Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dokter Jiwa Ungkap Luka Psikologis Imbas Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Dokter Jiwa Ungkap Luka Psikologis Imbas Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pengurus Bidang Pengabdian Masyarakat, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PP-PDSKJI), dr Lahargo Kembaren SpKJ menegaskan, baik pelecehan fisik maupun di ruang digital seperti grup WhatsApp, memiliki dampak luka psikologis yang sama beratnya ke korban.

“Luka psikologis tidak selalu ditentukan oleh bentuk tindakan dan perlakuan yang dialami, tetapi oleh makna pengalaman traumatis yang dirasakan korban,” kata dr Lahargo saat dihubungi detikcom, Selasa (14/4).

“Pelecehan verbal atau digital dapat memberikan dampak yang sangat besar karena korban merasa direndahkan, dipermalukan, dijadikan objek, hingga kehilangan rasa aman,” tambahnya.

Dalam beberapa kasus, efek emosional yang muncul bisa setara atau sangat berat, terutama bila percakapan tersebut menyebar luas dan diketahui banyak orang. Mungkin tidak ada luka fisik, tetapi luka pada harga diri, martabat, dan rasa aman bisa sangat dirasakan.

“Secara psikologis, yang terluka adalah self-esteem (harga diri), sense of safety, trust terhadap lingkungan sosial, body image, dan rasa tidak berdaya,” ujar dr Lahargo.

“Korban bisa terus mengulang percakapan tersebut dalam pikirannya (intrusive thought) dan dapat menjadi PTSD (post traumatic stress disorder), sebuah gangguan jiwa yang dipicu oleh peristiwa traumatis,” lanjut dia.

Terkait ini, dr Lahargo menjelaskan hal ini bisa terjadi karena di ruang tertutup candaan seksual lebih mudah dinormalisasi atau dianggap biasa. Hal ini disebut group reinforcement, yakni sesuatu yang salah tetapi bisa terasa normal saat divalidasi oleh kelompok.

Selain itu, dr Lahargo juga menyinggung soal disinhibition effect. Itu merupakan fenomena psikologis saat seseorang merasa lebih bebas, terbuka, dan kurang terkendali dalam mengekspresikan diri saat berada di dunia maya (internet).

“Di ruang digital, orang sering merasa lebih berani dibandingkan interaksi tatap muka. Karena tidak melihat reaksi emosional korban secara langsung, empati bisa menurun,” beber dia.

“Layar sering membuat seseorang lupa bahwa ada manusia yang terluka di balik nama dan foto profil,” sambungnya.

Dalam penjelasannya, dr Lahargo juga menyinggung aksi-aksi tidak pantas seperti ini juga berhubungan dengan kebutuhan validasi. Sebagian pelaku mungkin mencari validasi teman, ingin dianggap lucu, hingga superioritas maskulinitas.

“Korban tidak lagi dilihat sebagai manusia utuh, tetapi sebagai objek candaan atau validasi sosial,” katanya.

Akhirnya, saat tertangkap basah, para pelaku seringkali merasionalisasi perilakunya dengan kalimat-kalimat seperti ‘cuma bercanda’, ‘nggak serius’, hingga ‘kan cuma chat’.

Padahal, lanjut dr Lahargo, secara psikologis ini adalah bentuk pelepasan tanggung jawab moral. Sesuatu tidak lagi dianggap candaan saat martabat orang lain menjadi korbannya.

“Kekerasan seksual tidak harus berupa sentuhan langsung. Di era digital, kata-kata dan isi percakapan dapat melukai sama dalamnya dengan tindakan fisik, terutama ketika menyerang harga diri dan rasa aman korban,” pungkasnya.

Sebelumnya sedang Viral sebuah tangkapan layar percakapan berisikan pelecehan seksual di grup WhatsApp yang diduga dilakukan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Belasan terduga pelaku mendapatkan sidang terbuka yang diinisiasi pihak korban.

Pihak Universitas Indonesia (UI) melalui akun Instagram resminya membenarkan aduan dugaan tindakan pelecehan seksual pada 12 April 2026.

“Pada tanggal 12 April 2026, Fakultas menerima laporan mengenai dugaan pelanggaran kode etik yang juga berpotensi mengandung unsur tindak pidana, terkait aktivitas sebagian mahasiswa,” demikian pernyataan Fakultas Hukum UI lewat akun Instagram yang dilihat detikcom, Senin (13/4).

“Berdasarkan laporan tersebut, Fakultas mengetahui beredarnya tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan mahasisa dan memuat konten yang tidak pantas, termasuk indikasi kekerasan seksual,” sambungnya.

Saat ini, pihak FH UI tengah menelusuri dan verifikasi secara serius, cermat, dan menyeluruh. Proses ini dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan keadilan, serta mengecam tindakan tersebut. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji. dok. Ist photo_camera 1

    Resmi Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Nandang Kurnaedi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    INFOKITA.News- Resmi. Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023–2024, era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), setelah ditetapkanKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabar penetapan tersangka Yaqut Cholil Qoumas itu tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh […]

  • Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon, Warga Alami Sesak Nafas dan Iritasi Mata

    Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon, Warga Alami Sesak Nafas dan Iritasi Mata

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tenaga kesehatan, mobil ambulans hingga dua puskesmas disiagakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, untuk menangani korban ledakan pabrik kimia PT MCCI. Masyarakat maupun karyawan yang membutuhkan penanganan medis, bisa mendatangi dua lokasi tersebut untuk penanganan awal. “Kita sudah informasi ke Puskesmas Merak kalau memang takutnya ke Grogol jauh. Sudah kita koordinasikan,” ujar Kepala […]

  • Inilah 5 Strategi Investasi Saat Rupiah Melemah

    Inilah 5 Strategi Investasi Saat Rupiah Melemah

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing ramai diperbincangkan masyarakat belakangan ini. Kondisi tersebut tentunya membuat banyak orang khawatir. Media sosial pun banjir komentar netizen tentang dampak negatif yang terjadi atas lemahnya rupiah. Alih-alih ikut panik, melemahnya rupiah bisa dijadikan momentum untuk meninjau ulang strategi investasi dan mencari peluang baru. Berikut sejumlah […]

  • 5 Tersangka Baru di Kasus Kekerasan Anak Daycare Yogyakarta

    5 Tersangka Baru di Kasus Kekerasan Anak Daycare Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Jumlah tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo kembali bertambah, Hal ini dikonfirmasi oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Kepolisian Resor Kota Yogyakarta setelah menetapkan lima orang tersangka baru dalam kasus tersebut. “Tambah lima tersangka, yaitu dua guru TK, dua orang pengasuh, dan […]

  • PM Thailand Bertemu Presiden Indonesia, Ini Hasilnya

    PM Thailand Bertemu Presiden Indonesia, Ini Hasilnya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Senin (3/8/2026). Dalam pertemuan itu ada dua nota kesepahaman yang ditandatangani, serta beberapa hal yang disepakati dua negara. Prabowo mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan resmi pertama Perdana Menteri Thailand ke Indonesia setelah 15 tahun. Kedua negara juga […]

  • 6 Resep Rahasia Puasa Nyaman Bagi Penderita GERD

    6 Resep Rahasia Puasa Nyaman Bagi Penderita GERD

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 78
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Umat Islam merasakan kegembiraan yang berlimpah karena dipertemukan dengan bulan suci ini. Puasa wajib menahan segala bentuk hal yang membatalkan puasa. Siapa pun pasti tidak sabar berburu takjil dan segala turunannya. Penyakit  GERD atau Asam lambung yang naik sering kali menjadi tantangan sendiri pada bulan Ramadan. Hal itu tergantung bagaimana kondisi tubuh saat menjalankan […]

expand_less