Longsor Hantam Kawasan Wisata Simbahe Serdang, 5 Warga Meninggal Dunia
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Bencana Longsor telah memporak-porandakan Desa Sembahe Kabupaten Deliserdang. Tak hanya menyebabkan lima orang meninggal dunia, longsor juga merusak sejumlah bangunan.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, melaporkan ada enam rumah yang rusak diterjang longsor.
Dalam laporannya longsor terjadi di Dusun III Desa Sembahe Kecamatan Sibolangit pada Rabu (7/4) dini hari. Hari itu, hujan sangat deras.
Sementara itu korban meminggal berjumlah lima orang semuanya berhasil ditemukan pagi tadi.
“Korban tanah longsor di Sembahe di temukan pagi ini jam 06.20 WIB,” katanya.
Korban yang meninggal dunia tersebut merupakan warga sekitar yang tempat tinggalnya tertimpa reruntuhan longsor.
Lima korban tewas yakni Gobal Sembiring (39), Riski Sembiring (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Br Ginting (49) dan Jamillah Br Ginting (48)”Korban selamat yakni Sehat Br Taringan umur 65 tahun,” kata dia.
Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, menyampaikan sebanyak 200 personel telah dikerahkan melakukan upaya evakuasi terhadap warga korban bencana alam di Sembahe.
“Dalam musibah bencana ini sebanyak lima orang ditemukan meninggal dunia dan sembilan rumah rusak akibat dihantam material longsor,” ujarnya, ia pun mengatakan Personel masih bekerja melakukan evakuasi.
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka mengatakan, seluruh korban sudah dievakuasi.
Adapun langkah-langkah yang pertama dilakukan setelah evakuasi, mengisolasi titik longsor.Sebab, masih ada mahkota longsor atau tebing menganga di atas pemukiman warga.
“Langkah selanjutnya yang akan kami lakukan adalah yang paling utama karena kita analisa dan evaluasi masih ada mahkota longsor. Oleh sebab itu yang paling utama kita melakukan isolasi daerah tersebut dan yang paling utama, untuk menghindari korban lanjutan,”ujarnya.
Pasca kejadian tersebut sekira pukul 01.00 wib pagi dinihari, alat berat Ekskavator serta ambulance milik PT Key Key Key Cahaya Gemilang juga terlihat diturunkan ke lokasi terjadinya longsor guna membantu proses evakuasi korban yang sudah tertimbun tanah longsor.
Bahkan, ambulance milik perusahaan PT Key Key yang bergerak di bidang kontraktor itupun juga terlihat diterjunkan guna melakukan evakuasi terhadap korban ke rumah sakit terdekat yang berada di wilayah kecamatan Pancur Batu.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar