Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dampak Serangan Brutal Israel Ke Lebanon, Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Batal, Dikabarkan 254 Orang Meninggal Dunia

Dampak Serangan Brutal Israel Ke Lebanon, Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Batal, Dikabarkan 254 Orang Meninggal Dunia

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Belum sempat dunia bernafas lega dengan adanya gencatan senjata yang terjadi di timur tengah dikabarkan hubungan mereka kembali memanas, pasalnya Israel kembali melancarkan serangan secara brutal dan besar-besaran ke Lebanon pada Rabu (8/4). Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pun terancam gagal.

Iran kembali menutup Selat Hormuz, menyebutkan, sebuah kapal tanker minyak dipaksa berbalik arah saat mendekati jalur tersebut.

Kapal tanker bernama AUROURA, melakukan putaran 180 derajat secara mendadak saat hendak keluar dari selat dan kembali ke Teluk Persia.

Menurut data di Marine Traffic, lalu lintas kapal yang melalui Selat Hormuz belum berubah selama 24 jam sejak Iran mengumumkan akan membuka blokade jalur pelayaran penting tersebut.

Sejak dimulainya serangan AS ke Iran, rata-rata hanya tujuh kapal termasuk tanker, kapal pengangkut curah (bulk carrier), dan kapal kontainer yang melintasi selat itu setiap hari.

Data yang dilaporkan jika dibandingkan dengan sebelum perang, lebih dari 130 kapal melewati Selat Hormuz, per hari.

Iran mengumumkan pada Rabu (8/4) “jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran”.

Namun dalam sehari setelah pengumuman tersebut, hanya tujuh kapal yang tercatat melakukan perjalanan melintasi selat itu.

Tiga dari kapal kargo curah itu dimiliki oleh perusahaan China, dan tiga lainnya dimiliki oleh perusahaan Yunani.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa ketentuan gencatan senjata sangat jelas yakni Amerika Serikat harus memilih antara menghormati gencatan senjata atau melanjutkan perang melalui Israel.

“Syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit: AS harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel. AS tidak bisa mendapatkan keduanya,” tulis Araghchi di akun X @araghchi, Rabu (8/4).

Araghchi menekankan bahwa dunia menyaksikan pembantaian di Lebanon pada serangan terbaru Israel Rabu (8/4/) kemarin. Araghchi juga meminta AS tegas dengan menyebut bahwa tanggung jawab kini berada di tangan AS untuk menegakkan komitmennya.

“Dunia melihat pembantaian di Lebanon. Bola ada di tangan AS, dan dunia sedang mengamati apakah AS akan bertindak sesuai dengan komitmennya,” tandasnya.

Dilaporkan Israel Defense Forces (IDF) mengklaim berhasil melancarkan serangan simultan terhadap lebih dari 100 target yang dikaitkan dengan Hizbullah di berbagai wilayah Lebanon hanya dalam waktu 10 menit saja.

Israel sengaja mengabaikan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dengan menyebut Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merilis pernyataan resmi bahwa serangan terhadap Hizbullah akan tetap berlanjut, berbeda dengan klaim dari Iran dan PM Pakistan Shehbaz Sharif yang sebelumnya menyebut Lebanon termasuk dalam cakupan gencatan senjata tersebut.

Hal senada dikatakan Presiden AS Donald Trump yang juga menegaskan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan.

“Karena Hizbullah. Mereka tidak termasuk dalam kesepakatan itu. Itu juga akan diurus. Tidak apa-apa.” kata Trump kepada seorang reporter PBS selama wawancara telepon dikutip The Times of Israel (8/4).

Dalam operasi yang diberi nama sandi “Eternal Darkness”, IDF mengerahkan sekitar 50 jet tempur yang menjatuhkan sekitar 160 bom ke lebih dari 100 target hanya dalam waktu 10 menit.

Dampak serangan sangat besar, dengan laporan puluhan korban tewas di Beirut serta korban tambahan di kota-kota selatan seperti Sidon dan Tyre. Banyak serangan terjadi di kawasan padat penduduk, bahkan beberapa tanpa peringatan, memicu kepanikan luas di kalangan warga sipil.

Jalan-jalan dipenuhi orang yang melarikan diri, kendaraan terbengkalai, dan bangunan rusak atau terbakar. Saksi mata melaporkan ledakan dahsyat yang menyebabkan korban jiwa, termasuk anak-anak, serta kehancuran besar di berbagai bagian kota, seperti di Corniche al-Mazraa, salah satu jalan utama di Beirut.

Legislator Hizbullah Ibrahim Al-Moussawi memperingatkan melalui stasiun televisi Lebanon Al-Jadeed bahwa jika Israel tidak mematuhi gencatan senjata, Iran dan sekutunya kemungkinan akan merespons.

“Perjanjian tersebut mencakup Lebanon, sesuai dengan ketentuannya, dan Iran bersikeras untuk memasukkan hal ini,” kata Al-Moussawi.

Menurut laporan dari Lebanon Civil Defence, sedikitnya 254 orang tewas dan 1.165 lainnya terluka akibat serangan Israel kemarin seperti dilaporkan Al Jazeera (8/4).

Dalam pernyataan tertulisnya, Elias Chlela, ketua serikat dokter Lebanon, meminta semua dokter dari berbagai spesialisasi segera menuju rumah sakit manapun untuk memberikan bantuan medis. Seruan ini muncul sebagai respons terhadap korban yang sangat banyak setelah serangan udara Israel. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sule Meminta Maaf Usai Nge-Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano, Lirikan Afgan Jadi Sorotan

    Sule Meminta Maaf Usai Nge-Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano, Lirikan Afgan Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKTIA.NEWS – Komedian tanah air Entis Sutisna atau yang akrab dipanggil Sule tengah ramai menjadi bahan omongan panas masyarakat Indonesia usai video vlognya yang beredar pada saat pemakaman almarhum Vidi Aldiano. Banyak yang melihat tindakan Sule itu sebagai tindakan kurang empati lantaran dirinya membuat vlog di saat dalam kondisi yang berduka Menanggapi Ia menegaskan tidak […]

  • 10 Mobil Dikerahkan, Pemadaman Toko Sanya Cianjur Sempat Mengalami Kendala

    10 Mobil Dikerahkan, Pemadaman Toko Sanya Cianjur Sempat Mengalami Kendala

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kebakaran hebat melanda Toko Sania yang berlokasi di Jalan dr Muwardi, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu (24/1) sore. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.31 WIB dan dengan cepat membesar, sehingga membuat warga sekitar panik. Sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman juga dibantu […]

  • Apresiasi DPR RI Kepada Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM di Tengah Lonjakan Garga Minyak Mentah Global

    Apresiasi DPR RI Kepada Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM di Tengah Lonjakan Garga Minyak Mentah Global

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah kelonjakan harga minyak mentah di belahan dunia akibat ketegangan konflik yang terjadi di timur tengahm Pemerintah mengambil langkah tegas dengan tidak menaikkan harga minyak tersebut. Atas upaya yang diambil pemerintah tersebut DPR mengapresiasi pemerintah yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun nonsubsidi. DPR juga mengapresiasi pemerintah yang telah mendengarkan […]

  • Imbas Trump Putus Rantai Minyak Jutaan Warga Kuba Lumpuh dalam Kegelapan dan Mati Listrik Total

    Imbas Trump Putus Rantai Minyak Jutaan Warga Kuba Lumpuh dalam Kegelapan dan Mati Listrik Total

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum selesai dunia dihebohkan dengan serangan Amerika Serikat-Israel di Iran yang memasuki pekan ketiga, dalam beberapa waktu ini Presiden AS Donald Trump telah melontarkan keinginannya mengambil alih Kuba. AKibatnya kini Kuba telah mengalami kesulitan ekonomi akibat sanksi dan tekanan AS selama hampir 70 tahun. ”Seumur hidup saya mendengar perseteruan AS-Kuba, kapan AS akan […]

  • Oknum Guru PPPK di Sukanagara Cianjur Rampok Nenek Gegara Terjerat Judi Online

    Oknum Guru PPPK di Sukanagara Cianjur Rampok Nenek Gegara Terjerat Judi Online

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS- Seorang nenek berinisial TS (69), warga Kampung Tengah, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan oleh tetangga sekaligus kerabatnya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban pada Sabtu (11/1) sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya karena anaknya sudah […]

  • Kalah Tipis 1-0: Voucher Penalti Bulgaria, Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    Kalah Tipis 1-0: Voucher Penalti Bulgaria, Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Laga sengit dan menegangkan tersaji dalam babak final FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria dalam partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3) malam WIB. Laga ini menjadi momen krusial bagi Skuad Garuda untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan publik sendiri. Setelah tampil […]

expand_less