Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sport » Kalah Tipis 1-0: Voucher Penalti Bulgaria, Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Kalah Tipis 1-0: Voucher Penalti Bulgaria, Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Laga sengit dan menegangkan tersaji dalam babak final FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria dalam partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3) malam WIB.

Laga ini menjadi momen krusial bagi Skuad Garuda untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan publik sendiri.

Setelah tampil impresif pada laga sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman diprediksi tidak akan melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain. Namun, tentunya dalam menghadapi Bulgaria yang memiliki kualitas di atas lawan sebelumnya, sejumlah penyesuaian taktik tetap berpotensi dilakukan.

Timnas Indonesia sebenarnya memulai laga dengan cukup impresif dalam melakukan serangan untuk mencuri gol cepat.

Sepanjang jalannya pertandingan tampak pemain timnas Indonesia mampu mengimbangi dan menguasai jalannya , walaupun rapat dan kokohnya pertahanan tim Alexander Dimitrov tidak menyurutkan serangan demi serangan yang dibangun Jay Idzes dan kawan-kawan.

Pada menit ke-38, melalui eksekusi penalti Bulgaria berhasil mencetak 1 gol melalui eksekusi penalti sempurna Marin Petkov .

Hingga paruh babak pertama usai Timnas Indonesia untuk sementara masih tertinggal 0-1 dari Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Senin (30/3.2026) malam WIB.

Pelatih John Herdman memainkan formasi 3-4-3 dalam laga versus Bulgaria. Tiga penyerang diturunkan sekaligus yakni Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Ramadhan Sananta.

Ole Romeny tampil impresif di laga sebelumnya, kembali mendapat kepercayaan sebagai juru gedor. Beckham Putra diistirahatkan dan memilih Ragnar Oratmangoen sejak menit pertama.

Sementara Ramadhan Sananta kembali mendapat kepercayaan sebagai starter, meski mendapat sorotan atas penampilannya di laga sebelumnya. Di awal-awal permainan, Sananta menunjukkan keberanian merebut bola disusul percobaan menembak, meski membentur pemain Bulgaria.

Ragnar Oratmangoen tak kalah berani melakukan solo run dan tusukan yang membuat pertahanan Bulgaria bekerja keras.

Sementara Ole Romeny juga tampil dengan cukup percaya diri untuk ikut membongkar pertahanan lawan.Ole Romeny bahkan harus dihentikan dengan tekel berbahaya oleh bek kanan Bulgaria, Martin Georgiev dan membuatnya diganjar kartu kuning.

Beberapa usaha yang dibangun Timnas Indonesia dari skema umpan silang dan tendangan bebas, belum bisa berbuah manis.

Setelah kemasukkan gol penalti Bulgaria lewat eksekusi penalti Marin Petkov, memaksa barisan depan skuad Garuda sedikit kesulitan. Usaha dari Ramadhan Sananta yang turun ke tengah, masih bisa diantisipasi pemain Bulgaria.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melakukan perubahan di babak kedua. Ramadhan Sananta ditarik keluar dan digantikan dengan gelandang Ivar Jenner, membuat lini depan Indonesia diisi duet Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.

Ivar Jenner langsung menebar ancaman di pertahanan Bulgaria lewat aksi tusukan dari tengah ke kotak penalti. Ia terjatuh, namun wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Permainan kolektif Timnas Indonesia masih cukup baik setidaknya hingga memasuki 10 menit babak kedua berjalan. Namun masih belum cukup untuk menyamakan kedudukan, karena rapatnya pertahanan Bulgaria.

Sebagai pelatih Timnas Indonesia, John Herdman melakukan lima perubahan starting XI melawan Bulgaria. Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Nathan Tjoe-A-On adalah tiga di antara lima pemain yang langsung dimainkan sejak menit awal.

Meski banyak penyesuaian, Timnas Indonesia cukup bisa mengimbangi permainan Bulgaria. Hanya saja, tidak banyak serangan yang diciptakan Ole Romeny cs sepanjang babak pertama berjalan.

John Herdman memutuskan untuk memainkan Ivar Jenner pada babak kedua. Ramadhan Sananta yang bermain di bawah performa, ditarik keluar.

Timnas Indonesia mencoba bangkit dengan memainkan lebih banyak bola-bola direct. Pemain-pemain yang dimasukkan pada babak kedua seperti Elkan Baggott, Dony Tri Pamungkas, hingga Eliano Reijnders juga memberikan warna tersendiri buat Skuad Merah Putih.

Hasilnya, peluang demi peluang didapat Timnas Indonesia. Sundulan Baggott misalnya, hampir membuat skor imbang menjadi 1-1, sayang bolanya masih bisa dihalau.

Minimnya opsi serangan langsung Bulgaria ke gawang Emil Audero menjadi catatan penting untuk diketahui bahwa gol penalti itu murni betapa sulitnya membongkar pertahanan hingga sampai ke gawang timnas Indonesia.

Kemudian bicara soal peluang timnas Indonesia data peluang Ole Romeny juga menerpa tiang gawang.Peluang emas terakhir Timnas Indonesia diperoleh Rizky Ridho.

Tendangan kaki kirinya terkena tiang gawang. Hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan skor akhir tidak berubah untuk keunggulan Bulgaria di FIFA Series 2026 ini, Timnas Indonesia gagal mengangkat trofi juara FIFA Series 2026 setelah takluk 0-1 dari Bulgaria. Anak asuh John Herdman harus mengakui kekuatan Marin Petkov dan kawan-kawan.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengaku tetap sangat bangga meskipun Skuad Garuda kalah 0-1 dari Timnas Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3).

Timnas Indonesia kalah melalui gol penalti di babak pertama, tepatnya di menit ke-38. Wasit memutuskan untuk menghadiahkan Bulgaria tendangan penalti setelah melakukan pengecekan VAR. Kevin Diks dianggap melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov.

“Pertama-tama, saya sangat bangga dengan tim. Saya rasa kami bermain bagus, sayangnya kami kalah. Kami punya beberapa peluang tapi saya tetap sangat bangga dengan tim,” ujar Jay setelah pertandingan.

“Anda tahu, kami punya pelatih baru, staf baru dengan ide-ide baru dan terlihat kami langsung mencoba menerapkannya.”

“Saya sangat bangga dengan para pemain karena kami sudah berusaha maksimal, meski dalam waktu singkat. Tapi pada akhirnya, ya, kami kalah, tapi ini langkah awal yang sangat baik dalam perjalanan baru kami,” imbuh pemain klub Serie A Italia, Sassuolo, tersebut.

Herdman pun menilai anak asuhnya tampil sesuai identitas yang ia bangun, baik dalam menyerang maupun bertahan, meski hasil akhir tidak berpihak.

Pelatih asal Inggris tersebut menegaskan bahwa performa timnya layak diapresiasi, terlepas dari kekalahan yang diderita.

“Kita melawan tim Eropa yang punya tradisi kuat dan saya pikir kita tampil bagus malam ini, dengan identitas menyerang dan bertahan, saya rasa tim ini terhubung dengan baik selama 90 menit,” ujar Herdman.

Ia juga menyoroti beberapa momen krusial yang menurutnya sangat memengaruhi jalannya pertandingan, termasuk peluang yang gagal berbuah gol serta keputusan penalti untuk Bulgaria.

“Dua peluang kita membentur mistar gawang, dan kita kebobolan penalti yang menurut saya pelanggarannya soft. Secara keseluruhan, saya bangga dengan para pemain,” lanjutnya.

Menurut Herdman, hasil pertandingan bisa saja berbeda jika sedikit keberuntungan berpihak kepada timnya.

“Saya rasa usaha yang para pemain tunjukkan sudah tepat. Mereka tampil maksimal malam ini. Saya rasa di malam yang berbeda, kita bisa mendapatkan hasil yang lebih bagus,” katanya.

Terlepas dari kekalahan, Herdman melihat perkembangan signifikan dalam cara bermain Timnas Indonesia, khususnya dalam membangun serangan.

Ia menilai Indonesia mampu mendominasi permainan hingga sepertiga akhir lapangan, bahkan saat menghadapi tim dengan reputasi kuat seperti Bulgaria.

“Saya rasa build-up play kami sampai sepertiga akhir sangat dominan, tahu, kami melawan Bulgaria, tim Eropa papan atas secara tradisional, tapi Indonesia menurut saya menguasai banyak bagian pertandingan,” tutur Herdman. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efek Kenaikkan Harga BBM Nonsubsidi, Hanya Untuk Kalangan Masyarakat Terbatas

    Efek Kenaikkan Harga BBM Nonsubsidi, Hanya Untuk Kalangan Masyarakat Terbatas

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 18 April 2026 dinilai wajar, seiring tekanan krisis energi global dan lonjakan harga minyak dunia. Penyesuaian harga BBM ini bahkan disebut sebagai koreksi atas kebijakan sebelumnya yang dinilai tidak mengikuti mekanisme pasar. Pakar ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, harga BBM non-subsidi […]

  • Usai Lawatan Ke Singapura Pelaku Kasus Penipuan Batu Bara Rp7 Miliar, Ditangkap Polisi di Bandara Soekarno Hatta

    Usai Lawatan Ke Singapura Pelaku Kasus Penipuan Batu Bara Rp7 Miliar, Ditangkap Polisi di Bandara Soekarno Hatta

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Richard Arief Muljadi, 38, terdakwa yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus dugaan penipuan bisnis batu bara yang menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah. Richard diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sesaat setelah tiba dari Singapura. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan penangkapan dilakukan di […]

  • Respon Pertamina Insiden Kebakaran SPBE Cimuning, Pastikan Pasokan LPG Tak Terganggu

    Respon Pertamina Insiden Kebakaran SPBE Cimuning, Pastikan Pasokan LPG Tak Terganggu

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kobaran api yang besar dengan cepat membakar sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berada di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4). Menanggapi insiden tersebut Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memastikan pasokan LPG kepada masyarakat aman dan tidak terganggu usai Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota […]

  • Mantan Walikota Cirebon Diputus 10 Tahun Penjara dalam Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon

    Mantan Walikota Cirebon Diputus 10 Tahun Penjara dalam Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA,NEWS – Kasus korupsi kembali menjerat salah satu tokoh penting ditanah air, kalini datang di kota udang Cirebon, Jawa Barat. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Walikota Cirebon, Nashrudin Azis, dengan hukuman 10 tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana […]

  • Anggaran Rp 4 T Disiapkan Presiden Prabowo Guna Perbaiki Perlintasan KA Rawan Kecelakaan

    Anggaran Rp 4 T Disiapkan Presiden Prabowo Guna Perbaiki Perlintasan KA Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pascainsiden KRL ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi Timur. Berdasarkan data yang menyebutkan 14 orang meninggal dunia. Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi perlintasan kereta api di Indonesia “Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman belanda sudah berapa puluh tahun. Sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu,” kata […]

  • Komunitas Teman Mengajar Indonesia Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak di Banten

    Komunitas Teman Mengajar Indonesia Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak di Banten

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komunitas Teman Mengajar Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Provinsi Banten melalui pendekatan nonformal yang interaktif dan berbasis relawan. Hal ini terungkap dalam program Talkshow Jaga Malam RRI Pro 2 Banten yang menghadirkan Founder Teman Mengajar Indonesia, Nafila Putri Awalia, bersama HRD Abu Qosim. Dalam perbincangan tersebut, Nafila menjelaskan bahwa Teman […]

expand_less