Bensin Shell Super Terpantau Naik Per 1 Maret 2026
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Senin, 2 Mar 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Di tengah kelangkaan stok, sejak 1 Maret 2026 Bahan Bakar Minyak (BBM) Shell terpantau mengalami kenaikkan harga, salah satunya yang mengalami kenaikkan adalah jenis Shell Super menjadi Rp12.390 per liter dari Rp12.050 per liter pada Februari.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi Shell Indonesia di Jakarta, Minggu, BBM jenis Shell Super hanya bisa ditemukan di area Jawa Timur. Sedangkan, untuk area Jakarta, tercatat hingga 28 Februari 2026, SPBU Shell telah kehabisan stok BBM-nya.
Sehubungan dengan kelangkaan BBM yang dialami oleh SPBU Shell, manajemen Shell hanya memperbarui harga untuk dua dari empat jenis BBM, yakni Shell Super dan Shell V-Power Diesel. Dengan demikian, belum ada harga terbaru untuk BBM jenis Shell V-Power dan Shell V-Power Nitro+.
Untuk BBM Shell jenis Shell V-Power Diesel, terjadi peningkatan harga sebesar Rp1.020 per liter, yakni dari Rp13.600 per liter pada Februari 2026, menjadi Rp14.620 per liter mulai 1 Maret 2026.
Sebelumnya diwaktu yang sama PT. PERTAMINA juga mengumumkan kenaikkan pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) Seperti di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Pertamax (RON 92) naik ke angka Rp12.300 per liter dari Rp11.800 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) yang naik menjadi Rp12.900 per liter dari Rp12.450 per liter pada Januari 2026.
Pertamax Turbo (RON 98) juga menunjukkan peningkatan ke angka Rp13.100 per liter dari Rp12.700 per liter.
Pertamina Dex Series di wilayah tersebut turut mengalami peningkatan. Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) mengalami peningkatan menjadi Rp14.200 per liter dari Rp13.250 per liter pada Februari 2026.
President Director and Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah terkait impor BBM untuk tahun 2026.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor bahan bakar minyak (BBM) tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku,” jelasnya
Shell Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan BBM selama ini. Dengan demikian, Shell dapat mendistribusikan berbagai varian produk BBM berkualitas melalui mitranya.
Ketika ditanya kapan stok BBM Shell suda ada, pihaknya belum dapat memberikan jawaban secara pasti, kendati demikian pihaknya berupaya agar stok BBM tersebut bisa segera tersedia di jaringan SPBU-nya di Tanah Air.
“Kami berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya agar berbagai varian produk BBM tersedia kembali di jaringan SPBU Shell sesuai standar bahan bakar berkualitas Shell,” tutup Ingrid. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar