Kabar Gembira! Menteri PU Usulkan Diskon Tol 30% untuk Mudik Lebaran 2026
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Potongan tarif tol selalu menjadi kabar yang dinantikan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik di musim lebaran, khususnya mereka yang mudik menggunakan kendaraan pribadi.
Menjelang musim mudik lebaran 2026 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong badan usaha jalan tol (BUJT) agar memberikan potongan tarif tol hingga 30 persen. Namun demikian, keputusan tersebut masih dalam tahap finalisasi.
Ia menjelaskan, pihaknya tengah melakukan negosiasi dengan badan usaha jalan tol (BUJT) mengenai besaran tarif jalan tol selama periode lebaran 2026.
“Ini kita lagi finalkan dengan badan usaha jalan tol. Kita upayakan sama dengan pada saat hari Lebaran kemarin. Saya mintanya kalau bisa 30 persen, tapi ini kita lagi nego sama mereka,” ujar Dody saat dikonfimrasi pada Rabu (18/2) di kompleks DPR.
Dody menjelaskan bahwa peluang potongan tarif tol 30 persen masih ada, namun ia belum dapat memastikan apakah seluruh ruas tol memiliki potongan tarif tol yang sama.
Tak hanya soal insentif tarif, Kementerian PU juga melakukan persiapan infrastruktur jelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Dody menjamin, seluruh ruas tol akan berada dalam kondisi prima tanpa kerusakan berarti.
“Jalan tol kemarin kan lagi pada patching-patching, beresin jalan. Targetnya sama, enggak boleh ada lubang,” tegasnya.
Ia juga menyebut sejumlah ruas utama seperti Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Merak tengah dalam tahap perbaikan oleh BUJT.
“Kalau kalian lewat jalan tol, mereka lagi pada kerja,” tambahnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode mudik yang identik dengan lonjakan volume kendaraan.
Sebagai perbandingan, pada musim mudik Lebaran 2025 lalu, pemerintah telah memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen di sejumlah ruas strategis. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar