Kekalahan Perdana Setan Merah di 2026, Legenda MU Ini Sebut Perfroma Tim Jauh dari Kata Meyakinkan.
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – The Red Devils harus mengakui keunggulan tipis The Magpies di St. James Park dalam laga ljutan liga inggris pekan ke-29 pada Kamis (5/3) dini hari dengan kekalahan 2-1 untuk kemenangan tim tuan rumah.
Pertandingan berlangsung panas sejak awal dan dipenuhi drama hingga menit akhir. Tim tuan rumah bahkan harus bermain dengan sepuluh orang,Jacob Ramsey menerima kartu kuning kedua jelang babak pertama selesai.
Situasi tersebut seharusnya dapat menguntungkan Manchester United. Namun, The Magpies justru mampu bangkit dengan memaksimalkan peluang yang ada.
Newcastle memulai dengan baik saat Kieran Trippier melepaskan umpan silang yang membentur tiang gawang, sebelum Anthony Elanga dan Harvey Barnes melepaskan tembakan yang melebar tipis. Tim tamu berhasil masuk ke dalam permainan, dan baik Kobbie Mainoo maupun Matheus Cunha memaksa Aaron Ramsdale melakukan penyelamatan, sementara Bryan Mbeumo melepaskan tembakan yang melambung tinggi meski gawang terbuka lebar.
Pertandingan menjadi hidup di menit-menit akhir babak pertama setelah Jacob Ramsey diusir keluar lapangan karena mendapat dua kartu kuning, yang kedua diberikan karena simulasi di area penalti. Meskipun demikian, Newcastle memimpin setelah Bruno Fernandes melanggar Gordon di kotak penalti, dan winger Inggris itu bangkit untuk mengonversi penalti.
Namun, Casemiro berhasil menyamakan kedudukan dengan sundulan dari umpan Fernandes dalam tendangan bebas.
Meskipun memiliki keunggulan jumlah pemain, tim Carrick kesulitan menciptakan peluang berarti setelah jeda, dan Gordon nyaris membawa Newcastle unggul kembali saat tendangannya melebar dari tendangan sudut.
United akhirnya mulai mendominasi, tetapi tidak bisa menembus pertahanan Ramsdale, yang melakukan penyelamatan brilian dari Leny Yoro dan Joshua Zirkzee, sebelum intervensi dramatis Osula saat ia menusuk ke dalam dari sisi kanan dan melengkungkan tendangan melewati Senne Lammens.
Gol Anthony Gordon dari titik penalti sempat membawa Newcastle unggul sebelum Casemiro menyamakan kedudukan. Drama kemudian terjadi di menit akhir ketika William Osula mencetak gol penentu kemenangan bagi tuan rumah.
Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan skor tidak berubah untuk kemenangan Newcastle United.
Legenda Setan Merah, Paul Scholes memberikan reaksi pada kekalahan Manchester United kali ini. Ia melontarkan kritik tajam terhadap performa skuad Setan Merah dalam beberapa laga terakhir.
Scholes menilai performa United belakangan ini jauh dari kata meyakinkan. Ia menyindir bahwa tim tampil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir. Komentar tersebut disampaikannya melalui media sosial setelah laga berakhir. Mantan gelandang Inggris itu juga menyelipkan sindiran terkait keberhasilan Michael Carrick membawa tim tetap berada di papan atas.
“Michael jelas memiliki sesuatu yang istimewa… karena United tampil buruk dalam empat pertandingan terakhir… malam ini,” tulisnya di Instagram.
Selain menyindir tim lamanya, Scholes juga memberikan pujian kepada gelandang Newcastle, Sandro Tonali. Ia hanya menuliskan nama pemain Italia itu disertai emoji hati sebagai bentuk apresiasi.
Menanggapi kekalahannya hari ini, Pelatih Interim Manchester United Michael Carrick tidak dapat menutup kekecewaannya dengan hasil pertandingan tersebut. Ia menilai timnya seharusnya mampu mengontrol pertandingan dengan lebih baik.
Carrick menegaskan bahwa kekalahan itu tidak bisa dijadikan alasan karena Newcastle bermain dengan sepuluh pemain. Menurutnya, United memang tidak tampil cukup baik sepanjang laga.
Meski demikian, ia tetap memberikan penghargaan kepada Newcastle yang mampu memanfaatkan momentum. Tim tuan rumah dinilai tampil efektif hingga akhirnya mencetak gol kemenangan di menit akhir.
“Kami tidak senang dengan cara kami bermain. Dengan cara pertandingan ini berakhir,” akunya.
“Sebagian besar berada di tangan kami, tetapi pujian untuk Newcastle. Kami berhasil berada di posisi di mana kami merasa seharusnya bisa terus maju. Tapi kenyataannya tidak, jadi sangat kecewa. Saya rasa bukan karena bermain dengan 10 pemain, kami hanya tidak bermain cukup baik dan kami tidak bisa mencari alasan,” tegasnya. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar