Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Media Asing Ini Kecam Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan

Media Asing Ini Kecam Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kasus kekerasan yang terjadi pada daycare di Yogyakarta akhirnya terdengar sampai luar negeri. Negara yang dimaksud tidak lain adalah negara inggris, melalui medianya BBC yang mengecam keras perbuatan itu.

Terbongkarnya praktik penyiksaan sistematis terhadap puluhan balita di daycare Little Aresha Yogyakarta menjadi sinyal darurat atas rapuhnya sistem pengawasan institusi penitipan anak di Indonesia.

Kasus ini mencuat setelah kepolisian melakukan penggerebekan mendadak yang mengungkap kondisi mengenaskan para korban di balik tembok fasilitas yang terlihat mewah tersebut.

Polisi menemukan fakta bahwa puluhan anak mengalami kekerasan fisik mulai dari pengikatan anggota tubuh hingga penyekapan di ruang sempit.

Insiden ini memicu kemarahan publik sekaligus keprihatinan mendalam mengenai banyaknya tempat penitipan anak yang beroperasi tanpa legalitas resmi. Media Inggris, BBC menilai kejadian ini tak termaafkan.

“Sungguh tak termaafkan.”

“Dugaan pelecehan di Little Aresha telah memicu gelombang kemarahan publik baru di Indonesia. Banyak yang menyerukan pengawasan yang lebih ketat di fasilitas penitipan anak.”

Kini 13 orang pengelola dan pengasuh telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana perlindungan anak.

Penyelidikan bermula dari laporan mantan karyawan yang tidak tahan melihat perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak di lembaga tersebut.

Saat melakukan penggeledahan, aparat menemukan bukti konkret berupa luka fisik dan kondisi anak yang terikat tangan serta kakinya.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Terus Sasar Kepala Daerah

    KPK Terus Sasar Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 70
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Wali Kota nonaktif Madiun, Maidi (MD) pada Rabu (21/1). Dari penggeledahan tersebut, penyidik menemukan sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana Corporate Social Responsibility (CSR), serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. “Penggeledahan berlangsung hingga malam hari,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis […]

  • Perebutan Juara Grup B, Laga Penuh Gengsi Indonesia vs Australia

    Perebutan Juara Grup B, Laga Penuh Gengsi Indonesia vs Australia

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITTA.NEWS – Indonesia vs Australia akan tersaji di Piala AFF Futsal 2026. Berikut jadwal laga penentuan juara Grup B tersebut. Grup B akan memainkan laga terakhirnya di Piala AFF Futsal 2026. Indonesia vs Australia digelar di Nonthaburi Gymnasium, Rabu (8/4/2026). Laga itu akan memperebutkan juara status Grup B. Australia dan Indonesia kini sama-sama mengemas 6 […]

  • Gedung Bapenda Jakarta Kebakaran Jumat Malam, Damkar Kerahkan 100 Personel Untuk Padamkan Api

    Gedung Bapenda Jakarta Kebakaran Jumat Malam, Damkar Kerahkan 100 Personel Untuk Padamkan Api

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam. Berdasarkan data dari Command Center Damkar, informasi kebakaran pertama kali diterima pada pukul 21.30 WIB melalui saluran Jakarta Siaga 112. “Pengerahan awal 2 unit mobil pemadam dan 100 personel ke lokasi […]

  • Rekapitulasi Liga Champions 2025/2026: Kejutan Bodo/Glimt, Blunder Jorgenson dan Hattrick Valverde.

    Rekapitulasi Liga Champions 2025/2026: Kejutan Bodo/Glimt, Blunder Jorgenson dan Hattrick Valverde.

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam perburuan tim besar eropa di babak 16 besar dalam memperebutkan piala bergengsi dari panggung tertinggi sepak bola Eropa di Liga Champions musim 2025/2026, terus menyajikan narasi yang sulit ditebak. Format liga yang kini semakin matang memberikan tekanan luar biasa bagi tim-tim besar, sementara klub semenjana mulai menemukan celah untuk merusak kemapanan elit […]

  • Hancur dari Dalam: Analisis Faktor Psikologis di Balik Keputusan Ekstrim 8 Prajurit Israel

    Hancur dari Dalam: Analisis Faktor Psikologis di Balik Keputusan Ekstrim 8 Prajurit Israel

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam beberapa waktu terakhir telah tercatat kurang lebihnya ada 8 tentara dan petugas polisi Israel tewas setelah melakukan bunuh diri pada bulan April. Hal ini berdasarkan hasil Investigasi Haaretz yang diterbitkan pada hari Minggu mengungkapkan peningkatan tajam dalam kasus bunuh diri di kalangan militer dan pasukan keamanan Israel, dengan setidaknya 10 tentara aktif […]

  • Eks Menteri Agama Menolak Menerima Keuntungan Sebesar Rp 4,8 M dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan Tahun 2023-2024

    Eks Menteri Agama Menolak Menerima Keuntungan Sebesar Rp 4,8 M dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan Tahun 2023-2024

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024. Ia menegaskan, tidak pernah menerima keuntungan dari pengelolaan kuota haji tambahan. Pernyataan itu disampaikan Yaqut Cholil Qoumas usai menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di […]

expand_less