IKEA Indonesia Diisukan Bakal Tutup, DFI Retail Nusantara: Kami Siap Hadapi Tantangan dan Selalu Siap Berinovasi
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Tepat di 2026 ini menandai seratus tahun sejak kelahiran Ingvar Kamprad. Pria berdarah Swedia itu mewariskan gagasannya dalam kehidupan di banyak rumah di Indonesia: kesederhanaan dan kreativitas.
Berhembusnya kabar kurang menyenangkan datang dari Manajemen PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) yang angkat bicara mengenai kabar gerai IKEA Indonesia akan tutup di Indonesia.Di media sosial thread dan X sempat ramai soal kabar Ikea yang akan tutup di Indonesia.
Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Head of Corporate Communicationd and Affairs PT DFI Retail Nusantara Tbk, Diky Risbianto menuturkan, pihaknya menyadari adanya perhatian publik terkait isu yang beredar saat ini.
Namun demikian, ia menuturkan, sebagai bagian dari komitmen perseroan terhadap transparansi dan akurasi, perusahaan hanya merujuk pada informasi yang disampaikan melalui kanal komunikasi resmi. Ia memastikan, perseroan dan Ikea Indonesia tetap beroperasi seperti biasa.
“DFI Nusantara dan IKEA Indonesia tetap beroperasi seperti biasa dan berkomitmen penuh terhadap Indonesia sebagai pasar yang strategis. Kami mengimbau publik dan media untuk merujuk pada sumber resmi perusahaan guna memastikan keakuratan informasi,” ujar Diky melalui surat elektronik yang diterima media.
Diky menuturkan, pihaknya hanya merujuk pada informasi yang disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan operasional bisnis berjalan dengan baik dan terus memberikan nilai tambah bagi pelanggan setia kami dan masyarakat Indonesia,” tuturnya
Saat ditanya mengenai rencana perseroan ke depan. Diky menuturkan, DFI Retail Nusantara secara berkelanjutan mengevaluasi dan mengembangkan portofolio bisnis untuk memastikan relevansi dengan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Perseroan akan terus memperkuat jaringan ritel di bawah naungan perseroan.
“Kami akan terus memperkuat kehadiran merek-merek kami, termasuk Guardian dan IKEA Indonesia, melalui peningkatan pengalaman pelanggan, optimalisasi omnichannel, serta eksplorasi peluang ekspansi yang sejalan dengan strategi bisnis perusahaan. Informasi lebih lanjut terkait pengembangan gerai akan kami sampaikan secara berkala,” ujarnya.
Selain itu, Diky menuturkan, pihaknya juga mengantisipasi tantangan yang dihadapi yakni dinamika kondisi ekonomi global dan perubahan perilaku konsumen.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi global, termasuk dinamika geopolitik, yang berpotensi memengaruhi rantai pasok dan sentimen pasar. DFI Nusantara secara proaktif melakukan langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan operasional dan memastikan kelangsungan bisnis kami tetap terjaga. Fokus kami adalah menjaga fleksibilitas dan responsivitas dalam menghadapi berbagai kemungkinan ke depan,” kata dia.
Antisipasi Tantangan dan Selalu Siap Berinovasi
Adapun PT Hero Supermarket Tbk (HERO) resmi berubah nama menjadi PT DFI Retail Nusantara Tbk sejak Desember 2024. Fokus perseroan saat ini gerai Guardian Health and Beauty dan waralaba Ikea Indonesia.
Diky menambahkan, pihaknya juga akan fokus pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan pada 2026 dengan mengedepankan efisiensi operasional, inovasi layanan dan produk serta penguatan proposisi nilai kepada pelanggan.
“Faktor pendukung utama meliputi pemulihan daya beli, pertumbuhan kanal digital, serta optimalisasi portofolio bisnis,” pungkasnya.
Sejarah panjang perjalanan IKEA dimulai dari keluarga yang berbagi satu ruang untuk berbagai kegiatan, pasangan muda yang pertama kali menata apartemen studio, hingga mereka yang ingin menjaga rumah tetap rapi dan nyaman meski luasnya terbatas.
“Tantangan seperti ruang terbatas atau rutinitas yang padat justru mendorong munculnya solusi yang cerdas dan dekat dengan kehidupan nyata. Semangat itulah yang terus menginspirasi kami dalam menghadirkan solusi yang relevan dan terjangkau bagi banyak orang.” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, dalam siaran pers, Kamis (26/3).
Observasi ini juga tercermin dalam berbagai temuan Life at Home Report IKEA Indonesia 2025. Ririn mengungkapkan kebutuhan terbesar masyarakat adalah solusi penyimpanan yang efektif, perabot serbaguna, dan penataan rumah yang membantu kehidupan terasa lebih mudah. Budaya, observasi, dan temuan inilah yang menjadi inspirasi utama IKEA Indonesia.
Nilai yang dibawa Ingvar terasa sangat dekat dengan kehidupan di Indonesia. Rumah tidak harus besar, yang penting adalah bagaimana setiap sudut beradaptasi, dan bagaimana ruang bisa mengikuti kebutuhan sehari-hari.
Pada 1976, Ingvar merangkum pemikirannya dalam The Testament of a Furniture Dealer, sebuah dokumen yang jauh lebih personal dibanding buku manajemen pada umumnya. Isinya sederhana yakni menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, keputusan harus dibuat dengan jujur dan efisien dan keberanian mencoba cara baru harus selalu dijaga.
Dari prinsip inilah Democratic Design lahir, memastikan keseimbangan antara fungsi, bentuk, kualitas, keberlanjutan, dan keterjangkauan. Rak yang sekaligus menjadi partisi, tempat tidur dengan penyimpanan tambahan, hingga kotak dan keranjang yang membantu rumah tetap tertata menunjukkan bahwa produk berfungsi sebagai solusi, bukan sekadar benda. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar