral di media sosial karena meminta pertolongan dari Libya dalam kondisi bersimbah darah itu disambut Pemerintah Kabupaten Cianjur di Pendopo Bupati Cianjur, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Sebelumnya, Ai Juariah berhasil dipulangkan ke Indonesia pada Minggu (12/7/2026) melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Pengalaman tersebut membuat Ai memutuskan untuk meminta dipulangkan ke Indonesia. Berkat bantuan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Luar Negeri, KBRI di Libya, Pemerintah Kabupaten Cianjur, dan berbagai pihak lain ia akhirnya berhasil kembali ke kampung halamannya dengan selamat.
Kini, Ai berharap kisah yang dialaminya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya warga Cianjur yang ingin bekerja ke luar negeri.
“Saya berharap tidak ada lagi yang mengalami seperti saya. Jangan mudah percaya dengan bujuk rayu sponsor yang memberangkatkan pekerja secara tidak prosedural. Kalau ingin bekerja ke luar negeri, pastikan melalui jalur resmi agar mendapat perlindungan,” tutupnya, saat menjelaskan dirinya selama bekerja disana.
Kepulangannya menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga sekaligus menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia.
Pada acara penyambutan di Pendopo tersebut dihadiri Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG., Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur Denny Widya Lesmana, S.STP., M.Ec.Dev., Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat AKBP Singgih Hermawan, S.I.K., M.A.P., Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas P3AKB, serta unsur terkait lainnya.
Momentum tersebut menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada warganya yang mengalami permasalahan saat bekerja di luar negeri.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Denny Widya Lesmana, mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan Ai Juariah yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat luas setelah videonya meminta pertolongan dari Libya tersebar di media sosial.
Menurutnya, keberhasilan pemulangan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, BP3MI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta berbagai pihak yang bergerak cepat menangani kasus tersebut.
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar