Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Awas Tertipu! Ini Cara Mengenal 3 Gejala Awal Campak

Awas Tertipu! Ini Cara Mengenal 3 Gejala Awal Campak

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Meningkatnya kasus campak dalam beberapa waktu terakhir ini, sehingga masyarakat kini harus mulai mewaspadai penyebaran dan penularan penaykit ini.

Campak selama ini identik dengan ruam merah di kulit. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa gejala campak justru sering menyerupai flu biasa. Akibatnya, kondisi ini kerap terlambat dikenali dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, Dr. dr. Adityo Susilo, Sp.PD, Subsp. PTI (K), FINASIM menjelaskan bahwa campak memiliki fase awal yang disebut sebagai fenomena prodromal, yaitu gejala yang muncul sebelum tanda khas terlihat.

“Pada fase awal, gejala campak sering tidak spesifik sehingga sulit dibedakan dengan infeksi virus lain,” ujar Adityo.

Dalam dunia kesehatan, gejala awal campak dikenal dengan istilah 3C, yaitu:

  • Cough (batuk)
  • Coryza (pilek)
  • Conjunctivitis (mata merah)

Menurut Adityo, ketiga gejala ini sering dianggap sebagai flu biasa. Padahal, jika muncul bersamaan, bisa menjadi tanda awal infeksi campak.

“Kalau hanya satu gejala, memang sulit dibedakan. Tapi kalau tiga-tiganya muncul, kita harus mulai curiga ke arah campak,” ujar Adityo.

Sayangnya, karena gejalanya ringan di awal, banyak pasien baru mencari pertolongan setelah muncul ruam di kulit.

Berbeda dengan anggapan umum, ruam bukanlah gejala pertama campak. Ruam biasanya muncul beberapa hari setelah virus menyebar di dalam tubuh.

Virus campak masuk melalui saluran pernapasan, lalu menyebar ke aliran darah. Dari sana, virus akan memicu reaksi pada kulit hingga muncul ruam khas.

“Ruam terjadi karena adanya respons tubuh terhadap virus yang sudah menyebar melalui darah dan sistem limfatik,” kata Adityo.

Ruam biasanya dimulai dari wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh. Kondisi ini menjadi tanda bahwa infeksi sudah memasuki tahap lebih lanjut.

Selain ruam di kulit, ada satu tanda khas yang sering luput dari perhatian, yaitu bercak Koplik.

Bercak ini muncul di bagian dalam pipi, berwarna putih kebiruan, dan merupakan salah satu tanda spesifik campak. Meski tidak selalu muncul pada semua pasien, keberadaannya sangat membantu dalam menegakkan diagnosis.

“Kalau ditemukan bercak Koplik, itu sangat khas untuk campak. Tapi kalau tidak ada, bukan berarti bukan campak,” ujar Adityo.

Oleh sebab itu, pemeriksaan oleh tenaga medis sangat penting untuk memastikan diagnosis.

Salah satu tantangan dalam mendeteksi campak adalah kemiripan gejalanya dengan infeksi virus lain, seperti flu atau infeksi saluran pernapasan atas.

Pada tahap awal, kata Adityo, tubuh belum menunjukkan tanda spesifik. Gejala baru menjadi lebih jelas setelah penyakit berkembang.

“Inilah mengapa dokter tidak hanya melihat gejala, tapi juga mencari tanda klinis. Diagnosis itu kombinasi antara gejala dan tanda,” tambahnya.

Mengenali gejala campak sejak awal sangat penting untuk mencegah penularan dan komplikasi. Campak bukan sekadar penyakit ringan, terutama pada orang dewasa atau individu dengan daya tahan tubuh lemah.

Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, diare berat, hingga gangguan pada sistem saraf.

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala awal, terutama jika mengalami batuk, pilek, dan mata merah secara bersamaan.

