Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Industri Kreatif Cirebon Mendunia, Menteri Ekraf Soroti Potensi Anak Muda hingga Industri Game

Industri Kreatif Cirebon Mendunia, Menteri Ekraf Soroti Potensi Anak Muda hingga Industri Game

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kota Cirebon dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Barat.

Kekayaan budaya yang berpadu dengan potensi generasi muda menjadi modal penting untuk melahirkan berbagai produk inovatif, mulai dari industri fashion, kuliner, kerajinan hingga teknologi digital.

Potensi tersebut mendapat perhatian Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, saat menghadiri kegiatan IDE.IND di Kota Cirebon.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mendorong tumbuhnya komunitas kreatif lokal.

Menurut Teuku Riefky, ekonomi kreatif kini bukan lagi sekadar sektor pendukung, melainkan telah menjadi salah satu kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, sebagaimana arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Ia melihat perkembangan komunitas kreatif di Cirebon cukup menjanjikan. Apalagi, daerah ini memiliki identitas budaya yang kuat dan dapat menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan produk bernilai ekonomi.

“Potensi dan perkembangan komunitas kreatif di Cirebon cukup pesat. Ini menjadi modal penting untuk mendorong ekonomi kreatif agar semakin berkembang dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” ucapnya Kamis 5 November 2026.

Tak hanya mengandalkan subsektor yang selama ini menjadi unggulan, seperti batik, fashion, kuliner, rotan, dan kerajinan, Cirebon juga dinilai mulai memiliki peluang besar di bidang ekonomi digital.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan industri games.

Teuku Riefky menyebut, Cirebon memiliki talenta pembuat gim yang cukup banyak, tetapi masih membutuhkan ruang untuk berkembang dan terhubung dengan industri yang lebih luas.

Melalui IDE.IND, pemerintah menghadirkan pengembang game dari Bandung agar dapat bertemu, bertukar pengalaman, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan talenta lokal Cirebon.

“Kami mendengar bahwa talenta-talenta pembuat gim di Kota Cirebon cukup banyak, tetapi masih membutuhkan wadah.”

“Harapannya, suatu saat Cirebon dapat menghasilkan produk gim asli daerah yang bisa dikenal di Indonesia,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kreativitas harus diikuti kemampuan mengelola dan melindungi kekayaan intelektual atau intellectual property (IP).

Sebab, sebuah gagasan tidak cukup hanya menghasilkan produk, tetapi harus mampu dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai komersial dan berkelanjutan.

“Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong pendampingan bagi pelaku usaha dan kreator lokal, mulai dari peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, perluasan pasar, promosi hingga peningkatan kualitas produk,” tuturnya.

Sementara dukungan serupa disampaikan Anggota DPR RI, Herman Khaeron. Ia menilai Cirebon memiliki sejarah panjang sebagai daerah dengan tradisi kreativitas dan industri berbasis keterampilan masyarakat.

“Sejumlah sektor seperti rotan, batik, kuliner hingga industri alas kaki menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat Cirebon telah berkembang sejak lama,”tuturnya

Namun, menurut Herman, potensi tersebut perlu dibangkitkan kembali melalui inovasi agar mampu mengikuti perubahan selera konsumen dan persaingan pasar.

Industri rotan, misalnya, perlu mendapatkan penguatan agar kembali menjadi salah satu identitas industri unggulan Cirebon.

Begitu pula batik Cirebon yang memiliki kekhasan motif dan nilai budaya, sehingga berpeluang menembus pasar lebih luas melalui pengembangan desain dan model produk.

“Cirebon ini gudangnya kreativitas. Banyak sekali potensi yang kita miliki, mulai dari rotan, batik, kuliner, hingga berbagai industri lainnya.”

“Tantangannya adalah bagaimana potensi yang sudah ada ini terus dikembangkan melalui inovasi,” katanya.

Ia berharap kegiatan IDE.IND tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi mampu mempertemukan ide, teknologi, seni, budaya, dan peluang bisnis sehingga menghasilkan karya yang mempunyai nilai tambah ekonomi.

Sementara itu, Walikota Cirebon Effendi Edo menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif dan teknologi harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pemerintah daerah tidak ingin ekosistem kreatif hanya berkembang di kalangan tertentu, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian warga.

Menurutnya, Cirebon mempunyai modal sumber daya manusia yang cukup besar. Lebih dari 68 persen penduduknya berada pada usia produktif, dengan dominasi generasi milenial dan Gen Z. Kondisi tersebut diperkuat penetrasi internet yang telah melampaui 80 persen.

Potensi itu, kata Edo, harus diarahkan untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan inovasi.

“Jangan sampai kita hanya menjadi konsumen digital, yang setiap hari menggunakan aplikasi, game dan berbagai platform buatan pihak lain.”

“Kita juga harus mulai mendorong anak-anak muda Cirebon menjadi produsen, menjadi kreator, bahkan menjadi pencipta solusi teknologi,” ujarnya.

Edo juga menyoroti keberadaan belasan ribu UMKM dan pelaku industri kreatif di Kota Cirebon.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas, memperluas pemasaran, serta memperkuat daya saing produk lokal.

Untuk itu, Pemkot Cirebon berkomitmen memperkuat ekosistem kewirausahaan digital dengan melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, dan industri.

Ruang kolaborasi juga akan didorong agar para talenta lokal mendapatkan kesempatan mengembangkan gagasan hingga terhubung dengan kebutuhan pasar.

“Kami ingin memfasilitasi agar talenta digital, pelaku usaha, akademisi, industri, dan komunitas bisa saling bertemu serta berkolaborasi. Harapannya, dari ruang kolaborasi ini lahir startup dan karya inovatif yang berdaya saing,” ungkapnya.

Edo berharap IDE.IND menjadi titik awal lahirnya kerja sama konkret, bukan sekadar forum berbagi gagasan.

Ia ingin anak-anak muda Cirebon memiliki kesempatan lebih luas untuk menunjukkan kemampuan dan menghasilkan karya yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Cirebon bukan hanya kota pelabuhan yang memiliki sejarah panjang, tetapi juga harus menjadi kota masa depan yang mampu melahirkan inovator-inovator digital kebanggaan Indonesia,” pungkasnya.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Siapkan Skema Alih Fungsi Lahan, Zulhas: Wajib Ganti 3 Kali Lipat Jika Sudah Terlanjur Terganti

    Pemerintah Siapkan Skema Alih Fungsi Lahan, Zulhas: Wajib Ganti 3 Kali Lipat Jika Sudah Terlanjur Terganti

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menggelar rapat koordinasi di Jakarta. Ia menyampaikan aturan teknis ini nantinya memfokuskan pada penanganan lahan sawah yang sudah telanjur beralih fungsi. Menurut Zulhas sapaan akrabnya, aturan tersebut akan menjadi turunan dari Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah yang menggantikan Perpres […]

  • Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah maraknya peredaran makanan dan obat yang ada di masyarakat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan puluhan produk berbahaya yang masih beredar di Indonesia. BPOM berhasil menemukan 22 produk herbal dan 11 kosmetik berbahaya yang mengandung bahan kimia pemicu kanker, kerusakan ginjal, stroke, hingga kematian mendadak. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan […]

  • Belum Genap Dua Tahun, Kerugian Korupsi Kasus BGN Era Dadan Cs Tembus Rp10 Triliun!

    Belum Genap Dua Tahun, Kerugian Korupsi Kasus BGN Era Dadan Cs Tembus Rp10 Triliun!

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN), ditaksir menembus angka Rp10 triliun. “Kurang lebih Rp10 triliun. Kurang lebih ya,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026). Menurutnya, angka tersebut […]

  • Jokowi Merasa Dihina Atas Tudingan Ijazah Palsu yang Dilontarkan oleh Roy Suryo Cs.

    Jokowi Merasa Dihina Atas Tudingan Ijazah Palsu yang Dilontarkan oleh Roy Suryo Cs.

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merasa dihina atas tudingan ijazah palsu yang dilontarkan oleh Roy Suryo Cs. Ia menyampaikan itu saat hadir sebagai saksi dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). “Kerugian immaterial karena tercemarnya nama baik saya dan juga keluarga saya, dan kemudian saya juga merasa telah […]

  • Propam Periksa 5 Anggota Polisi Buntut Tewasnya Remaja saat Tawuran di Makassar

    Propam Periksa 5 Anggota Polisi Buntut Tewasnya Remaja saat Tawuran di Makassar

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Lima personel Polsek Tallo diperiksa Bidpropam Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait tewasnya seorang remaja saat polisi membubarkan tawuran dua kelompok warga di Jalan Al Markaz, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (27/9/2026) dini hari. Pemeriksaan terhadap lima personel tersebut kini dilakukan Bidpropam Polda Sulsel. Hasil pemeriksaan akan menentukan apakah tindakan anggota di lapangan […]

  • Kapolri Suyudi Resmi Dilantik, Posisi Listyo Sigit Resmi Diganti

    Kapolri Suyudi Resmi Dilantik, Posisi Listyo Sigit Resmi Diganti

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – DPR menyetujui pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat paripurna DPR, Kamis (1/10/2026). Persetujuan tersebut diambil setelah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman membacakan laporan hasil pembahasan pemberhentian Listyo, sekaligus hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi. “Apakah laporan Komisi III […]

expand_less