Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Rupiah Tembus Rp18.000, Ini Wejangan Presiden RI Ke-6 SBY Untuk Presiden Prabowo

Rupiah Tembus Rp18.000, Ini Wejangan Presiden RI Ke-6 SBY Untuk Presiden Prabowo

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Nilai tukar rupiah pada Kamis sudah menyentuh Rp18.000 per dolar AS, rekor paling buruk dalam sejarah republik. Sementara IHSG turun nyaris 2 persen ke 5.826.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menguraikan pentingnya menjaga kepercayaan publik dalam menghadapi ketidakpastian global seperti sekarang.

Pesan itu disampaikan SBY saat perekonomian Indonesia sedang menghadapi badai dari segala arah, termasuk semakin tidak berharganya rupiah dan ambruknya indeks harga saham gabungan atau IHSG.

Para analis mengatakan ambruknya rupiah dan IHSG salah satunya disebabkan oleh semakin terkikisnya kepercayaan investor dan publik terhadap kredibilitas kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Presiden RI ke-6 itu mengatakan dunia saat ini tengah memasuki era ketidakpastian yang ditandai dengan berbagai tantangan global, mulai dari meningkatnya rivalitas geopolitik, perang dan konflik di berbagai wilayah, dan perubahan rantai pasok global.

“Kepemimpinan yang kuat adalah tentang menjaga kepercayaan publik dan menciptakan peluang di tengah berbagai disrupsi,” kata SBY pada The 2026 Asia Grassroots Forum by Amartha di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Berdasarkan pengalamannya memimpin Indonesia pada masa krisis dan transisi, termasuk dampak krisis Asia 1997-1998, tsunami Aceh pada 2004, hingga krisis keuangan global 2008, SBY memaparkan sejumlah prinsip kepemimpinan yang dibutuhkan di tengah ketidakpastian.

Menurutnya, pemimpin harus tetap tenang saat menghadapi situasi sulit karena kepanikan dapat memperlemah institusi.

“Ketakutan menyebar dengan cepat pada masa-masa sulit. Kepanikan melemahkan institusi. Seorang pemimpin harus tetap tenang, jujur dan memiliki arah yang jelas,” ujarnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa pemimpin juga perlu mampu menggabungkan pragmatisme dengan prinsip.

Dalam dunia yang semakin kompleks, menurutnya, negara harus adaptif dan realistis, tapi tetap berpegang pada nilai-nilai dasar.Ia juga menekankan pentingnya visi jangka panjang dalam kepemimpinan.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia, reformasi institusi, ketahanan iklim, dan inovasi tidak dapat diwujudkan dalam waktu singkat.

Selain itu, SBY menilai kepemimpinan harus bersifat inklusif agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Pertumbuhan yang hanya dinikmati oleh sebagian kecil kelompok masyarakat pada akhirnya akan menimbulkan ketidakstabilan,” katanya.

Meski tantangan global semakin kompleks, SBY mengaku tetap optimistis terhadap masa depan ASEAN dan Indonesia.

Menurut dia, optimisme tersebut bukan karena tantangan yang dihadapi relatif kecil, melainkan karena kawasan ASEAN memiliki modal yang kuat berupa populasi muda, wirausaha yang dinamis, ekosistem digital yang terus berkembang, masyarakat yang tangguh, serta sumber daya manusia yang besar.

SBY mengatakan kekuatan tersebut tidak hanya berada di kota-kota besar atau korporasi besar, tetapi juga di desa-desa, komunitas lokal, pelaku usaha kecil, serta jutaan masyarakat yang terus bekerja, berusaha, dan membangun harapan di tengah ketidakpastian.

Ia meyakini modal tersebut akan menjadi fondasi penting bagi ASEAN dan Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan global pada masa mendatang.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

    Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati musim lebaran 2026 masyarakat berharap dapat pulang kampung dengan keadaan nyama, demi menjaga kenyamanan dan kelancaran masyarakat Indonesia yang akan mudik di lebaran, Kepolisian bersama jajarannya telah memetakan daerah atau titik rawan kemacetan yang dilalui pemudik, sehingga diharapkan mudik tetap berjalan dengan lancar dan nyaman sampai tujuan. Berdasarkan proyeksi pemerintah, pergerakan masyarakat […]

  • Menengok Strategi dan Misi Menkeu Purbaya di Amerika Memastikan RI Jadi Tujuan Utama Investasi Global

    Menengok Strategi dan Misi Menkeu Purbaya di Amerika Memastikan RI Jadi Tujuan Utama Investasi Global

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Guna menjaga investasi di Indonesia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan investor potensial di New York dan Washington DC, Amerika Serikat. Dalam agenda tersebut, Purbaya memaparkan kondisi fundamental makroekonomi Indonesia serta arah kebijakan fiskal ke depan. Ia menegaskan bahwa strategi yang ditempuh pemerintah berada di jalur yang tepat. “Pada […]

  • Menteri PPPA Minta Maaf soal Kecelakaan Gerbong KRL, Arifah: Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya

    Menteri PPPA Minta Maaf soal Kecelakaan Gerbong KRL, Arifah: Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menyadari pernyataannya akhirnya menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, meminta maaf atas pernyataannya dalam insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur, Jawa Barat. Saat itu ia mengusulkan agar gerbong wanita di commuterline dipindah ke tengah. “Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa […]

  • Sumbersewu Pecah! Sebanyak 48 Sound Horeg Beradu Gengsi Guncang Pantai Selatan Banyuwangi

    Sumbersewu Pecah! Sebanyak 48 Sound Horeg Beradu Gengsi Guncang Pantai Selatan Banyuwangi

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 74
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –Dentuman bass menggelegar yang mengguncang pesisir selatan Banyuwangi. Kurang lebih ada 48 unit sound horeg raksasa ambil bagian dalam ajang “Halal Bihalal Battle Sound Horeg” di Lapangan Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Minggu (29/03). Kegiatan ini tak sekadar hiburan Lebaran. Di kalangan pecinta audio, ajang tersebut telah menjadi arena adu gengsi antar pemilik sound system […]

  • Deretan KA Jarak Jauh Dibatalkan Imbas Kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL, Ini Daftarnya

    Deretan KA Jarak Jauh Dibatalkan Imbas Kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL, Ini Daftarnya

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah proses evakuasi pada korban kecelakaan kereta api di stasiun bekasi timur. PT Kereta Api Indonesia (Persero) telahmembatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) dari Stasium Gambir dan Stasiun Pasarsenen maupun sebaliknya. Saat ini KAI tengah fokus melakukan evakuasi serta penanganan korban terdampak. VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyatakan ada total […]

  • Pemerintah Sahkan Kebijakan Sertifikat Rumah Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu

    Pemerintah Sahkan Kebijakan Sertifikat Rumah Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 5
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sertifikat tanah menjadi dokumen penting yang memberikan kepastian hukum atas kepemilikan rumah. Tahun ini, pemerintah meluncurkan program sertifikasi tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan target menerbitkan 1 juta sertifikat hak milik (SHM) tanpa biaya. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) dengan Kementerian Agraria dan […]

expand_less