Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kualitas Udara Tangerang Selatan Terburuk di Indonesia Pagi Ini

Kualitas Udara Tangerang Selatan Terburuk di Indonesia Pagi Ini

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kualitas udara yang baiki akan menambah suplai oksigen yang dihirup manusia dalam memulai aktivitasnya, dengan udara bersih tentunya meningkatkan produktivitas, sebaliknya kualitas buruk akan sangat mempengaruhi kegiatan tersebut.

Dilaporkan Kualitas udara Tangerang Selatan dan sejumlah wilayah tterpantau tidak sehat pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.20 WIB, poin AQI wilayah-wilayah mencapai lebih dari 150 atau termasuk dalam kategori kualitas udara tidak sehat.

Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.

“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip pada Rabu (20/5).

IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.

Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Berikut daftar lima wilayah di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:

-Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 157 atau dalam kategori tidak sehat.

-Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 193 atau dalam kategori tidak sehat.

-Tangerang, Banten, dengan poin AQI 171 atau dalam kategori tidak sehat.

-Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 167 atau dalam kategori tidak sehat. Jakarta, dengan poin AQI 157 atau dalam kategori tidak sehat.

-Badung, Bali, dengan poin AQI 112 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif

Sementara itu, Kota Pekanbaru di Riau memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 50. Kota Palangka Raya di Kalimantan Tengah menyusul di urutan kedua dengan poin AQI 54, namun masuk kategori kualitas udara sedang.


Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik pagi ini adalah Auckland di Selandia Baru dengan poin AQI 9.


Berikutnya ada Milan di Italia dengan poin AQI 11 dan Lisbon di Portugal dengan poin AQI 13. Kota-kota besar itu masuk dalam kategori kualitas udara baik. Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut,

Riyadh di Arab Saudi menjadi kota besar dunia dengan kualitas udara terburuk di dunia pagi ini.
Kemudian tak hanya masuk daftar nasional, Jakarta juga masuk jajaran kota besar dengan polusi udara terburuk. Berikut daftarnya:

-Riyadh, Arab Saudi, dengan poin AQI 264 atau dalam kategori sangat tidak sehat.

-Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 201 atau dalam kategori sangat tidak sehat.

-Kuwait City, Kuwait, dengan poin AQI 190 atau dalam kategori tidak sehat.

-Johannesburg, Afrika Selatan, dengan poin AQI 169 atau dalam kategori tidak sehat.

-Delhi, India, dengan poin AQI 157 atau dalam kategori tidak sehat.

Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150

Adapun kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji PPPK Paruh Waktu Masalah Serius

    Gaji PPPK Paruh Waktu Masalah Serius

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menanggapi viral guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang, Jawa Barat menerima gaji sangat tak layak. Diketahui bahwa gaji kotor mereka Rp55.000. Setelah dipotong iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp35.000, gaji bersih guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang tersisa Rp15.000. Nominal itu yang masuk ke rekening. Gus Khozin mengatakan gaji PPPK […]

  • Iran Kirim Belasan Juta Barel Minyak Ke China Lewat Selat Hormuz

    Iran Kirim Belasan Juta Barel Minyak Ke China Lewat Selat Hormuz

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Iran terpantau masih terus mengirimkan minyak mentah skala besar ke China melalui Selat Hormuz sejak meletusnya perang teluk itu pada akhir februari 2026 lalu. Selat Hormuz diketahui merupakan jalur perairan sempit yang sangat penting bagi perdagangan energi global. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia dikirim melalui selat ini. Hal ini terjadi di […]

  • Parah! Seorang Mahasiswi di NTT Korban Pelecehan Seksual Dosennya, Polisi Ungkap Modus Tugas Kuliah

    Parah! Seorang Mahasiswi di NTT Korban Pelecehan Seksual Dosennya, Polisi Ungkap Modus Tugas Kuliah

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus pelecehan seksual kembali mencuat ke publik, kali ini dilakukan seorang dosen kepada mahasiswinya dengan modus pemberian tugas kuliah. Dosen Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) berinisial RAL dilaporkan ke polisi atas dugaaan pelecehan terhadap mahasiswi, JMS (20). Dugaan pelecehan seksual itu terjadi di rumah RAL di Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara […]

  • KPK Temukan Sejumlah Uang Saat Geledah Rumah Ono Surono, Sahali Ungkap Ada Kejanggalan

    KPK Temukan Sejumlah Uang Saat Geledah Rumah Ono Surono, Sahali Ungkap Ada Kejanggalan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rangkaian penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang berlokasi di Bandung dan Indramayu,Penggeledahan sudah dimulai sejak Rabu (1/4) dan Kamis (2/4). Penggeledahan tersebut dilakukan KPK terkait dengan kasus dugaan suap ijon di Pemkab Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Juru Bicara […]

  • Tembus Rp228 Ribu, Harga LPG 12 Kg Naik Perdana Sejak 2023

    Tembus Rp228 Ribu, Harga LPG 12 Kg Naik Perdana Sejak 2023

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi ukuran 12 kg dari Rp 192 ribu per tabung menjadi Rp 228 ribu per tabung. Kenaikan harga LPG ini merupakan yang pertama sejak 2023. Dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, harga Rp 228 ribu untuk LPG 12 kg berlaku di Jakarta, […]

  • Apresiasi DPR RI Kepada Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM di Tengah Lonjakan Garga Minyak Mentah Global

    Apresiasi DPR RI Kepada Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM di Tengah Lonjakan Garga Minyak Mentah Global

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah kelonjakan harga minyak mentah di belahan dunia akibat ketegangan konflik yang terjadi di timur tengahm Pemerintah mengambil langkah tegas dengan tidak menaikkan harga minyak tersebut. Atas upaya yang diambil pemerintah tersebut DPR mengapresiasi pemerintah yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun nonsubsidi. DPR juga mengapresiasi pemerintah yang telah mendengarkan […]

expand_less