Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Polri Berhasil Amankan Barang Bukti Tiga Kasus Korupsi Berupa Emas 74 Kg dan Ratusan Ribu Uang Asing

Polri Berhasil Amankan Barang Bukti Tiga Kasus Korupsi Berupa Emas 74 Kg dan Ratusan Ribu Uang Asing

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Polisi telah menyita ratusan kilogram emas batangan serta sejumlah koper berisi uang dalam berbagai mata uang asing dalam penggeledahan yang berkaitan dengan penyidikan tiga perkara dugaan korupsi.

Penggeledahan dilakukan di sebuah rumah di wilayah Bogor, Jawa Barat, sebagai bagian dari penanganan kasus korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.

Dari dokumentasi yang diperoleh, penyidik terlihat mengamankan sejumlah barang bukti berupa emas batangan dan uang tunai yang tersimpan di dalam beberapa koper.

Penemuan tersebut berawal ketika petugas membongkar dinding bermotif kayu berwarna cokelat yang ternyata menyembunyikan sebuah pintu menuju brankas berukuran besar.

Brankas tersebut berada di balik dinding yang dari luar tampak seperti tidak memiliki ruang penyimpanan. Setelah berhasil dibuka, penyidik menemukan berbagai barang berharga yang kemudian diamankan sebagai barang bukti dalam penyidikan.

Sebelumnya, tim penyidik juga melakukan penggeledahan di Cafe de’Clan, kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Dari lokasi itu, polisi menyita sejumlah dokumen, perangkat elektronik, serta uang tunai dalam mata uang rupiah dan dolar Singapura maupun dolar Amerika Serikat dengan nilai keseluruhan sekitar Rp60 miliar.

“Untuk penggeledahan di lokasi de’Clan, jadi untuk penggeledahan di lokasi de’Clan kita telah melakukan penyitaan beberapa dokumen dan beberapa elektronik termasuk handphone,” ujar Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, di lokasi, Rabu (8/7/2026).

Irjen Totok menjelaskan uang yang ditemukan terdiri atas berbagai mata uang asing dan rupiah.

“Kemudian untuk uang yang kita sita SGD 3.130.000 dalam bentuk 100 SGD. Kemudian USD 889.965. Kemudian uang tunai Rp 259.159.000. Kemudian kita konversi dalam bentuk rupiah kira-kira hampir Rp 60 miliar. Ini di lokasi de’Clan,” ujarnya.

Ia mengatakan pengungkapan perkara dilakukan melalui skema joint investigation antara Kortas Tipikor Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Penyidikan mencakup dugaan korupsi pengadaan batu bara di PLN yang diduga memicu blackout, perkara ASABRI, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, anak usaha Krakatau Steel.

“Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan pengusutan tiga perkara tersebut menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, rangkaian penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti dalam proses penyidikan.

“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,” kata Budi Hermanto seusai penggeledahan di Cafe de’Clan, Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/7/2026).

Budi menambahkan penyidikan meliputi dugaan tindak pidana korupsi berupa suap, gratifikasi, hingga tindak pidana pencucian uang.

Penggeledahan dilakukan secara serentak di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penyidikan tiga perkara tersebut.

“Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de’Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel,” ujarnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Garut Gandeng OJK Dalam Optimalisasi Pengawasan Usaha Keuangan dan Gadai

    Pemkab Garut Gandeng OJK Dalam Optimalisasi Pengawasan Usaha Keuangan dan Gadai

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Untuk mengoptimalkan pengawasan sektor usaha jasa keuangan dan gadai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat telah melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang selama ini terpantau terjadi pertumbuhan, sehingga perlu tercatat keberadaannya agar saling menguntungkan untuk perekonomian daerah. “Ini adalah proses yang merupakan suatu hal yang mungkin kita segerakan untuk menjamin simbiosis yang berjalan […]

  • Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah maraknya peredaran makanan dan obat yang ada di masyarakat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan puluhan produk berbahaya yang masih beredar di Indonesia. BPOM berhasil menemukan 22 produk herbal dan 11 kosmetik berbahaya yang mengandung bahan kimia pemicu kanker, kerusakan ginjal, stroke, hingga kematian mendadak. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan […]

  • Viral! Siswi Di Sumedang Diculik Gurunya Sendiri

    Viral! Siswi Di Sumedang Diculik Gurunya Sendiri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seorang siswi kelas 6 SD di Kabupaten Sumedang telah mengalami pengalaman kurang menyenangkan setelah dirinya menjadi korban pemerkosaan dan penculikan seorang oknum guru honorer. Beruntungnya oelaku berinisial IM (35) kini sudah ditangkap polisi dan kejadian ini sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Sumedang. Dalam laporannya, IM yang merupakan guru honorer sudah ditahan di Mapolres […]

  • 300 SPPG Jabar yang Ditutup Dalam Pantauan Serius Komisi IX DPR RI

    300 SPPG Jabar yang Ditutup Dalam Pantauan Serius Komisi IX DPR RI

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni menyebutkan, hingga saat ini masih ada pemerintah daerah (pemda) dan Badan Gizi Nasional (BGN) tak sinkron terkait pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Karena ternyata tadi, ada informasi belum klop antara pemerintahan daerah dengan BGN. Ya, selesai pertemuan ini, mereka sudah dapat SK, silakan tindak […]

  • 7 Pola Kebiasaan Malam Ini Memengaruhi Kesuksesan Manusia Lho, Perhatikan Nomor 7

    7 Pola Kebiasaan Malam Ini Memengaruhi Kesuksesan Manusia Lho, Perhatikan Nomor 7

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harus diakui ternyata kebiasaan kita di malam hari memainkan peran penting dalam membentuk kehidupan kita. Cara kita menjalani hari di malam hari dapat secara langsung memengaruhi hari esok hari. Psikologi telah menunjukkan bahwa rutinitas malam tertentu dapat membawa kita menuju jalan biasa-biasa saja, tidak pernah dapat mencapai apa yang kita mampu.Untuk itu, kita […]

  • Iran Tawarkan Jalur Melintas Selat Hormuz, Syarat Mutlak Usir Diplomat AS-Israel

    Iran Tawarkan Jalur Melintas Selat Hormuz, Syarat Mutlak Usir Diplomat AS-Israel

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pasukan Garda Revolusi Islam Iran menawarkan akses bagi negara yang melintasi Selat Hormuz kepada negara Arab atau Eropa mana pun dengan syarat mengusir duta besar Israel dan Amerika Serikat (AS) dari wilayahnya. Garda Revolusi Iran sendiri merupakan pasukan paramiliter yang memiliki pengaruh besar di Iran. Kelompok itu menjadi ujung tombak serangan Teheran terhadap […]

expand_less