“Jangan menunggu ruam muncul. Justru pada fase awal itulah kita bisa mencegah kondisi menjadi lebih berat,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persija Jakarta Ubah Protes The Jakmania, Permalukan Persis Solo 4 Gol Tanpa Balas Di SUGBK

    Persija Jakarta Ubah Protes The Jakmania, Permalukan Persis Solo 4 Gol Tanpa Balas Di SUGBK

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menjamu Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League Persija Jakarta menang telak dengan skor 4-0. Matchday ke-30 Super League menghadirkan duel Persija vs Persis. Pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (27/4/2026) malam WIB. Macan Kemayoran bermain menyerang dengan tekanan tinggi sejak awal pertandingan. Tim tuan rumah sempat mencetak gol […]

  • Jelang Pawai Obor Cianjur, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    Jelang Pawai Obor Cianjur, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menjelang perayaan pergantian malam tahun baru 1 Muharram 1448 di Kabupaten Cianjur. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur menyiapkan rekayasa arus lalu lintas secara situasional untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pawai obor dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Cianjur, Senin (15/6) malam. Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi […]

  • Surat Cinta Untuk Presiden: Ungkapan Hati Siswi SD di NTT Kirim Surat ke Presiden Prabowo Soal Program MBG.

    Surat Cinta Untuk Presiden: Ungkapan Hati Siswi SD di NTT Kirim Surat ke Presiden Prabowo Soal Program MBG.

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebuah surat terbuka dari siswi Sekolah Dasar di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menarik perhatian masyarakat Indonesia. Myscha, pelajar kelas 5 SD Compang Ngeles, mempertanyakan nasib Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya sekaligus menyuarakan ketakutannya akan kasus keracunan yang marak terjadi. Dalam surat yang ditulis […]

  • Pemerintah RI Beli Jet Tempur Pakistan Guna Penguatan Alusista Udara, Dubes Ungkap Keunggulannya

    Pemerintah RI Beli Jet Tempur Pakistan Guna Penguatan Alusista Udara, Dubes Ungkap Keunggulannya

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Rencana strategis Indonesia untuk memperkuat pertahanan udara melalui potensi pengadaan alutsista baru terus bergulir hangat. Kabar mengenai ketertarikan Indonesia terhadap jet tempur multiperan JF-17 Thunder produksi Pakistan menjadi sorotan utama. Menanggapi hal tersebut, pihak Pakistan menegaskan bahwa teknologi dirgantara mereka sudah sangat teruji di medan tempur nyata. Kolaborasi sektor pertahanan antara Jakarta dan […]

  • Setahun Kepergian Affan Kurniawan, Kapolresta Banyuwangi Ajak Ojol Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

    Setahun Kepergian Affan Kurniawan, Kapolresta Banyuwangi Ajak Ojol Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 6
    • 0Komentar

    INfOKITA.NEWS – Polresta Banyuwangi menggelar silaturahmi bersama komunitas driver ojek online (ojol) dalam rangka mengenang satu tahun meninggalnya Affan Kurniawan. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman rumah dinas Kapolresta Banyuwangi, Rabu malam (26/8/2026). Sebanyak 15 koordinator komunitas ojol yang tergabung dalam Gabungan Transportasi Online Roda Dua Banyuwangi (Gardawangi) hadir dalam kegiatan tersebut. Gardawangi sebelumnya dikenal dengan […]

  • Pemkab Garut Gandeng OJK Dalam Optimalisasi Pengawasan Usaha Keuangan dan Gadai

    Pemkab Garut Gandeng OJK Dalam Optimalisasi Pengawasan Usaha Keuangan dan Gadai

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Untuk mengoptimalkan pengawasan sektor usaha jasa keuangan dan gadai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat telah melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang selama ini terpantau terjadi pertumbuhan, sehingga perlu tercatat keberadaannya agar saling menguntungkan untuk perekonomian daerah. “Ini adalah proses yang merupakan suatu hal yang mungkin kita segerakan untuk menjamin simbiosis yang berjalan […]

expand_less