Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mendikdasmen Ungkap Alasan Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas yang Mulai di Tahun Ajaran 2027

Mendikdasmen Ungkap Alasan Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas yang Mulai di Tahun Ajaran 2027

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Siswa tak lagi otomatis naik kelas mulai tahun ajaran 2027 masih sebatas wacana. Namun, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan masukan tersebut tengah menjadi perhatian serius pemerintah.

Wacana itu sebelumnya mencuat dalam Konvensi Pendidikan Indonesia XII Tahun 2026 di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Jumat (2/10/26).

Mu’ti mengatakan, jika rekomendasi mengenai perubahan kebijakan kenaikan kelas tersebut resmi menjadi bagian dari hasil konvensi, Kemendikdasmen siap menindaklanjutinya.

“Kalau ini disetujui dan mungkin menjadi bagian dari rekomendasi konvensi ini, tentu kami akan siap melaksanakan,” kata Mu’ti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (8/10/2026).

Jika nantinya diterapkan, kebijakan tersebut berpotensi berlaku mulai tahun ajaran 2027 dan seterusnya. Dengan demikian, menyelesaikan satu tahun pembelajaran tidak serta-merta membuat seorang siswa otomatis naik ke kelas berikutnya.

Mu’ti mengungkapkan, salah satu alasan munculnya gagasan tersebut adalah untuk mengembalikan keseriusan siswa dalam menjalani proses belajar.

Dia bahkan menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai ‘rumus RMS’, yakni ‘rajin malas sama saja’.

“Karena banyak murid itu yang mengikuti rumus RMS, rajin malas sama saja,” ujarnya.

Menurut Mu’ti, kondisi tersebut tidak sehat apabila terus dibiarkan hingga akhirnya menjadi budaya dalam dunia pendidikan.

Sekolah, kata dia, perlu memberikan ruang agar siswa memahami bahwa proses belajar membutuhkan usaha.

Siswa yang rajin, memiliki motivasi, serta menunjukkan perkembangan kompetensi perlu mendapatkan apresiasi.

Sebaliknya, siswa yang belum memenuhi kompetensi tidak semestinya langsung dianggap siap untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Meski begitu, Mu’ti menegaskan gagasan tidak naik kelas bukan semata-mata ditujukan sebagai hukuman bagi siswa.

Kebijakan tersebut lebih diarahkan untuk membangun karakter sekaligus budaya belajar yang lebih serius.

Mu’ti menyebut gagasan itu juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya membangun sumber daya manusia yang tangguh

Pendidikan, menurut dia, tidak cukup hanya mencetak siswa dengan kemampuan akademik. Sistem pendidikan juga harus membentuk generasi yang memiliki daya juang dan siap menghadapi persaingan.

Karena itu, kenaikan kelas tidak lagi semata-mata dipandang sebagai prosedur administratif.

Menurut Mu’ti, kenaikan kelas harus menjadi bagian dari mekanisme untuk memastikan siswa benar-benar memiliki bekal yang diperlukan sebelum melanjutkan pembelajaran.

Meski telah menyatakan kesiapan menindaklanjuti rekomendasi, Mu’ti memastikan pemerintah tidak akan terburu-buru menerapkan kebijakan tersebut.

Kemendikdasmen masih membutuhkan kajian akademik serta masukan dari para ahli dan pemangku kepentingan pendidikan.

“Kalau rekomendasi itu bisa berasal dari pertemuan tersebut, saya kira langkah kami untuk menerapkan kebijakan itu akan semakin mantap karena dukungan dari para ahli,” ujarnya.

Selain persoalan kenaikan kelas, terdapat masukan lain yang muncul dalam rekomendasi konvensi, termasuk mengenai persoalan jurusan.

Mu’ti memastikan pemerintah masih membuka ruang bagi para ahli dan pemangku kepentingan untuk memberikan masukan sebelum kebijakan pendidikan tersebut diputuskan dan diterapkan.

“Karena mesti kami memerlukan kajian akademik, mesti memerlukan masukan dari para pihak,” ucap Mu’ti. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Keuangan Purbaya: MBG Dapat Anggaran Rp240 Triliun Dari Anggaran Pendidikan 2027

    Menteri Keuangan Purbaya: MBG Dapat Anggaran Rp240 Triliun Dari Anggaran Pendidikan 2027

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan anggaran program makan bergizi gratis (MBG) untuk 2027 mencapai Rp 240 triliun. Anggaran MBG tahun depan masih dialokasikan dalam pos anggaran pendidikan yang nilainya mencapai Rp 820,9 triliun. “Kaitannya untuk MBG sekitar Rp 240 triliun untuk MBG,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat […]

  • Harga BBM Pertamina Hari Ini 17 Maret 2026: Nonsubsidi Stabil, Subsidi Masih Tetap

    Harga BBM Pertamina Hari Ini 17 Maret 2026: Nonsubsidi Stabil, Subsidi Masih Tetap

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati moment mudik lebaran 2026 PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per hari ini, Selasa 17 Maret 2026, tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan periode awal Maret. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi telah dilakukan sejak 1 Maret 2026, dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia dengan rincian yang bervariasi di setiap daerah. Keputusan ini diambil sesuai […]

  • RESMI Anwar Satibi Dilaporkan Ibu Kandung NS ke Polisi

    RESMI Anwar Satibi Dilaporkan Ibu Kandung NS ke Polisi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 97
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tewasnya pelajar SMP NS (12) di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kini memasuki babak baru setelah ibu kandung korban Lisnawati resmi melaporkan mantan suaminya Anwar Satibi ke pihak yang berwajib. Menurut pengakuan Lisnawati, sosok Anwar Satibi merupakan suami yang tempramental sebelum berpisah dirinya sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Temperamental, sering dipukul […]

  • DPRD Cianjur Sambut Baik Aksi Massa Dukung Program MBG, Tegaskan Fokus Mengawasi Program Unggulan Presiden

    DPRD Cianjur Sambut Baik Aksi Massa Dukung Program MBG, Tegaskan Fokus Mengawasi Program Unggulan Presiden

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Cianjur Peduli Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (25/6/2026). Massa aksi yang menyampaikan aspirasi terkait dukungan terhadap keberlanjutan program nasional tersebut langsung diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Cianjur bersama jajaran pimpinan dewan. Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, […]

  • COMEBACK: Persib Bandung Gilas Bhanyangkara FC 4-2

    COMEBACK: Persib Bandung Gilas Bhanyangkara FC 4-2

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gelar juara liga 1 persib semakin mendekat, Hasil Bhayangkara FC vs Persib Bandung pada pekan ke-30 Super League 2025-2026 berakhir dengan skor 2-4. Persib Bandung bangkit dari ketertinggalan dua gol melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan Super League. Maung Bandung menggelontorkan empat gol untuk memetik kemenangan. Pertandingan Bhayangkara FC vs Persib Bandung […]

  • Sudah Tiga Minggu Warga Tuban Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Dugaan Pertamina Ada Penimbunan

    Sudah Tiga Minggu Warga Tuban Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Dugaan Pertamina Ada Penimbunan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ratusan warga di Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban harus rela berdesak-desakan hingga berjam-jam demi mendapatkan tabungan gas elpiji tiga kilogram. Sejumlah warga bahkan harus pulang dengan tangan kosong dan menelan kekecewaan usai tak kebagian gas elpiji yang dijual oleh pihak pangkalan. Selain sulit di dapat, harga tabung gas elpiji di tingkat pengecer […]

expand_less