KEBAKARAN! SPBE Cimuning Bekasi dan Terdengar Ledakan
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Kobaran api yang besar dengan cepat membakar sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berada di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4). Tidak hanya api karena ada terdengar ledakan dari lokasi kejadian.
“Iya betul. Saat ini masih proses pemadaman. Menurut penuturan wargam terdengar ledakan,” kata petugas Command Center Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi.
Belum diketahui kronologi maupaun penyebab kebakaran tersebut. Saat ini petugas Damkar masih berjibaku memadamkan api.
“Sembilan unit meluncur ke lokasi. Ada tambahan juga pompa air,” terangnya.
Selain menimbulkan korban luka, Pabrik PT Indogas Andalan Kita ludes, juga 15 rumah warga di RT 02 RW 003 alami kerusakan berat. Sememtara, di RT 01 RW 003, empat rumah dan dua kios ikut terdampak.
Laporan kebakaran diterima pukul 21.08 WIB, dan satu menit kemudian unit langsung diberangkatkan. Petugas tiba di lokasi pukul 21.20 WIB dan berjibaku hingga api berhasil dipadamkan pukul 03.45 WIB.
Sebanyak 12 unit pemadam dikerahkan dalam penanganan ini. Sejumlah unsur terlibat, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, BPBD, PMI, PLN, hingga aparat TNI-Polri dan relawan.
“Kerugian sedang dalam penyelidikan polisi,” ujar dia.
Hingga kini, penyebab pasti kejadian masih diselidiki, namun dugaan sementara akibat kebocoran gas.
Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota mencatat 12 orang menjadi korban kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat dengan kondisi seluruhnya mengalami luka bakar.
“Sementara ini data di kami ada 12 korban, tersebar di beberapa rumah sakit,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Pol Kusumo Wahyu Bintoro di Bekasi, Kamis (2/4/2026).
Dia mengatakan korban mengalami luka bakar cukup serius, antara 60-70 persen dan hingga kini masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Korban merupakan warga sekitar dan karyawan di SPBE Cimuning.
“Mudah-mudahan jangan sampai ada korban jiwa. Ada dari warga, ada juga karyawan. Kami masih mendata semua,” tutupnya. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar