Nyawa Presiden Trump Terancam, Polisi Berhasil Ungkap Identifikasi Penembak
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Nyawa presiden Amerika Serikat, Donald Trump terancam saat adanya insiden penembakan, diketahui saat kejadian terjadi Presiden AS Donald Trump menghadiri acara gala media di Washington pada Sabtu malam (25/4/2026). Atas hal itu, pelaku ditangkap di area pemeriksaan tepat di luar ruang serbaguna hotel tempat ratusan tamu berkumpul.
Mengutip media Amerika, Trump segera dievakuasi dari panggung dan tim keamanan bergegas melewati kelompok-kelompok undangan di acara makan malam White House Correspondents’ Dinner yang mengharuskan tamu mengenakan pakaian formal, sementara orang-orang berlarian bersembunyi di bawah meja dalam suasana yang kacau.
“Secret Service dan aparat penegak hukum telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka bertindak cepat dan berani. Penembak telah ditangkap,” kata Trump di media sosial.
Dia mengatakan akan segera menggelar konferensi pers di Gedung Putih. “Pihak penegak hukum telah meminta kami untuk meninggalkan lokasi,” tambahnya. “Ibu Negara, Wakil Presiden, dan seluruh anggota Kabinet, dalam keadaan baik-baik saja.”
Dia mengatakan bahwa dia berencana untuk menjadwalkan ulang acara tersebut dalam waktu satu bulan meskipun terjadi insiden keamanan.
Layanan Rahasia (Secret Service) mengonfirmasi bahwa satu tersangka telah ditahan, dan menambahkan bahwa insiden penembakan terjadi di dekat area pemeriksaan keamanan utama.
Tim taktis dengan senjata terhunus mengambil posisi di panggung tempat Trump duduk selama makan malam sebelum dievakuasi.
Polisi membanjiri Hotel Washington Hilton, dan helikopter berputar-putar di atasnya.
Polisi: Penembak Itu Bernama Cole Tomas Allen
Kepolisian Washington D.C mengungkap identifikasi detail pelaku penembakan di acara White House Correspondents’ Dinner pada Sabtu (25/4) malam yang dihadiri Presiden Donald Trump, bernama Cole Tomas Allen, 31 tahun, asal Torrance, California.
Plt Kepala Kepolisian Washington D.C Jeffery Carrol mengatakan tersangka diduga menginap di hotel Washington Hilton, lokasi insiden terjadi. Hal itu dikatakan yang menjelaskan mengapa dia bisa berada di lokasi.
Washington Hilton adalah lokasi penembakan Presiden Ronald Reagan pada 1981. Dia ditembak John Hinckley Jr di luar hotel. Insiden ini telah mendorong hotel ini dirancang ulang sampai menambahkan jalur keamanan khusus presiden.
Pelaku juga disebut membawa banyak senjata, yaitu senapan, pistol dan beberapa pisau. Dia diyakini bertindak sendirian.
Saat ditanya wartawan tentang target pelaku, Carroll mengatakan hal itu masih diselidiki.
“Yang kami tahu presiden ada di dalam ballroom. Kami juga tahu ada anggota kabinet dan banyak tamu di sana,” kata dia diberitakan CNN.
Carroll menjelaskan pelaku dibawa ke rumah sakit untuk dievaluasi dan dipastikan tidak mendapat luka tembak. Kepolisian meyakini tersangka menembakan senjata berdasarkan ‘informasi awal’.
Jaksa Agung AS Jeanine Pirro mengatakan tersangka didakwa secara pendahuluan dengan dua tuduhan terkait penggunaan senjata api dan penyerangan terhadap petugas dengan senjata berbahaya.
Dia juga menyampaikan akan ada lebih banyak tuduhan yang diajukan “berdasarkan informasi yang kami peroleh dalam situasi yang sangat dinamis ini.”
Pirro mengatakan tersangka akan dihadapkan ke pengadilan pada hari Senin di pengadilan distrik federal. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar