Presiden Prabowo Temui 3 Keluarga Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Bandara Soetta
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada keluarga prajurit TNI yang gugur dalam serangan di Lebanon. Momen tersebut berlangsung usai prosesi pelepasan jenazah.
Penghormatan itu dilakukan di VIP Lounge Bandara Soekarno-Hatta, Banten pada Sabtu (4/4), tak lama setelah jenazah ketiga prajurit tiba di Tanah Air dari Lebanon. Dalam kesempatan itu, Prabowo menemui para keluarga prajurit untuk memberikan dukungan moral.
Ia juga sempat mengusap anak salah satu prajurit. Pada momen itu Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, jenazah ketiga prajurit tiba di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.00 WIB. Kedatangan mereka disambut dengan prosesi militer oleh sejumlah prajurit TNI yang telah berjajar rapi di apron bandara.
Adapun ketiga prajurit yang gugur dalam misi perdamaian tersebut adalah Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.
Setelah pesawat mendarat, tiga peti jenazah yang masing-masing dibalut bendera Merah Putih diturunkan secara bergantian dengan penuh penghormatan. Peti kemudian dibawa menuju Gedung VIP Lounge untuk disemayamkan sementara sebelum diberangkatkan ke daerah asal masing-masing.
Suasana haru langsung menyelimuti ruangan saat peti jenazah dibawa masuk. Keluarga yang telah menunggu sejak sore hari tak kuasa menahan tangis. Isak pecah ketika mereka menghampiri peti, mengusapnya, hingga memeluknya erat seolah enggan berpisah.
Beberapa anggota keluarga bahkan terlihat lemas dan harus dipapah oleh kerabat lainnya saat mendekat ke peti jenazah. Tangisan yang bersahutan mencerminkan duka mendalam atas kepergian orang-orang tercinta yang gugur dalam tugas negara.
Nuansa duka semakin terasa ketika lagu “Gugur Bunga” dikumandangkan menjelang prosesi persemayaman dan pelepasan jenazah.
Para prajurit TNI yang berjaga berdiri tegak memberikan penghormatan terakhir, sementara keluarga terus larut dalam kesedihan.
Saat ini, jenazah akan diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara militer.
Momen ini menjadi simbol duka sekaligus penghormatan atas pengorbanan prajurit TNI dalam menjaga perdamaian dunia.
Diketahui, ketiga prajurit tersebut gugur di tengah meningkatnya ketegangan di Lebanon selatan, yang dalam beberapa waktu terakhir diwarnai laporan saling serang antara militer Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar