Mengenal 9 Manfaat Lada Hitam Untuk Kesehatan Tubuh
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Indonesia sejak dahulu kala sudah dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah terbaik di dunia, kekayaan alam yang terbentang dari sabang hingga merauke menjadikan Indonesia menjadi negara yang dilirik pasar dunia.
Sebagai pasar komoditi rempah-rempah, Indonesia yang dulu disebut Nusantara memiliki keberagaman rempah memiliki guna dan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Salah satu rempah yang dimiiki dan memiliki nilai komoditas yang cukup tingga adalah Lada, baik lada putih ataupun lada hitam.
Lada sejak dahulu sudah dikenal sebagai rempah yang dipergunakan untuk menghangatkan tubuh, baik itu lada putih maupun lada hitam. Lada hitam (Piper nigrum) merupakan buah yang berasal dari hutan tropis di India. Rempah ini dapat berfungsi sebagai pengawet dan penambah rasa pada makanan.
Kandungan senyawa dan kandungan nutrisi , lada hitam memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, diantaranya sebagai berikut:
1. Meredakan rasa sakit
Lada hitam yang kaya akan piperin memiliki sifat antiradang dan antinyeri alami.
sehingga manfaat lada hitam ini bisa Anda gunakan untuk mengatasi keluhan tertentu, seperti nyeri otot, sakit gigi, sakit perut, dan sakit kepala.
2. Mengobati diare
Kandungan antioksidan, antiradang, dan antibakteri pada lada hitam bermanfaat untuk melindungi sel-sel di saluran cerna serta menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Berkat efek antibakterinya, lada hitam juga sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi diare.
3. Mengatasi sembelit
Beberapa riset menyebutkan bahwa kandungan serat dalam lada hitam bermanfaat sebagai prebiotik untuk meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus.
4. Mengurangi kembung
Manfaat lada hitam lainnya adalah membantu melemaskan dinding otot di usus. Dengan begitu, nyeri perut dan perut kembung akibat penumpukan gas di usus dapat teratasi.
Banyaknya bakteri baik di usus dapat menyehatkan saluran pencernaan serta mencegah sembelit.
5. Mengontrol kadar gula darah
Zat piperin dan antioksidan pada lada hitam juga mampu meningkatkan kemampuan hormon insulin dalam mengontrol kadar gula di aliran darah. Manfaat ini baik untuk membantu para penderita penyakit diabetes tipe 2 menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.
Selain itu, lada hitam juga bisa mencegah terjadinya resistensi insulin, yakni kondisi ketika sel-sel dan jaringan tubuh kesulitan menggunakan glukosa atau gula darah sebagai energi. Manfaat lada hitam tersebut membuat rempah ini baik dikonsumsi untuk mencegah diabetes.
6. Menjaga kesehatan otak
Manfaat lada hitam juga dapat menjaga kesehatan otak dengan cara meningkatkan memori dan fungsi otak. Kesehatan otak yang terjaga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.
7. Memperkuat tulang dan sendi
Kandungan fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium dalam lada hitam dapat memperkuat tulang dan sendi. Keempat mineral tersebut diperlukan tubuh untuk membentuk sel tulang baru serta menjaga kepadatan tulang.
8. Meningkatkan metabolisme tubuh
Sebuah studi menyebutkan bahwa senyawa piperin dalam lada hitam mampu meningkatkan metabolisme tubuh.
Selain itu, lada hitam juga kaya akan protein yang bisa meningkatkan metabolisme, sehingga tubuh mampu membakar lebih banyak kalori.
9. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Penelitian menunjukkan bahwa piperin dalam lada hitam mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat dan kanker usus besar.
Piperin bekerja dengan cara mengurangi efek radikal bebas dan menekan peradangan, sehingga pertumbuhan sel kanker dapat dihambat.
Untuk mendapatkan lada hitam, lada yang hampir matang dipanen, lalu dikeringkan sampai berubah warna menjadi hitam. Belum lama ini telah dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat lada hitam dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.
Selain itu lada hitam dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kronis, seperti penyakit inflamasi kronis berupa penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, kalsium) di dinding pembuluh atau Aterosklerosis, penyakit kardiovaskular, dan gangguan saraf. Hal ini karena tingginya kandungan antioksidan dan antiradang di dalam lada hitam.
Meski manfaat lada hitam sangat banyak untuk kesehatan, pastikan tidak dikonsumsi berlebihan dalam mengonsumsinya. Mengonsumsi lada hitam terlalu banyak memberi efek samping berupa mual dan sakit perut. Konsumsi lada hitam berlebihan juga bisa bisa membahayakan ibu hamil dan janin.
Selain itu, lada hitam juga dikhawatirkan berisiko menimbulkan efek interaksi obat, jika dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu. Pastikan untuk konsultasi terlebih dahulu dalam mengonsumsi lada hitam ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar