Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Menkeu Purbaya Terima Laporan BGN Terkait Skema Efisiensi Program MBG

Menkeu Purbaya Terima Laporan BGN Terkait Skema Efisiensi Program MBG

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Di tengah upaya pemerintah yang berupaya menekan biaya anggaran belanja, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan Badan Gizi Nasioanal (BGN) terkait upaya efisiensi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil evaluasi menunjukkan potensi penghematan anggaran mencapai puluhan triliun rupiah.

Jumlah hari penyaluran makan bergizi gratis (MBG) rencananya bakal dipangkas imbas dari kebijakan efisiensi anggaran yang akan diterapkan pemerintah. Hal ini berdasarkan usulan langsung Badan Gizi Nasioanal kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Efisiensi anggaran itu ditujukan untuk menghadapi risiko tekanan ekonomi akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang masih terus berlangsung dan membuat harga serta pasokan energi bergejolak.

Purbaya menjelaskan, efisiensi anggaran MBG itu belum menjadi bagian dari total nilai hasil efisiensi yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto senilai Rp 81 triliun.

“Kan MBG juga akan melakukan beberapa efisiensi,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Rabu (25/3)

Purbaya mengatakan, efisiensi penyaluran MBG ini merupakan hasil dari usulan BGN. Efisiensi itu dilakukan dengan memangkas hari penyaluran dari yang selama ini sebanyak 6 hari menjadi hanya 5 hari.

“Sabtu diberhentikan kalau enggak salah. Dia kan biasa seminggu 6 hari, dia bilang 5 hari, enggak tahu diumumin apa belum, tapi dia ngomong seperti itu,” kata Purbaya.

Menkeu menjelaskan efisiensi dapat dilakukan melalui penyempurnaan skema penyaluran program MBG. Salah satunya dengan menyesuaikan intensitas penyaluran pada periode tertentu agar lebih tepat sasaran dan terukur. Dengan penyesuaian tersebut, pemerintah berpotensi menghemat anggaran hingga sekitar Rp40 triliun. 

Menurut Menkeu, efisiensi ini tetap menjaga manfaat program bagi masyarakat tanpa mengurangi target penerima. Pemerintah menegaskan program MBG tetap menjadi prioritas dengan fokus pada perbaikan sistem agar lebih efisien dan berkelanjutan.

“Waktu rapat antara lain, kepala MBG bilang seperti itu. Saya nggak inget hitungannya, tapi dia bilang kira-kira seperti itu. Yang penting kan ini, ada efisiensi dan masyarakat, anak sekolah masih bisa makan cukup.” kata Menkeu Purbaya.

Purbaya mengatakan, dengan adanya efisiensi satu hari penyaluran itu, anggaran yang dihemat bisa mencapai kisaran Rp 40 triliun. Itu pun kata dia berdasarkan hasil perhitungan BGN.

“Tapi bisa lebih dan bukan saya motong ya, memang dia melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini. Jadi jangan dibilang MBG tutup mata, enggak, dia juga melakukan efisiensi,” tegas Purbaya.

Purbaya menegaskan, efisiensi hari dalam penyaluran MBG ini belum sampai tingkat keputusan resmi, melainkan masih sekedar usulan dari BGN saat rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian.

“Jadi itu belum dihitung yang masuk sekitar Rp 80 triliun. Dia hanya bilang bisa segini, ya udah jalanin aja pak, tapi kira-kira dengan itu saja bantalan kita masih cukup, nanti kalau anda lihat rambut saya berantakan sekali, baru tuh kusut, ada masalah,” ungkapnya.

“Dan itu bukan saya, waktu rapat antara lain Kepala MBG bilang seperti itu, saya enggak ngerti hitungannya, tapi dia bilang kira-kira seperti itu, saya bisa ini, ini, ini, ya sudah kalau gitu, yang penting kan ini ada efisiensi dan anak sekolah masih bisa makan cukup,” tegas Purbaya.

Sebelum mengambil langkah ini, Purbaya mengatakan, BGN akan melapor terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk keputusan akhirnya. Oleh sebab itu, ia belum mau mendetailkan rencana kebijakan ini, karena akan disampaikan langsung oleh pihak BGN.

“Tapi potensi itu ada, kalau kepepet ya itu dijalankan kan dapat Rp 40 triliuna sendiri, kata dia ya, ini dipotong sehari selama setahun, kan anggaran setahun horizon nya,” tutup Purbaya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah tengah meniapkan skema wfh dan percepatan eletrifikasi

    Pemerintah Keluarkan Kebijakan WFH 1 Hari Tiap Pekan Untuk ASN dan Swasta serta Percepatan Elektrifikasi Sektor Strategis

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah kini tengah mempersiapkan skema kerja secara fleksibel berupa bekerja dari rumah (WFH). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan WFH akan diberlakukan selama satu hari dari lima hari kerja. Skema ini akan berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga swasta. Hal ini sehubungan dengan kenaikan harga minyak mentah dunia dampak dari perang […]

  • Hello world!

    Hello world!

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Asmuh
    • visibility 33
    • 1Komentar

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

  • Danantara Ungkap Alasan Garuda Indonesia Alami Kerugian Hingga Rp 5,42 Triliun pada 2025

    Danantara Ungkap Alasan Garuda Indonesia Alami Kerugian Hingga Rp 5,42 Triliun pada 2025

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKIA.NEWS – GIAA mencatatkan kerugian sebesar USD 319,39 juta atau setara Rp 5,42 triliun (asumsi kurs Rp 16.990) sepanjang 2025 lalu. Angka tersebut melonjak drastis dari USD 69,77 juta atau Rp 1,18 triliun di 2024. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengamini, beban operasional menjadi salah satu alasan membengkaknya kerugian tersebut. Dony buka suara […]

  • Gempa Berkekuatan 4,1 Magnitudo Kembali Guncang Cianjur Pagi Ini

    Gempa Berkekuatan 4,1 Magnitudo Kembali Guncang Cianjur Pagi Ini

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS -Gempa bumi kembali dirasakan masyarakat di Kabupaten Cianjur pada Minggu (15/3) sekitaR 00.36 WIB. Dua hari sebelumnya peristiwa gempa berkekuatan 5,4 Magnitudo, pada Jumat (13/3). Dalam data gempa bumi yang dirilis saat itu oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat gempa bumi berada di 115 sekitar BaratDaya kilometer KOTA-SUKABUMI-JABAR . Kali ini pergerakkan […]

  • Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

    Menurut WHO Satu Virus Campak Beresiko Menular Ke 18 Orang lain

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kementerian kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi campal nasional dan global dalam konferensi pers secara daring kamis februari lalu. Langkah tersebut diambil guna mewaspadai Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di beberapa wilayah Indonesia. Data nasional mencatat sepanjang tahun 2025 tercatat 63.769 kasus suspek campak, dengan 11.094 terkonfirmasi laboratorium dan […]

  • Per 1 April 2026 Pemerintah Resmi Menetapkan Hari Jumat Menjadi WFH Bagi ASN dan Swasta, Airlangga: Akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan

    Per 1 April 2026 Pemerintah Resmi Menetapkan Hari Jumat Menjadi WFH Bagi ASN dan Swasta, Airlangga: Akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Akhirnya Pemerintah secara resmi menetapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut akan mulai berlaku mulai 1 April 2026 dan akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. “Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat […]

expand_less