Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Danantara Ungkap Alasan Garuda Indonesia Alami Kerugian Hingga Rp 5,42 Triliun pada 2025

Danantara Ungkap Alasan Garuda Indonesia Alami Kerugian Hingga Rp 5,42 Triliun pada 2025

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKIA.NEWS – GIAA mencatatkan kerugian sebesar USD 319,39 juta atau setara Rp 5,42 triliun (asumsi kurs Rp 16.990) sepanjang 2025 lalu. Angka tersebut melonjak drastis dari USD 69,77 juta atau Rp 1,18 triliun di 2024. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengamini, beban operasional menjadi salah satu alasan membengkaknya kerugian tersebut.

Dony buka suara mengenai membengkaknya kerugian yang dialami PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA. Beban operasional menjadi salah satu alasannya.

“Jadi dulu memang mereka tidak memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan pesawat mereka,” kata Dony saat ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (29/3) saat jumpa bersama awak media. di Kawasan Senen, Jakarta.

Dalam catatannya banyak armada dalam grup Garuda Indonesia yang tidak bisa digunakan imbas kerusakan yang belum diperbaiki. Hal ini menjadi beban lagi bagi perusahaan

“Bayangkan teman-teman sekalian bahwa mereka punya pesawat, di-grounded semua, dan itu harus dibayar terus leasingnya, tapi tidak mendapatkan penghasilan. Inilah yang menyebabkan makanya kerugian tahun 2025 itu besar,” tutur dia.

Dony mengungkapkan, perbaikan armada pesawat milik Garuda Indonesia juga tidak mudah. Mengingat adanya tantangan industri penerbangan global.

“Ternyata untuk mencari MRO untuk perbaikan itu tidak semudah itu juga. Beberapa engine kita, engine-engine kita masuk ke shop itu, itu juga masih belum dapat antrean,” ujar Kepala Badan Pengaturan BUMN ini.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA mencatatkan pendapatan usaha konsolidasi sebesar USD 3,22 miliar, turun 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring fase konsolidasi operasional untuk memperkuat fundamental bisnis.

“Tidak dapat dipungkiri penurunan kinerja Garuda Indonesia Group utamanya dipengaruhi oleh terbatasnya kapasitas produksi pada semester I 2025 dimana jumlah unserviceable aircraft masih menunggu scheduled maintenance,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairuppan dalam keterangan resmi.

Adapun pada tahun ini Perseroan turut mencatatkan rugi bersih sebesar USD 319,39 juta yang turut dipengaruhi oleh fluktuasi kurs, serta peningkatan biaya fixed cost seiring intensitas program pemulihan serviceability armada yang belum serviceable.

“Tren tekanan kinerja Garuda Indonesia di tahun buku 2025 juga turut dipengaruhi oleh penurunan passenger yield, tekanan nilai tukar Rupiah, serta tantangan rantai pasok industri aviasi global yang berdampak pada biaya dan proses perawatan,” jelas dia.

Garuda Indonesia Group terus memaksimalkan jumlah armada di akhir tahun 2025 menjadi sedikitnya 99 armada dari sebelumnya sekitar 84 armada per Juni 2025. Adapun total armada yang masih dalam tahap perbaikan pada akhir tahun 2025 sebanyak 43 pesawat.

“Di tengah tantangan optimalisasi kapasitas produksi tersebut, jumlah penumpang tercatat 21,2 juta, terkoreksi 10,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Ke depan, dengan progres pemulihan armada dan implementasi transformasi yang konsisten, Garuda Indonesia optimis kapasitas produksi dan kinerja operasional akan membaik secara bertahap menuju fase pemulihan yang lebih solid. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR RI : Polri Tetap di Bawah Presiden

    DPR RI : Polri Tetap di Bawah Presiden

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menegaskan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap menjadi lembaga negara yang berada langsung di bawah Presiden. Penegasan ini memastikan bahwa Polri tidak berada di bawah kementerian mana pun. Penegasan tersebut disepakati dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR RI […]

  • Laga Tur Pramusim: AC Milan Tantang The Blues di SUGBK Agustus Mendatang

    Laga Tur Pramusim: AC Milan Tantang The Blues di SUGBK Agustus Mendatang

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Klub raksasa eropa AC Milan akan menjalani tur pramusim dengan melawan Chelsea di Indonesia resmi diumumkan. Laga panas dua raksasa Eropa itu digelar di Stadion Gelora Bung Karno dan dijadwalkan pada 8 Agustus 2026. Pertandingan tersebut akan dimainkan pada Sabtu malam pukul 19.00 WIB. Duel ini menjadi bagian dari tur pramusim AC Milan […]

  • PD MES Cianjur Gelar SILAKDA, Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat.

    Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat, PD MES Cianjur Gelar SILAKDA

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Nag Rustandi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    INFOKITA.News-Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (PD MES) Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan Silaturahmi Kerja Daerah (SILAKDA) di Aula Gedung Fakutas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Jumat 6 Februari 2026. SILAKDA mengangkat tema ‘Memperkuat Ekosistem Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat Cianjur’ sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengembangan ekonomi syariah […]

  • Mendukbangga Verifikasi Legalitas Little Aresha, Hasilnya Tak Berizin

    Mendukbangga Verifikasi Legalitas Little Aresha, Hasilnya Tak Berizin

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji bongkar verifikasi legalotas daycare Lottle Aresha, berdasarkan laporan yang diterimanya, daycare tersebut yang diduga melakukan kekerasan pada anak-anak yang dititipkan di situ, hasil diluar dugaan ternyata Tempat Penitipan Anak (TPA) tersebut tidak memiliki izin. Wihaji mengatakan di Jakarta, Selasa, bahwa kejadian dugaan kekerasan tersebut menjadi sebuah pembelajaran untuk […]

  • Serangan Terbaru Ke Israel, Iran Luncurkan Rudal Sejjil dengan Bobot 23,6 Ton

    Serangan Terbaru Ke Israel, Iran Luncurkan Rudal Sejjil dengan Bobot 23,6 Ton

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melancarkan serangan menggunakan Rudal Sejjil pada Minggu (15/3) terhadap target Israel. Kantor Hubungan Masyarakat IRGC melaporkan rudal garang itu dikerahkan dalam serangan balasan Iran ke wilayah Israel pada Minggu waktu setempat. Sebagai informasi penggunaan rudal strategis berbahan bakar padat ini menjadi yang pertama sejak pecahnya perang setelah Amerika […]

  • DPR RI Kecam Serangan Brutal Israel ke Lebanon Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

    DPR RI Kecam Serangan Brutal Israel ke Lebanon Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsul Rizal yang akrab disapa Deng Ical, melontarkan kecaman keras terhadap serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel ke Beirut, Lebanon, pada Rabu (8/4) Serangan mematikan tersebut dilaporkan telah merenggut sedikitnya 254 nyawa. Akibatnya kesepakatan antara AS-Iran beberapa waktu lalu kini terancam gagal, bahkan laporan terbaru menyebutkan […]

expand_less