Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Awas Tertipu! Ini Cara Mengenal 3 Gejala Awal Campak

Awas Tertipu! Ini Cara Mengenal 3 Gejala Awal Campak

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Meningkatnya kasus campak dalam beberapa waktu terakhir ini, sehingga masyarakat kini harus mulai mewaspadai penyebaran dan penularan penaykit ini.

Campak selama ini identik dengan ruam merah di kulit. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa gejala campak justru sering menyerupai flu biasa. Akibatnya, kondisi ini kerap terlambat dikenali dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, Dr. dr. Adityo Susilo, Sp.PD, Subsp. PTI (K), FINASIM menjelaskan bahwa campak memiliki fase awal yang disebut sebagai fenomena prodromal, yaitu gejala yang muncul sebelum tanda khas terlihat.

“Pada fase awal, gejala campak sering tidak spesifik sehingga sulit dibedakan dengan infeksi virus lain,” ujar Adityo.

Dalam dunia kesehatan, gejala awal campak dikenal dengan istilah 3C, yaitu:

  • Cough (batuk)
  • Coryza (pilek)
  • Conjunctivitis (mata merah)

Menurut Adityo, ketiga gejala ini sering dianggap sebagai flu biasa. Padahal, jika muncul bersamaan, bisa menjadi tanda awal infeksi campak.

“Kalau hanya satu gejala, memang sulit dibedakan. Tapi kalau tiga-tiganya muncul, kita harus mulai curiga ke arah campak,” ujar Adityo.

Sayangnya, karena gejalanya ringan di awal, banyak pasien baru mencari pertolongan setelah muncul ruam di kulit.

Berbeda dengan anggapan umum, ruam bukanlah gejala pertama campak. Ruam biasanya muncul beberapa hari setelah virus menyebar di dalam tubuh.

Virus campak masuk melalui saluran pernapasan, lalu menyebar ke aliran darah. Dari sana, virus akan memicu reaksi pada kulit hingga muncul ruam khas.

“Ruam terjadi karena adanya respons tubuh terhadap virus yang sudah menyebar melalui darah dan sistem limfatik,” kata Adityo.

Ruam biasanya dimulai dari wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh. Kondisi ini menjadi tanda bahwa infeksi sudah memasuki tahap lebih lanjut.

Selain ruam di kulit, ada satu tanda khas yang sering luput dari perhatian, yaitu bercak Koplik.

Bercak ini muncul di bagian dalam pipi, berwarna putih kebiruan, dan merupakan salah satu tanda spesifik campak. Meski tidak selalu muncul pada semua pasien, keberadaannya sangat membantu dalam menegakkan diagnosis.

“Kalau ditemukan bercak Koplik, itu sangat khas untuk campak. Tapi kalau tidak ada, bukan berarti bukan campak,” ujar Adityo.

Oleh sebab itu, pemeriksaan oleh tenaga medis sangat penting untuk memastikan diagnosis.

Salah satu tantangan dalam mendeteksi campak adalah kemiripan gejalanya dengan infeksi virus lain, seperti flu atau infeksi saluran pernapasan atas.

Pada tahap awal, kata Adityo, tubuh belum menunjukkan tanda spesifik. Gejala baru menjadi lebih jelas setelah penyakit berkembang.

“Inilah mengapa dokter tidak hanya melihat gejala, tapi juga mencari tanda klinis. Diagnosis itu kombinasi antara gejala dan tanda,” tambahnya.

Mengenali gejala campak sejak awal sangat penting untuk mencegah penularan dan komplikasi. Campak bukan sekadar penyakit ringan, terutama pada orang dewasa atau individu dengan daya tahan tubuh lemah.

Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, diare berat, hingga gangguan pada sistem saraf.

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala awal, terutama jika mengalami batuk, pilek, dan mata merah secara bersamaan.

“Jangan menunggu ruam muncul. Justru pada fase awal itulah kita bisa mencegah kondisi menjadi lebih berat,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Pelaku Pembobol Rumah di Serang berhasil Dibekuk Polisi, Pelaku Curi Hp dan Motor

    3 Pelaku Pembobol Rumah di Serang berhasil Dibekuk Polisi, Pelaku Curi Hp dan Motor

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Polres Serang telah menangkap komplotan pembobol rumah yang beraksi di perumahan umum atau perum di wilayah Kabupaten Serang. Mereka merusak jendela lalu mencuri sepeda motor yang terparkir di dalam rumah. Kasus pencurian itu terjadi di Perumahan Bumi Negara Lestari, Kibin, Kabupaten Serang, pada Jumat (8/5). Korban, Sinta (26), yang tinggal sendiri, menjadi korban […]

  • Amalan Nuzulul Quran 2026/1447 H, Ini Tanggalnya

    Amalan Nuzulul Quran 2026/1447 H, Ini Tanggalnya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Umat Muslim di Indonesia akan memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah pada Sabtu, 7 Maret 2026 atau 17 Ramadan 1447 H menurut kalender resmi pemerintah. Dalam penanggalan Islam, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam. Karena itu, malam Nuzulul Qur’an sudah dapat mulai dihidupkan sejak Jumat malam, 6 Maret 2026, setelah waktu Maghrib. Malam ini memiliki makna penting bagi umat Islam karena […]

  • Gema Indonesia Raya di Tanah Brasil, Pembalap Indonesia Sukses Capai Podium di Ajang Moto3

    Gema Indonesia Raya di Tanah Brasil, Pembalap Indonesia Sukses Capai Podium di Ajang Moto3

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama berhasil merebut podium ke-3 pada kelas Moto3 Brasil 2026 di sirkuit Ayrton Senna Minggu (22/3) waktu setempat. Setelah balapan, Veda menjawab pertanyaan media pemegang hak siar dengan terbata-bata dikarenakan pencapaian yang luar biasa. “Ya, akhirnya saya bisa finis di tiga besar di grand prix kedua saya. Ini merupakan […]

  • Bunuh Mati Sel Kanker, Begini Caranya

    Bunuh Mati Sel Kanker, Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dr. Otto Warburg membuktikan adanya peranan metabolisme dalam membunuh sel kanker. Peraih Nobel Kedokteran 1931 telah menunjukkan sel kanker mati dalam lingkungan kaya oksigen. Salah satu cara mencegah penyakit kanker dengan mengatur asupan gula harian, selain itu dengan rutin berolahraga dan mengatur pernapasan dapat membantu meningkatkan kadar oksigen sel. Berdasarkan penemuannya ia telah […]

  • 3 Jamaah Haji Asal Aceh Meninggal Dunia Saat Puncak Ibadah Haji di Armuzna

    3 Jamaah Haji Asal Aceh Meninggal Dunia Saat Puncak Ibadah Haji di Armuzna

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam pelaksaanan ibadah haji seorang jamaah haji dituntut untuk dapat menjaga kondisi tubuhnya selama menjalankan rukun islam ke-5 tersebut, sehinggaq tidak jarang ada yang sampai meninggal atau sakit. Kabar duka datang dari Tanah Suci Mekkah. Tiga jamaah haji asal Aceh dilaporkan meninggal dunia saat menjalani puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan […]

  • Menlu RI Sugiono Pastikan TNI di Gaza Tidak Lakukan Operasi Militer

    Menlu RI Sugiono Pastikan TNI di Gaza Tidak Lakukan Operasi Militer

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaslan peranan Indonesia di gaza pasca bergabungnya di Dewan Peramaian (Board of Peace) dibeberapa waktu yang lalu, ia menegaskan bahwa Indonesia belum memberikan dana apapun kepada Dewan Perdamaian (Board of Peace). Sugiono mengakui bahwa salah satu syarat untuk bergabung Board of Peace memang menawarkan calon anggotanya untuk membayar biaya […]

expand_less