Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hormuz Konflik, RI Bisa Impor Minyak Saudi via Selat Merah

Hormuz Konflik, RI Bisa Impor Minyak Saudi via Selat Merah

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pakar industri migas, Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas) Moshe Rizal memandang Indonesia tetap dapat mengimpor minyak mentah dan bahan bakar mineral (BBM) dari Arab Saudi meskipun jalur perdagangan migas dari Timur Tengah di Selat Hormuz ditutup.

Alasannya, Arab Saudi sudah mulai merelokasi pelabuhannya ke wilayah Laut Merah, sehingga kapal tanker yang beranjak dari Arab Saudi tidak perlu melewati Selat Hormuz.

“Jadi mereka sudah, sebenarnya sudah lama mereka udah memikirkan ini, jadi mereka sudah bangun pipa untuk mengalihkan yang tadinya Selat Hormuz tetapi sekarang jadi Laut Merah,” ujarnya pada Rabu (11/3).

Akan tetapi, menurutnya jika memandang impor yang dilakukan dari Arab Saudi melalui Laut Merah bakal lebih mahal dari impor biasanya. Alasannya, biaya angkut bakal lebih mahal dan premi risiko dari asuransi melonjak.

Selain dari negara timur tengah, Moshe menilai impor minyak mentah yang dilakukan Indonesia dari Afrika tetap dapat dilakukan secara normal.

Terkait dengan hal itu, Moshe mencatat minyak mentah Indonesia justru mayoritas diimpor dari negara-negara Afrika seperti Nigeria dan Angola.

“Jadi kalau kita masalah kelangkaan BBM, enggak juga. Kelangkaan misalkan menutup minyak mentah, sebenarnya masih ada dan masih bisa kita beli,” tegas Moshe.

Adapun, berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN), sumber impor minyak mentah Indonesia pada 2025 berasal dari berbagai negara mitra sehingga sumbernya terdiversifikasi.

Antara lain Nigeria sekitar 25%, Angola 21%, Arab Saudi sekitar 19%, Brasil 9%, Australia 8%, serta sejumlah negara lainnya seperti Gabon, AS, dan Malaysia.  Sementara impor BBM, berdasarkan data Kementerian ESDM, pada 2025 Indonesia tercatat mengimpor BBM paling banyak dari Singapura dan Malaysia.

Terdapat negara lainnya yang turut menjadi sumber impor BBM RI, antara lain; China, Korea Selatan, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), India, Mesir, Jepang, dan Taiwan.

Sekadar informasi, Saudi Aramco mulai menawarkan pasokan minyak mentah darurat melalui serangkaian tender langka di pasar spot, usai penutupan efektif Selat Hormuz menghambat pengiriman dan memaksa pengalihan arus melalui Laut Merah.

Eksportir minyak mentah terbesar di dunia ini telah menawarkan tiga jenis — Arab Extra Light, Arab Heavy, dan andalannya Arab Light — menurut para pedagang yang memiliki pengetahuan langsung tentang masalah ini.

Mereka telah menawarkan total sekitar 4,6 juta barel dari jenis-jenis tersebut dalam beberapa hari terakhir, kata para pedagang kepada Bloomberg News.

Sebagian minyak ditawarkan berdasarkan pengiriman dari supertanker, yang membawa 2 juta barel minyak mentah, yang ditempatkan di dekat Taiwan, yang akhirnya dibeli oleh perusahaan kilang Jepang, kata para pedagang.

Sisanya akan dimuat di pelabuhan Yanbu di pantai Laut Merah Arab Saudi, serta dari Ain Sokhna di Mesir.

Belum ada minyak mentah Saudi yang dikirim melalui titik rawan Selat Hormuz sejauh bulan ini. Kapal tanker terakhir yang berhasil melewati selat tersebut adalah New Vision, yang melintas malam pada 28 Februari, menurut data pelacakan kapal.

Adapun, PT Pertamina International Shipping (PIS) melaporkan terdapat empat kapal yang berada di kawasan Timur Tengah, yakni; Gamsunoro di Khor al Zubair, Irak, Pertamina Pride yang tengah melakukan proses muat di Ras Tanura, PIS Rinjani dalam posisi lego jangkar di Khor Fakkan, serta PIS Paragon di Oman.

Dua kapal masih berada di dalam area teluk, yaitu Pertamina Pride yang dikelola NYK dan Gamsunoro yang dikelola Synergy Ship Management. PIS menyatakan tengah melakukan koordinasi dengan pengelola kapal dan otoritas maritim setempat guna memastikan keselamatan kru dan kapal serta mengupayakan kapal dapat segera keluar dari area teluk.

Belum diketahui berapa kapasitas tanker minyak PIS yang terjebak di Selat Hormuz.

Namun, berdasarkan data pelacakan Kpler, saat ini setidaknya terdapat 40 kapal tanker minyak berkapasitas sangat besar atau very large crude carrier (VLCC) alias supertanker, yang masing-masing mengangkut sekitar 2 juta barel minyak dan sedang menunggu di Teluk Persia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut tengah mencari alternatif pasokan minyak dari Amerika Serikat (AS), usai dua kapal tanker minyak milik PIS terjebak di Selat Hormuz.

Bahlil menyatakan dua kapal tanker tersebut sedang bersandar di lokasi yang lebih aman dan pada saat bersamaan pemerintah melakukan negosiasi secara insentif agar kapal tersebut dapat diberangkatkan ke Indonesia.

“Ada dua kargo yang terjebak di Selat Hormuz punya Pertamina. Sekarang kapal itu lagi sandar untuk cari tempat yang lebih aman. Sambil kita melakukan negosiasi, komunikasi yang lebih baik agar kita cari solusinya,” kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (4/3) malam. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketegangan AS-Iran Memuncak, Harga Migas Kembali Melonjak

    Ketegangan AS-Iran Memuncak, Harga Migas Kembali Melonjak

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 1Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harga minyak acuan dunia dan gas bumi Eropa melonjak usai Angkatan Laut AS menyita sebuah kapal Iran pada Minggu (19/4). Penyitaan dilakukan ketika Iran menembaki kapal-kapal dan kembali memberlakukan kontrol di Selat Hormuz. Harga minyak Brent naik 5,8% menjadi US$95,65 per barel, sedangkan minyak West Texas Intermediate melonjak 7,0% menjadi US$89,75 per barel. […]

  • Respon Cepat Bahlil Siapkan Lahan Strategis Khusus Investor AS  Pasca Pertemuan Prabowo-Trump

    Respon Cepat Bahlil Siapkan Lahan Strategis Khusus Investor AS Pasca Pertemuan Prabowo-Trump

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia langsung bergerak usai pertemuan presiden Prabowo Subianto dengan presiden Donald Trump. Tanpa basa-basi Indonesia secara terbuka membuka pintu bagi investor yang berasal dari negeri paman sam tersebut untuk mengurus tambang yang ada di Indonesia. Ia menegaskan kementeriannya tengah melakukan pemetaan serius pada wilayah-wilayah tambang […]

  • Pemkot Cilegon Gencarkan Sidak Pasar Antisipasi  Lonjakan Harga Jelang Idul Adha 1447 H

    Pemkot Cilegon Gencarkan Sidak Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan jika menjelang Idul Adha 1447 Hijriah Pemerintah Kota Cilegon bersama Satgas Pangan akan melakukan peningkatan pengawasan distribusi bahan pokok guna mencegah praktik penimbunan yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran. “Kami bersama Satgas Pangan akan turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar untuk memastikan tidak ada praktik […]

  • Catatan Pemkot Yogyakarta Ada 33 Daycare Ilegal Seusai Terkuak Kasus Kekerasan di Little Aresha

    Catatan Pemkot Yogyakarta Ada 33 Daycare Ilegal Seusai Terkuak Kasus Kekerasan di Little Aresha

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dunia pendidikan tanah air khususnya di Yogyakarta sedang diguncang prahara setelah terkuaknya kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berhasil menemukan 33 tempat penitipan anak atau daycare yang belum mengantongi izin resmi dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Temuan ini diperoleh setelah Pemkot Yogyakarta melakukan razia […]

  • Ombudsman Ambil Sikap Tegas Menyerahkan Seluruh Proses Hukum kepada Aparat Berwenang dan Siap Koorperatif

    Ombudsman Ambil Sikap Tegas Menyerahkan Seluruh Proses Hukum kepada Aparat Berwenang dan Siap Koorperatif

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Usai penangkapan Hery Susanto oleh Kejaksaan Agung pada Kamis (16/4/2026), Pimpinan Ombudsman RI periode 2026–2031 buka suara dan meminta maaf ke publik atas kasus hukum yang menjerat Hery Susanto, sembari memastikan layanan pengawasan tetap berjalan. Pernyataan resmi disampaikan menyusul sorotan luas terhadap dugaan korupsi yang disebut terjadi pada periode sebelumnya, 2021–2026. Ombudsman menegaskan […]

  • Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi XIII DPR RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) DPR RI terus memperdalam pembahasan terkait perlindungan perempuan dan kepastian hukum dalam perkara lintas negara. Khususnya dalam kasus perkawinan campur antara warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA). Pansus tersebut telah menggelar Rapat Dengar […]

expand_less