Update Jadwal PELNI: KM Sinabung Layani Jalur Surabaya Hingga Jayapura Mulai Mei Mendatang
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), KM Sinabung, memulai jadwal pelayaran Mei 2026 dengan rute Baubau–Surabaya pada 1 Mei.
Kapal ini kemudian langsung tancap gas melayani rute padat Surabaya–Jayapura–Surabaya hingga 19 Mei tanpa jeda panjang di pelabuhan.
Pelayaran perdana diberangkatkan dari Baubau pada Jumat (1/5) pukul 20.00 WITA dan dijadwalkan sandar di Surabaya pada Senin (4/5) pukul 00.01 WIB.
Total waktu tempuh mencapai 2 hari 4 jam 1 menit, dengan harga tiket berkisar Rp450.500 hingga Rp1.538.500.
Tanpa menunggu lama, hanya berselang beberapa jam, KM Sinabung kembali berangkat dari Surabaya menuju Jayapura pada hari yang sama, Senin (4/5) pukul 07.00 WIB. Rute panjang ini ditempuh selama 7 hari 13 jam, melintasi sejumlah pelabuhan strategis di Indonesia timur.
Berangkat: 1 Mei 2026, 20.00
Tiba: 4 Mei 2026, 00.01
Transit: Makassar (2 Mei, 12.00–15.00)
Durasi: 2 hari 4 jam 1 menit
Tiket: Rp450.500 – Rp1.538.500
Surabaya – Jayapura
Berangkat: 4 Mei 2026, 07.00
Tiba: 11 Mei 2026, 20.00
Durasi: 7 hari 13 jam Tiket: Rp1.044.500 – Rp3.495.500
Lintasan mencakup Makassar, Baubau, Banggai, Bitung, Ternate, Babang (Bacan), Sorong, Manokwari, Biak, hingga Jayapura.
Jayapura – Surabaya
Berangkat: 12 Mei 2026, 02.00
Tiba: 19 Mei 2026, 14.00
Durasi: 7 hari 12 jam
Tiket: Rp1.039.500 – Rp3.490.500
Kapal kembali melewati rute serupa secara terbalik sebelum bersandar di Surabaya. KM Sinabung merupakan satu dari lima armada Pelni yang rutin melayani koridor Surabaya–Jayapura.
Empat kapal lainnya adalah KM Dorolonda, KM Ciremai, KM Dobonsolo, dan KM Gunung Dempo, yang sama-sama mampu beroperasi hingga dua kali perjalanan pulang-pergi setiap bulan.
Pihak Pelni mengingatkan jadwal masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, termasuk kemungkinan penambahan pelayaran hingga akhir bulan selama kapal tidak menjalani perawatan (docking).
Informasi terbaru akan diumumkan secara berkala.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar