Jayapura Banjir Efek Diguyur Hujan Semalaman, Bupati Jayapura Langsung Tinjau Lokasi dan Gerakkan Massa Untuk Kerja Bakti Pada 3 April 2026
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Hujan deras yang terjadi sejak Kamis (26/3/2026) malam hingga Jumat (27/3) pagi menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Jayapura, Papua.
Beberapa titik banjir tersebar dari Distrik Sentani hingga Sentani Timur. Di antaranya di ruas Jalan Kemiri, depan Yonif 751, ruas Jalan Hawai hingga ruas Jalan Kampung Harapan.
Banjir yang terjadi di Kampung Harapan menyebabkan jalan tertutup material tanah dan batu yang terbawa banjir sehingga arus lalu lintas diberlakukan satu arah.
Selain banjir, longsor juga terjadi di jalan ring road yang menghubungkan Distrik Abepura dan Distrik Jayapura Selatan.
Longsor tersebut menyebabkan jalan ring road tertutup material tanah dan batu.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menyampaikan bahwa hujan masih akan terjadi di Wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Biak Numfor hingga Mamberamo Raya.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat ini diprediksi akan berlangsung hingga pukul 11.30 WIT sehingga masyarakat diminta waspada terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologis (dampak cuaca ekstrem).
“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi sehingga kami mengimbau kepada masyarakat dan instansi terkait untuk waspada cuaca ekstrem serta angin kencang yang dapat mengakibatkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan lainnya,” kata Kepala BMKG Wilayah Papua, Yustus Rumakiek dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (27/3)
Bupati Jayapura Cepat Gerak Tanggap pada Bencana Banjir di Jayapura
Bupati Jayapura, Yunus Wonda bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung kondisi luapan air danau yang mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam di beberapa titik. Banjir tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, Senin, 30 Maret 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Jayapura melihat secara langsung dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk rumah-rumah yang tergenang air. Pemerintah daerah pun bergerak cepat untuk melakukan pemantauan sekaligus mencari solusi penanganan banjir.
Bupati Jayapura juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan di sungai yang dapat memperparah kondisi banjir.
Selain itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh dan warga, untuk turut serta dalam kegiatan kerja bakti yang akan dilaksanakan di Kali Jaifuri pada hari Jumat, 3 April 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan aliran sungai agar dapat mengurangi risiko banjir di kemudian hari. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar