Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Piala Dunia 2026 dalam Bahaya? FIFA Pantau Ketat Keamanan Tim Akibat Tensi Panas Iran-AS.

Piala Dunia 2026 dalam Bahaya? FIFA Pantau Ketat Keamanan Tim Akibat Tensi Panas Iran-AS.

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Ajang olahraga terbesar yang rutin diselenggarakan empat tahun sekali kini mendapat ancaman serius bagi peserta dari Timur Tengah (TimTeng). Pasalnya Amerika Serikat yang bertindak sebagai salah satu tuan rumah selain kanada dan meksiko kini tengah terlibat ketegangan geopolitik dengan beberapa negara di timteng yang menjadi peserta piala dunia tersebut.

Piala Dunia sudah diselenggarakan sejak tahun 1930, Sebagai rumah sepak bola dunia FIFA kini bertanggung jawab dengan memberikan keamanan ekstra pada negara Iran dan Amerika Serikat. Hal ini merupakan langkah pengawasan terhadap terhadap aksi militer yang diluncurkan oleh pihak Amerika Serikat.

Situasi yang memanas ini terjadi tepat sebelum bergulirnya ajang bergengsi Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Berdasarkan pembagian klasemen, Timnas Iran direncanakan akan bertarung di Grup G yang cukup kompetitif.

Mereka dijadwalkan menghadapi tim-tim tangguh seperti Belgia, Selandia Baru, serta wakil Afrika, Mesir. Masalah teknis muncul karena sebagian besar jadwal pertandingan grup ini berlokasi di tanah Amerika Serikat.

Ketegangan mencapai puncaknya setelah pemimpin Amerika Serikat memberikan pernyataan resmi terkait aksi militer tersebut. Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengonfirmasi peluncuran rudal ke wilayah Iran pada Sabtu lalu.

Pernyataan sikap keras dari Gedung Putih itu langsung memicu reaksi berantai dari berbagai organisasi internasional termasuk olahraga sepak bola.

Dunia kini menanti bagaimana FIFA akan menyeimbangkan agenda olahraga dengan realitas konflik bersenjata yang terjadi.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, akhirnya memberikan keterangan resmi mengenai posisi federasi saat ini.

Hal tersebut disampaikan saat ia menghadiri agenda tahunan IFAB yang berlangsung di Cardiff, Wales. Grafstrom menegaskan bahwa otoritas sepak bola tertinggi masih melakukan peninjauan mendalam terhadap eskalasi yang ada.

Beliau mengaku sudah mengantongi informasi terkait laporan penyerangan tersebut sejak pagi hari sebelum rapat dimulai.

“Saya membaca berita tentang Iran pagi ini seperti Anda semua,” ujar Grafstrom secara transparan kepada media.

Pihak internal federasi dikabarkan telah menggelar diskusi khusus untuk membedah potensi risiko keamanan di masa depan.

“Kami telah mengadakan pertemuan dan saat ini masih terlalu dini untuk memberikan komentar lebih rinci,” tambah Grafstrom.

FIFA menegaskan komitmennya untuk tidak abai terhadap isu kemanusiaan dan keamanan global yang sedang berkembang.

“Namun kami akan terus memantau perkembangan semua isu yang terjadi di berbagai belahan dunia,” tutupnya.

Hingga detik ini, belum ada sinyal bahwa FIFA akan mendiskualifikasi atau mengubah status partisipasi Iran. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Negara Eropa Kawan AS Kompak Ogah Ikut Perang Lawan Iran, Trump: Saya tidak pernah terpengaruh oleh NATO

    3 Negara Eropa Kawan AS Kompak Ogah Ikut Perang Lawan Iran, Trump: Saya tidak pernah terpengaruh oleh NATO

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer melawan Iran. Keputusan ini didasarkan pada kebijakan netralitas yang telah lama dianut negara tersebut. Penolakan itu menjadi bagian dari sikap sejumlah negara Eropa yang juga membatasi dukungan terhadap operasi militer Washington di Teheran. Pemerintah Austria menegaskan bahwa semua permintaan penerbangan militer […]

  • Pengamat Soroti Akses Udara Untuk Militer Amerika Serikat, Fauzan: Izin kepada pesawat militer AS, maka akan semakin tinggi risiko terseret konflik bersenjata di kawasan.

    Pengamat Soroti Akses Udara Untuk Militer Amerika Serikat, Fauzan: Izin kepada pesawat militer AS, maka akan semakin tinggi risiko terseret konflik bersenjata di kawasan.

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Spekulasi yang muncul setelah bocornya rencana kesepakatan tentang akses udara (blanket overflight access) bagi pesawat militer Amerika Serikat di Indonesia adalah bahwa terdapat upaya untuk ‘mengamankan’ Selat Malaka pascablokade Hormuz. Kabar ini pertama kali dimuat oleh media dari India, Firstpost, yang terbit pada 15 April 2026. Dalam artikel tersebut, dijelaskan dengan Amerika Serikat […]

  • Pemerintah Pusat Siapkan Rp 911,16 Miliar Untuk Gelar Mudik Gratis 2026

    Pemerintah Pusat Siapkan Rp 911,16 Miliar Untuk Gelar Mudik Gratis 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu tradisi yang menjadi fenomena di Indonesia setelah menjalankan ibadah puasa ramadhan adalah pulang kampung atau mudik, sehingga pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelayanan berupa program mudik gratis kepada masyarakat Indonesia yang dengan keberangkatan dari Ring Road Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada 17 Maret mendatang. Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kembali […]

  • Inovasi Ubah Sawit Jadi Bensin, Penemuan Peneliti ITS Tembus Isu Energi Global

    Inovasi Ubah Sawit Jadi Bensin, Penemuan Peneliti ITS Tembus Isu Energi Global

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mengembangkan bahan bakar alternatif berupa bensin yang berasal dari minyak kelapa sawit. Dalam unggahannya, dijelaskan bahwa bensin dari sawit ini dihasilkan melalui proses catalytic cracking, yakni metode pemecahan molekul hidrokarbon berantai panjang menjadi lebih pendek dengan bantuan katalis.Secara ilmiah, teknologi ini telah banyak diteliti. Inovasi […]

  • Mahasiswa Sidang KDM Tuntut Persoalan Banjir dan Transparansi Anggaran BUMD

    Mahasiswa Sidang KDM Tuntut Persoalan Banjir dan Transparansi Anggaran BUMD

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima,=
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dihadang oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (10/3). Peristiwa itu terjadi sesaat ketika Dedi hendak keluar dari area gedung DPRD usai mengikuti rapat […]

  • Polisi Tangkap KS Diduga Bantu Aksi Pelarian Pendiri Ponpes Kiai Ashari

    Polisi Tangkap KS Diduga Bantu Aksi Pelarian Pendiri Ponpes Kiai Ashari

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pada kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang melibatkan pondok pesantren (ponpes) Tahfidzul Qur’an Ndolo Kusumo di Pati, Jawa Tengah. Polisi turut menangkap pria berinisial KS yang diduga membantu aksi pelarian pendiri ponpes Kiai Ashari (51) yang jadi tersangka kasus pencabulan santriwati.KS ditangkap di wilayah Bekasi pada Rabu (6/5) kemarin. KS saat ini telah […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701