Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Menkeu Purbaya Terima Laporan BGN Terkait Skema Efisiensi Program MBG

Menkeu Purbaya Terima Laporan BGN Terkait Skema Efisiensi Program MBG

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Di tengah upaya pemerintah yang berupaya menekan biaya anggaran belanja, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan Badan Gizi Nasioanal (BGN) terkait upaya efisiensi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil evaluasi menunjukkan potensi penghematan anggaran mencapai puluhan triliun rupiah.

Jumlah hari penyaluran makan bergizi gratis (MBG) rencananya bakal dipangkas imbas dari kebijakan efisiensi anggaran yang akan diterapkan pemerintah. Hal ini berdasarkan usulan langsung Badan Gizi Nasioanal kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Efisiensi anggaran itu ditujukan untuk menghadapi risiko tekanan ekonomi akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang masih terus berlangsung dan membuat harga serta pasokan energi bergejolak.

Purbaya menjelaskan, efisiensi anggaran MBG itu belum menjadi bagian dari total nilai hasil efisiensi yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto senilai Rp 81 triliun.

“Kan MBG juga akan melakukan beberapa efisiensi,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Rabu (25/3)

Purbaya mengatakan, efisiensi penyaluran MBG ini merupakan hasil dari usulan BGN. Efisiensi itu dilakukan dengan memangkas hari penyaluran dari yang selama ini sebanyak 6 hari menjadi hanya 5 hari.

“Sabtu diberhentikan kalau enggak salah. Dia kan biasa seminggu 6 hari, dia bilang 5 hari, enggak tahu diumumin apa belum, tapi dia ngomong seperti itu,” kata Purbaya.

Menkeu menjelaskan efisiensi dapat dilakukan melalui penyempurnaan skema penyaluran program MBG. Salah satunya dengan menyesuaikan intensitas penyaluran pada periode tertentu agar lebih tepat sasaran dan terukur. Dengan penyesuaian tersebut, pemerintah berpotensi menghemat anggaran hingga sekitar Rp40 triliun. 

Menurut Menkeu, efisiensi ini tetap menjaga manfaat program bagi masyarakat tanpa mengurangi target penerima. Pemerintah menegaskan program MBG tetap menjadi prioritas dengan fokus pada perbaikan sistem agar lebih efisien dan berkelanjutan.

“Waktu rapat antara lain, kepala MBG bilang seperti itu. Saya nggak inget hitungannya, tapi dia bilang kira-kira seperti itu. Yang penting kan ini, ada efisiensi dan masyarakat, anak sekolah masih bisa makan cukup.” kata Menkeu Purbaya.

Purbaya mengatakan, dengan adanya efisiensi satu hari penyaluran itu, anggaran yang dihemat bisa mencapai kisaran Rp 40 triliun. Itu pun kata dia berdasarkan hasil perhitungan BGN.

“Tapi bisa lebih dan bukan saya motong ya, memang dia melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini. Jadi jangan dibilang MBG tutup mata, enggak, dia juga melakukan efisiensi,” tegas Purbaya.

Purbaya menegaskan, efisiensi hari dalam penyaluran MBG ini belum sampai tingkat keputusan resmi, melainkan masih sekedar usulan dari BGN saat rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian.

“Jadi itu belum dihitung yang masuk sekitar Rp 80 triliun. Dia hanya bilang bisa segini, ya udah jalanin aja pak, tapi kira-kira dengan itu saja bantalan kita masih cukup, nanti kalau anda lihat rambut saya berantakan sekali, baru tuh kusut, ada masalah,” ungkapnya.

“Dan itu bukan saya, waktu rapat antara lain Kepala MBG bilang seperti itu, saya enggak ngerti hitungannya, tapi dia bilang kira-kira seperti itu, saya bisa ini, ini, ini, ya sudah kalau gitu, yang penting kan ini ada efisiensi dan anak sekolah masih bisa makan cukup,” tegas Purbaya.

Sebelum mengambil langkah ini, Purbaya mengatakan, BGN akan melapor terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk keputusan akhirnya. Oleh sebab itu, ia belum mau mendetailkan rencana kebijakan ini, karena akan disampaikan langsung oleh pihak BGN.

“Tapi potensi itu ada, kalau kepepet ya itu dijalankan kan dapat Rp 40 triliuna sendiri, kata dia ya, ini dipotong sehari selama setahun, kan anggaran setahun horizon nya,” tutup Purbaya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesawat Muatan BBM Pelita Air Jatuh Di Kaltara, Pilot Dikabarkan Selamat

    Pesawat Muatan BBM Pelita Air Jatuh Di Kaltara, Pilot Dikabarkan Selamat

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pesawat pengangkut Bahan Bakar Minyak dari Pelita Air dikabarkan jatuh di kawasan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara pada Kamis (19/2). Berdasarkan laporan warga mengabarkan keadaan pilot pesawat tersebut berhasil selamat Menurut Informasi yang diterima warga sempat melihat pilot tersebut selamat dengan menggunakan parasut. Warga di sekitar Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan, Kecamatan Krayan sempat […]

  • FIFA Siapkan 52 Pengadil Lapangan Pimpin Piala Dunia 2026

    FIFA Siapkan 52 Pengadil Lapangan Pimpin Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – FIFA secara resmi mengumumkan 52 wasit utama, 88 asisten wasit dan 30 wasit VAR dari enam konfederasi dan 50 federasi sebagai perangkat pertandingan Piala Dunia 2026. Setelah melalui proses seleksi yang teliti dan komprehensif selama lebih dari tiga tahun, FIFA merilis daftar petugas pertandingan Piala Dunia 2026. Penunjukan dilakukan berdasarkan prinsip FIFA, yaitu […]

  • Serangan Iran melukai lebih dari selusin personel AS dan menghantam jet-jet berharga di Arab Saudi.

    Serangan Iran melukai lebih dari selusin personel AS dan menghantam jet-jet berharga di Arab Saudi.

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKOTA.NEWS – Belum lama ini NPR telah mengkonfirmasi bahwa lebih dari selusin anggota militer AS terluka dan dua pesawat E-3 Sentry rusak akibat serangan Iran terhadap pangkalan udara di Arab Saudi pada hari Jumat. Presiden Trump telah mengulangi pernyataan bahwa Iran menginginkan kesepakatan, sementara ia juga memerintahkan ribuan pasukan AS untuk dikerahkan ke Timur Tengah […]

  • veda ea pratama-keggihan-2026

    Hasil Moto3 Spanyol 2026: Sirkuit Jerez Jadi Saksi Kegigihan Veda Ega Finis Urutan 6, Setelah Mulai Dari Posisi Ke-17

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sirkuit Jerez, Spanyol menjadi saksi kegigihan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama membukukan hasil positif dalam seri keempat Moto3 Spanyol 2026 pada Minggu (26/4/2026. Pembalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta ini berhasil finis di posisi keenam setelah memulai balapan dari urutan ke-17. Drama langsung terjadi pada balapan selama 19 putaran setelah Pembalap Level Up – […]

  • DPR RI Kecam Serangan Brutal Israel ke Lebanon Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

    DPR RI Kecam Serangan Brutal Israel ke Lebanon Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsul Rizal yang akrab disapa Deng Ical, melontarkan kecaman keras terhadap serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel ke Beirut, Lebanon, pada Rabu (8/4) Serangan mematikan tersebut dilaporkan telah merenggut sedikitnya 254 nyawa. Akibatnya kesepakatan antara AS-Iran beberapa waktu lalu kini terancam gagal, bahkan laporan terbaru menyebutkan […]

  • Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi XIII DPR RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) DPR RI terus memperdalam pembahasan terkait perlindungan perempuan dan kepastian hukum dalam perkara lintas negara. Khususnya dalam kasus perkawinan campur antara warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA). Pansus tersebut telah menggelar Rapat Dengar […]

expand_less