Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Sidang KDM Tuntut Persoalan Banjir dan Transparansi Anggaran BUMD

Mahasiswa Sidang KDM Tuntut Persoalan Banjir dan Transparansi Anggaran BUMD

  • account_circle Adi Bima,=
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dihadang oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (10/3).

Peristiwa itu terjadi sesaat ketika Dedi hendak keluar dari area gedung DPRD usai mengikuti rapat paripurna dalam rangka peringatan hari jadi Kota Bekasi.

Dalam aksinya tersebut para mahasiswa mengkritik dan mempertanyakan penanganan banjir oleh Pemerintah Kota Bekasi yang dinilai belum menunjukkan solusi konkret untuk masyarakat Kota Bekasi.

“Sebagai mahasiswa dan masyarakat kami menilai bahwa wali kota dan jajarannya telah keliru dalam menghadirkan kebijakan,” ujar Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Rafi Priyatna saat dikonfirmasi Rabu (11/3).

Ia menyoroti pembangunan polder di beberapa kecamatan yang digadang-gadang menjadi salah satu solusi penanganan banjir di Kota Bekasi. Namun, menurutnya, banjir tetap terjadi secara masif di sejumlah wilayah, termasuk di daerah yang berdekatan dengan polder.

“Hal ini kami duga terjadi karena pemerintah kurang mengkaji terkait bagaimana polder ini berfungsi secara maksimal,” kata dia.

Selain itu, mereka juga menuntut segera dilakukan normalisasi sungai di Kota Bekasi yang dinilai belum merata. Rafi menyebut, hingga saat ini masih terdapat sejumlah bangunan komersial yang berdiri di bantaran sungai dan dinilai mengganggu aliran air.

“Hari ini kami masih menemui beberapa titik bangunan komersial yang masih berdiri dan mengganggu aliran sungai,” ujar dia.

Mahasiswa juga mempertanyakan kinerja anggota DPRD Kota Bekasi terkait penyertaan modal kepada sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang nilainya mencapai sekitar Rp 48 miliar. Menurut Rafi, penyertaan modal tersebut diduga belum memiliki dasar peraturan daerah (Perda), sebagaimana tercantum dalam hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2024.

“Dalam hal ini juga kami melihat tidak terjadinya asas-asas umum pemerintahan yang berpotensi menimbulkan dugaan korupsi secara massal di Kota Bekasi,” kata dia.

Rafi mengatakan, mahasiswa sebenarnya berharap dapat berdialog lebih serius dengan Dedi Mulyadi.

Namun, percakapan tersebut tidak berlangsung lama karena gubernur harus melanjutkan agenda lainnya.

“Tanggapan dari Pak Gubernur sendiri dia hanya menyampaikan bahwa ‘iya akan ditindaklanjuti’. Tentu kami selaku massa aksi itu kecewa,” ujar Rafi.

Dirinya pun menambahkan, mahasiswa awalnya tidak mengetahui bahwa Dedi Mulyadi menghadiri rapat paripurna tersebut.

Mereka baru mengetahuinya saat berada di lokasi.

“Sehingga kami cukup antusias karena bisa bertemu langsung dengan beliau,” kata Rafi.

Meski demikian, mahasiswa menilai aspirasi mereka belum sepenuhnya tersampaikan dalam pertemuan singkat tersebut.

“Sayangnya kami belum selesai berdialog dengan Pak Gubernur tapi beliau sudah menyebar konten yang sifatnya framing aksi yang kami lakukan,” kata Rafi.

Di sisi lain menanggapi tuntutan mahasiwa tersebut, Gubernur yang akrab dipanggil KDM itu telah mengunggah momen tersebut di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71.

KDM mengatakan akan mengevaluasi fungsi polder air yang disebut belum optimal dalam menangani banjir di Kota Bekasi. Menurutnya, pemerintah perlu melihat lebih jauh persoalan teknis di lapangan sebelum menentukan langkah perbaikan.

“Polder air mana yang belum berfungsi? Kalau belum optimal nanti saya evaluasi. Problem-problemnya akan diselesaikan,” ujarnyai, dikutip dari akun Instagram pribadinya. Ia menambahkan, evaluasi tersebut akan melibatkan tim dan para ahli di bidang pengairan agar dapat mengetahui penyebab teknis dari persoalan banjir yang terjadi.

“Nanti problemnya di mana saja secara teknis harus dilihat bersama ahli pengairan agar bisa dicari solusinya,” ujarnya.

KDM juga menilai upaya penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara instan dan membutuhkan proses bertahap.

“Saya balik nanya, banjir tahun ini dengan tahun lalu tinggi mana? Tinggi tahun kemarin. Kita kan evaluasi tidak bisa sekaligus, kita lakukan secara bertahap,” tutupnya. ***

  • Penulis: Adi Bima,=

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MELIRIK Dominasi 6 Wakil Indonesia Tembus Perempat Final di Ajang Swiss Open 2026

    MELIRIK Dominasi 6 Wakil Indonesia Tembus Perempat Final di Ajang Swiss Open 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dominasi enam wakil Indonesia berhasil melaju ke perempat final di ajang Swiss Open 2026. Hasil positif itu diraih setelah mengalahkan lawan masing-masing dalam babak 16 besar yang diselenggarakan di St. Jakobshalle, Basel, Kamis (12/3). Dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi wakil Indonesia pertama yang lolos ke delapan besar. Putri yang merupakan unggulan […]

  • Пинко казино официальный сайт: персонализированные предложения

    Пинко казино официальный сайт: персонализированные предложения

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Пинко казино официальный сайт: персонализированные предложения Пинко казино предлагает своим пользователям уникальный опыт благодаря персонализированным предложениям, которые помогут каждому игроку чувствовать себя ценным участником. Эти предложения включают индивидуальные бонусы, турниры и специальные акции, которые подобраны на основе характеристик и предпочтений игроков. В этой статье мы подробно рассмотрим, как Пинко казино создает персонализированные предложения, а также […]

  • Siaga Penuh! Pemerintah Bergerak Cepat Amankan Jemaah Umrah Terjebak di Jeddah.

    Siaga Penuh! Pemerintah Bergerak Cepat Amankan Jemaah Umrah Terjebak di Jeddah.

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah mengambil langkah mitigasi pada jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah akibat meningkatnya situasi keamanan regional. Pihak KUH di Jeddah telah menetapkan pembagian tugas ke dalam tiga tim dengan mekanisme tiga sif, dan disebar di tiga titik bandara untuk mengantisipasi potensi keterlambatan atau […]

  • Secrets pour débutants réussir sur Ra Casino dès les premières sessions

    Secrets pour débutants réussir sur Ra Casino dès les premières sessions

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Jafar Sidik
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Introduction à Ra Casino pour les nouveaux joueurs Commencer à jouer sur ra casino peut sembler intimidant pour les débutants, mais avec les bonnes stratégies, il est possible de maximiser ses chances de gains dès les premières sessions. Ce guide professionnel vous offre des conseils essentiels pour naviguer efficacement dans cet univers, tout en évitant […]

  • Heboh Temuan Candi di Kediri: Lebih Besar dari Borobudur, Siap Jadi Primadona Baru?

    Heboh Temuan Candi di Kediri: Lebih Besar dari Borobudur, Siap Jadi Primadona Baru?

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mengenal sejarah Nusantara tidak terlepas dari kebudayaan yang ada di dalamnya, hal ini terrekam jelas dengan adannya penemuan situs bersejarah. Situs Adan-Adan di Kecamatan Gurah, Kediri dinilai berpotensi besar dikembangkan sebagai wisata budaya berbasis desa. Selain menyimpan nilai sejarah, keberadaan situs juga diyakini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Kepala Disbudpar Kabupaten Kediri, Mustika […]

  • Nyamar Jadi Warga Cianjur, Otak Jaringan Internasional Penyelundup Manusia Ditangkap

    Nyamar Jadi Warga Cianjur, Otak Jaringan Internasional Penyelundup Manusia Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tindak Pidana Penyelundupan manusia (TPPM) yang mengirim warga negara asing (WNA) Tiongkok secara ilegal ke Australia dibongkar Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Barat. Sindikat ini terbongkar setelah adanya laporan warga yang mencurigai aktivitas para pelaku di sebuah penginapan. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga tersangka utama yakni SS, 37, dan XS, 39, asal Tiongkok, serta […]

expand_less
content-1701

article 898100101

article 898100102

article 898100103

article 898100104

article 898100105

article 898100106

article 898100107

article 898100108

article 898100109

article 898100110

article 898100111

article 898100112

article 898100113

article 898100114

article 898100115

article 898100116

article 898100117

article 898100118

article 898100119

article 898100120

article 898100121

article 898100122

article 898100123

article 898100124

article 898100125

article 898100126

article 898100127

article 898100128

article 898100129

article 898100130

article 898100131

article 898100132

article 898100133

article 898100134

article 898100135

article 898100136

article 898100137

article 898100138

article 898100139

article 898100140

article 898100141

article 898100142

article 898100143

article 898100144

article 898100145

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 878800051

article 878800052

article 878800053

article 878800054

article 878800055

article 878800056

article 878800057

article 878800058

article 878800059

article 878800060

article 878800061

article 878800062

article 878800063

article 878800064

article 878800065

article 878800066

article 878800067

article 878800068

article 878800069

article 878800070

article 878800071

article 878800072

article 878800073

article 878800074

article 878800075

article 878800076

article 878800077

article 878800078

article 878800079

article 878800080

article 878800081

article 878800082

article 878800083

article 878800084

article 878800085

article 878800086

article 878800087

article 878800088

article 878800089

article 878800090

budaya 538000021

budaya 538000022

budaya 538000023

budaya 538000024

budaya 538000025

budaya 538000026

budaya 538000027

budaya 538000028

budaya 538000029

budaya 538000030

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

content-1701