Rekapitulasi Liga Champions 2025/2026: Kejutan Bodo/Glimt, Blunder Jorgenson dan Hattrick Valverde.
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Dalam perburuan tim besar eropa di babak 16 besar dalam memperebutkan piala bergengsi dari panggung tertinggi sepak bola Eropa di Liga Champions musim 2025/2026, terus menyajikan narasi yang sulit ditebak. Format liga yang kini semakin matang memberikan tekanan luar biasa bagi tim-tim besar, sementara klub semenjana mulai menemukan celah untuk merusak kemapanan elit Eropa.ga Champions.
Penuh Kejutan! Sporting jadi korban Bodo/Glimt Berikutnya
Bodo/Glimt telah mengalahkan Sporting CP 3-0 di Aspmyra Stadion pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2026).
Tiga gol kemenangan tuan rumah lahir lewat Sondre Fet, Ole Blomberg, dan Kasper Hogh.
Hasil ini bikin Bodo/Glimt melanjutkan dongeng di Liga Champions 2025/2026. Sebelumnya tak banyak yang menyangka Bodo/Glimt bisa melaju sejauh ini di kompetisi tertinggi antar klub Eropa.
Hal tersebut karena Bodo/Glimt baru debut di Liga Champions. Klub-klub Norwegia juga tak banyak berbicara di Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.
Bodo/Glimt mengejutkan semua pihak di performa apik di Liga Champions musim ini. Kemenangan atas Sporting bikin Bodo/Glimt meraih lima kemenangan beruntun di Liga Champions.
Klub-klub yang dikalahkan Bodo/Glimt di lima laga terakhir juga tim besar Eropa. Selain Sporting, Bodo/Glimt mengalahkan Inter Milan kandang dan tandang di playoff 3-1 dan 2-1.
Sebelumnya, klub asal Norwegia utara ini menang 1-2 di kandang Atletico Madrid dan mengalahkan Man City 3-1 di Aspmyra Stadion.
Bodo/Glimt kini selangkah lagi menyamai rekor Rosenborg sebagai tim Norwegia yang menembus perempatfinal Liga Champions. Rosenborg menorehkan catatan tersebut 20 tahun lalu pada Liga Champions 1995/1996.
Bodo/Glimt hanya perlu tak kalah lebih dua gol di kandang Sporting di leg kedua pada 18 Maret untuk ke perempatfinal. Pilar Bodo/Glimt Sondre Fet yakin timnya bakal melaju ke perempatfinal jika tampil seperti di leg pertama pada leg kedua.
“Pertandingan di Lisbon (Selasa depan) akan sangat sulit, tetapi jika kita terus bermain bertahan dan menyerang seperti biasanya, saya rasa kita juga bisa menyulitkan mereka di sana,” ujar Fet dikutip dari situs UEFA.
Real Madrid Unggul Telak Lewat Aksi Hattrick Valverde
Pertandingan berikutnya yang tidak kalah menegangkan tersaji antara laga Real Madrid menghabisi Manchester City pada leg pertama 16 besar Liga Champions. Hat-trick Federico Valverde memberikan Los Blancos kemenangan telak itu.
Real Madrid menjamu Manchester City di Santiago Bernabeu, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB, pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions. Federico Valverde jadi bintang di pertandingan ini.
Gelandang Madrid itu mencetak hat-trick, dengan ketiga gol dibuat di babak pertama. Masing-masing golnya tercipta pada menit ke-20, 27, dan 42.
Kemenangan telak ini jadi modal besar Madrid menatap leg kedua di Manchester pekan depan. Sebaliknya, Man City menghadapi misi berat di rumahnya sendiri.
Man City menebar ancaman di awal, yakni pada menit keenam. Percobaan Antoine Semenyo mudah saja untuk Thibaut Courtois.
Madrid gantian dapat celah dua menit berselang. Brahim Diaz lolos tapi sepakan mendatarnya diredam Gianluigi Donnarumma.
Tim asuhan Arbeloa itu unggul pada menit ke-20. Bola panjang dari Courtois diterima Federico Valverde di kanan. Ia melewati kawalan Nico O’Reilly, juga Donnarumma yang bergerak maju, lalu menceploskan bola ke gawang kosong.
Madrid berhasil menggandakan keunggulan ditujuh menit kemudian. Diawali dari tusukan Vinicius di kiri, umpannya diterima Valverde yang merangsek dari kanan. Sepakan kaki kirinya tak bisa dijangkau Donnarumma dan berakhir di pojok kanan gawang.
Kemenangan Real Madrid ditutup dengan gol ketiga, Valverde kembali cetak gol pada menit ke-42. Ia masuk kotak penalti dan menerima umpan cungkil dari Brahim Diaz, lalu melewati Marc Guehi dengan satu sentuhan, dan menaklukkan Donnarumma dari jarak dekat.
Memasuki awal babak kedua Madrid berpeluang memperbesar keunggulannya dengan langsung menguji Donnarumma. Tendangan Brahim Diaz masih bisa dihentikan.
Man City merespons, gantian punya peluang dari Antoine Semenyo pada menit ke-55. Tembakannya dihalau saja oleh Thibaut Courtois.
Penalti! Madrid dapat penalti usai Donnarumma mengganjal Vinicius yang berlari bebas dalam serangan balik. Vinicius mengambil penalti itu tapi sepakannya ditepis Donnarumma!
Cortouis nyaris kecolongan akibat kesalahan fatal pada menit ke-75. Thiago Pitarch kehilangan bola di dekat gawang dan bola disontek oleh Nico O’Reilly, tapi dirinya masih sigap menghalau dengan kaki. Man City terus menekan untuk mengejar gol balasan. Tapi peluang lain dari mereka baru hadir pada menit ke-89, kala sepakan Omar Marmoush dihalau Courtois.
Chelsea gagal menaklukan Paris Saint-Germain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Liam Rosenior disorot karena memainkan kiper Filip Jorgensen.
PSG Ungguli Chelsea 5-2, Blunder Jorgenson Jadi Sorotan
PSG menghajar Chelsea 5-2 di Parc des Princes, Paris, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. Sempat bermain apik dan mengimbangi tuan rumah 2-2, The Blues keok di 15 menit akhir.
Pemicunya adalah blunder Jorgensen. Kiper berusia 23 tahun itu bikin blunder untuk gol ketiga PSG. Operannya dipotong Bradley Barcola, dan diselesaikan Vitinha menjadi gol dengan sontekan chip. Usai gol itu, Chelsea kembali bobol lewat brace Kvaratskhelia.
Gol kelima dinilai jadi kesalahan Jorgensen, sebab ia gagal menepis tendangan Kvaratskhelia dengan baik, dan bolanya tetap masuk ke gawang.
Keputusan Liam Rosenior memainkan Filip Jorgensen, yang cuma bikin 3 saves dan sekali blunder, akhirnya disorot. Meski sang kiper sempat tampil apik saat Chelsea mengalahkan Aston Villa pekan lalu, menjadikannya starter ketimbang Robert Sanchez dipertanyakan. Sebelumnya Jorgensen memang cuma jadi kiper pelapis Chelsea. Ia baru tampil 9 kali, dengan cuma beberapa kali menggantikan Sanchez, yang bermain di 38 laga sebelumnya.
Sanchez juga punya pengalaman bagus melawan PSG. Di Piala Dunia Antarklub tahun lalu, ia tampil gemilang menjaga gawangnya tetap aman saat Chelsea menang 3-0 dan akhirnya juara. Usai laga, Rosenior pasang badan buat Jorgensen. ia menjelaskan alasannya memainkan kiper mudanya, alih-alih tetap percaya ke Robert Sanchez yang berpengalaman.
“Pemain membuat kesalahan. Filip bukan yang pertama membuat kesalahan. Dan itu bagian dari sepakbola,” katanya.
“Mereka memiliki kualitas yang berbeda. Rob luar biasa dalam mengantisipasi umpan silang dan menghentikan tembakan. Saya berusaha untuk menang dalam jangka pendek dan juga dalam jangka panjang. Filip memiliki kualitas yang berbeda dan salah satu kualitasnya, yang dia tunjukkan melawan Aston Villa.”
“Salah satu alasan kami menang 4-1 di Aston Villa, kami sangat tenang dalam menguasai bola, yang sebelumnya tidak kami lakukan, tidak hanya pada Rob tapi juga seluruh tim. Bermain melawan tim yang menekan tinggi, jika kami tetap tenang dan melewati tekanan di fase awal, kita bisa menimbulkan banyak masalah, yang kami bisa lakukan.”
“Sangat menyakitkan kami membuat kesalahan pada saat itu, membuat skor menjadi 3-2. Sekarang kami berada dalam posisi yang sangat, sangat sulit dalam pertandingan ini dengan hasil akhir,” ungkapnya.
Kekalahan dari Paris Saint-Germain membuat Chelsea berat untuk melaju ke perempatfinal. Sebab, mereka wajib menang dengan selisih empat gol, atau minimal tiga gol untuk memaksakan babak tambahan.
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar