Menteri Pariwisata Tengah Giat Mendorong Pengakuan Dunia akan Nasi Padang Melalui UNESCO Creative Cities Network
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Siapa yang tidak suka nasi padang? Perpaduan antara kare, gulai rendang dan menu selalu siap menggoyang lidah masyarakat Indonesia,Dari tanah minang itu tercipta sajian yang selalu dicari dan nantikan kehadirannya, ada kabar baik untuk pecinta nasi padang karena kini pemerintah melalui Kementerian pariwisata tengah mendorong dorong agar Nasi Padang dapat ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia.
Kemenpar menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Padang untuk meraih pengakuan UNESCO Creative Cities Network di bidang gastronomi.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menilai Sumatra Barat, khususnya Padang, memiliki potensi besar dalam sektor gastronomi dengan kuliner ikonis seperti rendang yang telah mendunia, serta beragam kuliner khas lainnya.
Hal tersebut disampaikan Menpar saat mengunjungi Sate Mak Syukur, salah satu ikon kuliner daerah, dalam kunjunga kerja ke Sumatra Barat, Rabu (29/4/2026).
“Kami bersama industri dan dinas pariwisata akan mengembangkan paket wisata yang mengangkat kekuatan gastronomi Kota Padang dan Sumatra Barat secara keseluruhan,” ucapnya, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Kamis (30/4).
Sebagai bagian dari penguatan promosi, Kemenpar juga mendorong penyelenggaraan Wonderful Indonesia Gastronomi di Sumatra Barat pada 2027, melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan di Bali, Yogyakarta, dan Solo.
Menpar kemudian melanjutkan kunjungan ke Jam Gadang dan kawasan Pasar Ateh di Bukittinggi yang dikenal sebagai pusat wisata belanja dan kuliner lokal.
Melalui kunjungan ini, Menpar juga menyerap berbagai aspirasi dari pemangku kepentingan daerah terkait pengembangan pariwisata, mulai dari kebutuhan investasi, infrastruktur dasar, penyelenggaraan event, hingga penguatan promosi dan paket wisata.
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar