PERTAMINA Naikkan Harga BBM Varian Pertamax, Dex dan Solar Per 1 Maret 2026
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Badan usaha pemasok Bahan Bakar Minyak (BBM), PT Pertamina (Persero) telah melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Indonesia, malam ini, Sabtu (28/2/2026). Penyesuaian harga tersebut berlaku mulai 1 Maret 2026.
Berdasarkan laman resmi Pertamina, Minggu, 1 Maret 2026, penyesuaian harga ini mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum.
“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum,” bunyi dalam pengumuman tersebut.
Adapun BBM yang mengalami kenaikkan ada dari varian Pertamax, untuk Pertamax (RON 92) yang kini seharga Rp12.300 per liter, sebelumnya bahan bakar tersebut ada di harga Rp 11.800 per liter.
Untuk harga Pertamax Green (RON 95) kini ditetapkan senilai Rp12.900 per liter. Angka itu juga naik dibandingkan Februari 2026 yang seharga Rp12.450 per liter.
Dan harga Pertamax Turbo (RON 98) Rp13.100 per liter pada 1 Maret 2026 ini. Harga tersebut juga naik dibanding bulan sebelumnya, yakni Rp12.700 per liter.
Berikutnya,dari varian Pertamina Dex untuk harga Dexlite berada di posisi Rp14.200 per liter. Angka tersebut juga naik dibanding Februari 2026 yang seharga Rp13.250 per liter.
Tak ketinggalan, harga Pertamina Dex juga naik dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per liter pada Maret 2026 ini.
Adapun, untuk harga BBM subsidi jenis Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan solar subsidi atau Biosolar (Diesel CN48) Rp6.800 per liter. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar