Imbas Hujan Es dan Angin Kencang, Malam Takbiran 2026 di Sindangasih dalam Gelap Gulita
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Menjelang 1 Syawal biasanya dinantikan untuk dikumandangkan gema takbir, tetapi sedikit berbeda di tahun 2026 atau 1447 H di Kampung Kandangsapi, Desa Sindangasih, Kabupaten Cianjur pada Jumat (20/3).
Menjelang waktu Maghrib cuaca panas dan cerah sedari pagi hingga memasuki waktu sore tadi, berubah menjadi awan gelap dan mendung, tidak lama berselang setelah itu rintik hujan mulai turun.
Sebagian warga mengira hujan yang turun tersebut hanya hujan biasa, namun ternyata hujan sore itu disertai angin kencang dan hujan es yang mengakibatkan sejumlah titik di sekitar wilayah tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Imbas dari hujan es dan angin kencang itu, satu kedai diseberang pintu masuk pesantren mama opo rusak parah akibat tertimpa dahan pohon besar, belum diketahui pasti adanya korban di sekitar lokasi itu tapi menurut petugas yang langsung mengevakuasi lokasi langsung melaporkan ke pihak desa terkait.
Selain itu di titik lain terjadi kerusakan cukup parah di sekitar perumahan tersebut.
Menurut warga sekitar ada tiga ruko yang kanopinya rusak tertiup angin, satu dari tiga ruko itu hanya mengalami kerusakan tetapi tidak dengan dua kanopi lainnya yang terbang, beruntungnya salah satunya masih terlihat berada disekitar rumah warga.
Salah satu warga perumahan, Syarif yang tengah membantu warga menyebutkan hujan dan angin kencang tadi membuat bangunan itu mudah kemasukkan air.
“Hujannya deras dan angin kencang, jadi ini beberapa kita lihat kanopinya mudah terbawa angin,” ujarnya sambil mengangkat saluran air tersumbat agar air tidak menambah parah kerusakan di dalam.
Penghuni rumah toko, Adi yang kebetulan atap rumahnya rusak karena air hujan deras tersebut sempat menduga kerusakan akibat tumbang dahan pohon karena suara dentumannya besar.
“iya saya kira tadi atapnya kena tumbang dahan pohon yang itu,” ucapnya sambil menunjuk pohon besar di seberang rukonya.
Selain kejadian tersebut tidak lama berselang telah terjadi ledakan di dekat pom bensin yang membakar habis satu unit motor, beruntungnya petugas damkar memang berada disekitar lokasi tumbangnya dahan pohon, sehingga kendaraan tersebut dapat dipadamkan dengan cepat walau kendaraan tersebut sudah tidak dapat digunakan kembali akibat hangus terbakar.
Akibat insiden tersebut hingga kini masih dilakukan upaya perbaikan listrik yang padam. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar