176 Orang Diduga Keracunan Menu MBG di Cikalongkulon Cianjur
- account_circle Deva Sakti
- calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

DIRAWAT: Ratusan korban keracunan diduga usai menyantap menu MBG tengah mendapatkan perawatan medis.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Cianjur. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa ratusan siswa di Kecamatan Cikalongkulon. Sebanyak 176 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap MBG, Selasa (27/1).
Ratusan korban tersebut berasal dari 36 sekolah yang terdampak enam sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SD. Selain siswa, satu orang warga lanjut usia juga dilaporkan turut mengalami gejala serupa. Para korban mengeluhkan mual, pusing, dan muntah sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat ini, para korban ditangani di dua fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Cijagang dan Puskesmas Cikalongkulon. Camat Cikalongkulon, Iyus Yusuf, mengatakan hingga pukul 19.00 WIB jumlah korban tercatat sebanyak 176 orang.
“Sebanyak 170 orang ditangani di Puskesmas Cijagang dan enam orang di Puskesmas Cikalongkulon. Dari jumlah tersebut, ada tiga orang yang dirujuk ke rumah sakit, dua dari Puskesmas Cijagang dan satu dari Puskesmas Cikalongkulon,” ujarnya.
Baca Juga: Bertambah, Puluhan Siswa SD di Wargasari Kadupandak Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara, MBG tersebut disalurkan ke 36 sekolah. Namun, yang tercatat masuk ke puskesmas baru berasal dari enam sekolah, terdiri dari satu PAUD, satu MTs, dan sisanya SD. Penyebaran korban terjadi secara merata di sejumlah desa.
Sementara itu, Kapolsek Cikalongkulon AKP Arif Titim Firmanto mengatakan pihak kepolisian telah mengamankan lokasi dan sampel makanan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
“Sebagian sampel makanan sudah kami amankan, baik dari masyarakat maupun dari dapur MBG. Nantinya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut bekerja sama dengan pihak terkait,” katanya.
Menu MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut antara lain nasi, ayam suwir, sayur sawi, tahu goreng, dan buah semangka. Berdasarkan keterangan para siswa, makanan tersebut dikonsumsi sekitar pukul 14.00 WIB, dan gejala mulai dirasakan tak lama setelahnya.
“Keluhan yang dirasakan umumnya pusing, mual, dan muntah. Ada juga yang mengalami dehidrasi karena muntah berulang,” tambahnya.
Baca Juga: Diduga Judi Sabung Ayam, Polisi Amankan Ayam dan Motor di Bojongpicung Cianjur
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima MBG. Ia meminta agar makanan diperiksa terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
“Silakan dicium aromanya, dilihat teksturnya. Jika ada yang mencurigakan, segera koordinasikan dengan pihak sekolah atau dapur MBG,” pungkasnya.(rbi)
- Penulis: Deva Sakti

Saat ini belum ada komentar