Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kepala BGN Nanik S Deyang Bantah Laporan Tumbangnya Ratusan SPPG Dari Aceh Hingga Jawa Tengah Akibat Dana MBG Tak Kunjung Cair

Kepala BGN Nanik S Deyang Bantah Laporan Tumbangnya Ratusan SPPG Dari Aceh Hingga Jawa Tengah Akibat Dana MBG Tak Kunjung Cair

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pekerjaan rumah tengah menanti kepala BGN Nanik S Deyang dalam menjalankan program MBG, pasalnya dilaporkan ada ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Aceh, Batam, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga NTB berhenti melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Senin (8/6) kemarin.

Sebanyak 7 SPPG di Banda Aceh berhenti menyediakan MBG karena dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat belum diterima oleh pengelola dapur.

Koordinator SPPG Wilayah Banda Aceh, Muhammad Reza mengatakan dana yang digunakan untuk menjalankan aktivitas dapur telah habis. Sementara dana pengganti yang biasanya dikirim secara berkala belum masuk ke rekening pengelola.

“Saldo dana belum dikirim, jadi dana utama yang dipakai untuk melaksanakan operasional dapur itu sudah tidak ada. Saat ini mereka masih menunggu top up dana dari BGN pusat,” kata Reza kepada wartawan, Senin (8/6).

Menurut Reza, dari total 37 dapur MBG yang beroperasi di Banda Aceh, hanya tujuh dapur yang terdampak dan terpaksa menghentikan layanan. Sementara dapur lainnya masih dapat beroperasi karena memiliki sisa dana untuk menutupi kebutuhan operasional harian.

Sementara itu, lebih dari 50 dapur SPPG di wilayah Batam, Kepulauan Riau juga berhenti beroperasi dengan alasan yang sama.

“Terkait berhentinya operasional beberapa SPPG memang terjadi mulai hari ini, hal ini dikarenakan belum turunnya anggaran operasional untuk SPPG,” ujar Koordinator MBG wilayah Batam, Defri Fernaldi.

Defri mengatakan SPPG baru bisa beroperasi ketika anggaran dari APBN sudah masuk kedalam virtual akun (VA) SPPG. Ia menyebut SPPG dilarang beroperasi jika anggaran tersebut belum masuk dan juga dilarang menggunakan dana talangan dari mitra.

“Informasi tambahan yang kami terima adalah sppg yang belum mendapatkan anggaran, akan dilakukan top up hari ini, Senin (8/6) dari tim keuangan dan KPPN dan akan mulai operasional kembali setelah anggaran tersebut masuk ke dalam VA,” jelasnya.
Hal serupa dialami ratusan SPPG di NTB, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Di NTB, sebanyak 195 dapur SPPG berhenti beroperasi sementara sambil menunggu pencairan dana MBG ke rekening pengelola.

Akibat anggaran tersendat, ratusan ribu penerima manfaat terpaksa gigit jari karena tidak menerima distribusi makanan seperti biasanya. BGN Regional NTB memastikan kendala ini murni masalah teknis pencairan anggaran dari pusat.

“Jadi memang tidak operasionalnya itu menunggu pencairan dana. Hari ini ada pencairan lagi, nanti berprogres, nanti hari ini ada pencairan lagi, nanti akan segera, kami optimalkan semua,” kata Kepala BGN Regional NTB, Eko Prasetyo, saat dikonfirmasi detikcom, Senin.

Di Solo, 20 SPPG tak beroperasi karena masalah yang sama. Hal serupa dialami 31 SPPG di Brebes. Ribuan siswa penerima manfaat terkena dampaknya.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Brebes, Arya Dewa Nugroho membenarkan hal tersebut. Data BGN Kabupaten Brebes menyebut, secara keseluruhan ada 50 SPPG dari 182 yang berhenti operasi.

Dari 50 SPPG itu, 31 di antaranya berhenti karena terkendala proses administrasi membuat pencairan dana tertunda. Sedangkan untuk 19 SPPG lainnya berhenti karena terkena suspend.

“Ada 50 SPPG yang berhenti sementara. Sebanyak 31 karena dana belum cair karena keterlambatan pencairan dari pejabat pembuat komitmen (PPK). Kalau 19 SPPG lainnya sedang suspend,” jelas Arya kepada detikJateng via pesan WhatsApp, Senin.

Kasus serupa juga dialami SPPG di Majalengka dan Cirebon, Jawa Barat.

Menanggapi hal itu Kepala BGN Nanik S Deyang membantah isu penyaluran dana program MBG terhambat atau dihentikan. Menurutnya pencairan dana untuk operasional program telah dilakukan sejak Jumat (5/6) lalu dan kembali dilanjutkan pada awal pekan ini.

Nanik mengatakan sebagian informasi yang beredar terkait kendala penyaluran dana MBG tidak sepenuhnya benar.

“Sebagian dari hoaks. Semua sudah dicairkan dari mulai Jumat,” kata Nanik usai pelantikannya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6).

Nanik mengatakan proses pencairan memang berlangsung bertahap. Sebagian dana telah dicairkan pada Jumat (5/6) lalu, sementara pencairan berikutnya dilakukan pada hari ini, Senin (8/6).

“Jadi memang ada beberapa yang apa namanya yang Jumat itu sudah dicairkan, yang Senin ini juga dicairkan,” ujarnya.
Menurut Nanik, BGN juga menerima laporan adanya pencairan anggaran dalam jumlah besar pada hari yang sama.

“Tadi kalau tidak salah kami dapat laporan Rp5 triliun ya dicairkan hari ini,” kata Nanik.

Ia menegaskan persoalan yang terjadi lebih bersifat administratif dan teknis, bukan karena adanya penghentian pendanaan program MBG.

“Jadi tidak ada masalah, masalah teknis saja,” ujarnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SAH! Hakim Putuskan Bebas Delpedro Marhaen  dari Kasus Demo Agustus 2025

    SAH! Hakim Putuskan Bebas Delpedro Marhaen dari Kasus Demo Agustus 2025

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, serta beberapa orang lainnya divonis bebas dari kasus dugaan penghasutan pada demonstrasi Agustus 2025. Selain Delpedro, tiga terdakwa lainnya yang divonis bebas adalah staf Lokataru, Muzaffar Salim; admin Gejayan Memanggil, Syahdan Husein, dan; admin Aliansi Mahasiswa Penggugat, Khariq Anhar. Dalam sidang putusan Majelis Hakim yang digelar di […]

  • BAZNAZ  Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 2026, Sebesar Rp 50 Ribu

    BAZNAZ Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 2026, Sebesar Rp 50 Ribu

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium.  Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, penetapan tersebut dilakukan setelah melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan perkembangan harga beras di berbagai wilayah Indonesia. “Setelah […]

  • Pemprov NTB Berkomitmen Ubah Pelabuhan Bangsal ke Kawasan Transportasi Modern dan Ramah Wisatawan

    Pemprov NTB Berkomitmen Ubah Pelabuhan Bangsal ke Kawasan Transportasi Modern dan Ramah Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Pelabuhan Bangsal di Kabupaten Lombok Utara. Kawasan yang menjadi salah satu pintu utama menuju tiga gili tersebut direncanakan menjadi kawasan transportasi modern yang terintegrasi dengan pusat layanan wisata dan UMKM. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Ervan Anwar mengatakan, penataan dilakukan […]

  • Heboh! 53 Anak Jadi Korban Kekerasan Fisik dan Verbal di Day Care Yogyakarta

    Heboh! 53 Anak Jadi Korban Kekerasan Fisik dan Verbal di Day Care Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Berbicara Yogyakarta sudah lama dikenal sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia, yang seharusnya mampu memberikan ilmu dan keteladanan yang baik, namun belum lama ini masyarakat Yogyakarta dihebohkan dengan munculnya kekerasan yang dialami 53 anak yang diduga menjadi korban kekerasan fisik dan verbal di daycare Little Aresha di Yogyakarta. Sejumlah anak bahkan diduga […]

  • RESMI! Harga BBM Hari Ini 1 April 2026, Pertamax hingga Dexlite

    RESMI! Harga BBM Hari Ini 1 April 2026, Pertamax hingga Dexlite

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina tidak mengalami kenaikan pada 1 April 2026. Kepastian ini disampaikan setelah adanya koordinasi antara pemerintah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta pihak Pertamina. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Meski harga minyak […]

  • Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi XIII DPR RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) DPR RI terus memperdalam pembahasan terkait perlindungan perempuan dan kepastian hukum dalam perkara lintas negara. Khususnya dalam kasus perkawinan campur antara warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA). Pansus tersebut telah menggelar Rapat Dengar […]

expand_less